- Instagram.com/@ducaticorse
Dominasi Mulai Luntur, Dall Igna Minta Fans Ducati Tenang Jelang MotoGP Amerika Serikat 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Ducati, Gigi Dall’Igna, menegaskan timnya tidak boleh panik meski mengalami awal musim yang sulit di MotoGP 2026, termasuk saat menjalani seri Brasil.
Pabrikan asal Italia, Ducati, yang berstatus juara bertahan konstruktor, sebelumnya harus menerima kenyataan pahit ketika rekor 88 balapan beruntun finis podium mereka terhenti pada seri pembuka di Thailand, saat Aprilia tampil dominan.
- Reuters/Adriano Machado
Di Brasil, Marc Marquez sempat memberikan harapan dengan memenangi sprint race dan mengantar Ducati finis satu-dua. Namun pada balapan utama di Autodromo Internacional de Goiânia Ayrton Senna, Aprilia kembali menunjukkan dominasinya.
Pembalap Ducati, Fabio Di Giannantonio, menjadi yang terbaik dari kubu Ducati dengan finis di posisi ketiga, terpaut hampir empat detik dari pemenang.
Dalam klasemen sementara, Di Giannantonio menjadi pembalap Ducati dengan posisi tertinggi, tertinggal 19 poin dari pimpinan klasemen Marco Bezzecchi. Sementara itu, juara dunia bertahan Marc Marquez tertinggal 22 poin.
Dall’Igna menyebut hasil di Brasil berada di bawah ekspektasi, meskipun Ducati sempat tampil menjanjikan saat kualifikasi dan sprint race.
“Lintasan baru selalu penuh dengan ketidakpastian, terutama terkait setelan teknis serta pengelolaan ban dan sumber daya di tengah ritme balapan yang sangat intens, dengan tantangan yang semakin besar karena para rival kini lebih kompetitif dan konsisten dari sebelumnya,” tulis Dall’Igna.
“Bagi kami, ini adalah grand prix yang berada di bawah ekspektasi, berbeda dengan hasil kualifikasi yang sangat baik di mana kami meraih pole position dan kemenangan di sprint race hari Sabtu.”
Meski demikian, ia meminta seluruh tim tetap tenang dan fokus melakukan perbaikan.
“Namun demikian, kami wajib memperbaiki beberapa aspek dan terus bekerja dengan tekun, menjaga kesabaran dan ketenangan tanpa panik.”
“Fokus kami harus diarahkan untuk menemukan kembali performa khas kami dan daya saing yang mampu ‘menghidupkan’ seluruh tim.”
Dall’Igna juga menyoroti performa Marc Marquez yang dinilai tetap menunjukkan determinasi tinggi meski menghadapi kesulitan sepanjang balapan utama.