- Facebook/Scuderia Ferrari
Eks Pembalap F1 Ragu Lewis Hamilton Benar-benar Bangkit dari Keterpurukan Usai Raih Podium Pertamanya dengan Ferrari
tvOnenews.com - Podium pertama Lewis Hamilton untuk Ferrari di F1 GP China 2026 lalu ternyata belum cukup meyakinkan semua pihak bahwa ia benar-benar bangkit bersama si Kuda Jingkrak.
Salah satu rider yang masih ragu dengan kebangkitan Lewis Hamilton adalah eks pembalap F1, Eddie Irvine.
Eddie Irvine memilih untuk bersikap hati-hati membaca peningkatan performa juara dunia tujuh kali itu.
- Facebook/Scuderia Ferrari
Lewis Hamilton sendiri berhasil finis di posisi ketiga saat F1 GP China 2026 lalu.
Keberhasilan itu menjadi podium pertamanya dengan Ferrari sejak bergabung pada musim lalu.
Awal musim 2026 Hamilton terlihat lebih kompetitif, finis keempat di Australia dan tampil solid di China mengalahkan Charles Leclerc.
Namun di Jepang, Leclerc justru tampil lebih konsisten sepanjang akhir pekan dibandingkan rekan setimnya tersebut.
“Selalu sangat rumit bagi tim merah,” kata Eddie Irvine.
“Masalahnya adalah jarak dari dunia F1, yaitu Inggris Raya. Namun, dibandingkan tahun lalu, saya pikir mereka setidaknya bisa meraih satu kemenangan," lanjutnya.
“Saya tidak akan menganggap podium Hamilton sebagai hal yang pasti. Di China, dia naik podium untuk pertama kalinya bersama Ferrari, tetapi itu sirkuitnya. Namun, di Jepang, dia dikalahkan oleh Charles Leclerc sepanjang akhir pekan.” tambahnya.
Usai F1 GP Jepang 2026, Lewis Hamilton juga mengeluhkan tenaga mesin yang terasa lebih lemah dibanding rival sekitarnya.
“Lumayan, akhir pekan yang biasa saja bagi saya,” kata Lewis Hamilton saat itu.
“Saya hanya kesulitan dengan tenaga mesin dalam balapan karena suatu alasan; tenaga mesin saya lebih rendah. Saya hanya bertahan sepanjang waktu," lanjutnya.
“Para pembalap di sekitar saya tampaknya memiliki tenaga mesin yang lebih besar hari ini, jadi saya perlu memahami mengapa demikian, apakah mesin saya bermasalah atau apa. Saya hanya perlu memahaminya.” pungkas Hamilton.
Hasil awal musim ini tetap menjadi start terbaik Hamilton sejak 2023, meski Irvine menilai konsistensi masih perlu dibuktikan.
(akg)