- Monster Energy Yamaha
Sudah Hampir 4 Tahun Tanpa Kemenangan di MotoGP, Fabio Quartararo Merasa Dirinya Tak Perlu Buktikan Apapun Lagi
tvOnenews.com - Puasa kemenangan Fabio Quartararo di MotoGP kini mendekati empat tahun sejak terakhir berjaya di Sachsenring 2022 lalu.
Total 76 grand prix telah dilewati pembalap Prancis itu tanpa kembali berdiri di puncak podium.
Padahal, kemenangan pertamanya dulu hadir cepat, hanya 19 balapan sejak debut musim keduanya bersama Yamaha di Jerez 2020.
- Instagram/Fabio Quartararo
Kesempatan mengakhiri paceklik sempat muncul di Silverstone musim lalu sebelum perangkat ride-height motornya rusak.
Kekecewaan besar terlihat saat ia menangis di hadapan media setelah balapan tersebut berakhir pahit.
Namun, Quartararo bukan sosok asing dengan fase sulit sepanjang perjalanan karier balapnya.
"Aku pernah mengalami masa-masa yang sangat sulit" kata Fabio Quartararo.
“Dari usia 15 hingga 18 tahun, saya mengalami masa-masa sulit,” tambahnya.
“Mereka sudah membandingkan saya dengan nama-nama top. Saya tidak mendapatkan hasil yang saya inginkan. Saya hidup tanpa keluarga. Kemudian saya mengalami beberapa cedera serius," lanjut Quartararo.
“Saya melewati beberapa momen yang sangat sulit. Tetapi kemudian, selangkah demi selangkah, saya mulai pulih, dan terutama dengan Luca Boscoscuro, Speed Up bahkan ketika hasilnya buruk, kami bekerja sama dengan sangat baik dan ini memberi saya dorongan mental yang sangat besar dan membantu saya untuk masuk ke MotoGP.” terangnya.
Puncak kariernya datang saat meraih gelar juara dunia 2021 bersama Yamaha.
- Monster Energy Yamaha
Sejak itu, performa pabrikan Jepang menurun seiring perkembangan teknologi yang didominasi tim Eropa.
Upaya bangkit lewat mesin V4 musim 2026 belum menunjukkan hasil signifikan di Jerez.
"Saya tidak memiliki apapun untuk dibuktikan" tegas rider berjuluk El Diablo itu.
“Berbicara tentang bagaimana saya menjalani hidup saat ini, ketika hasilnya tidak begitu bagus, Anda perlu tetap fokus karena sangat mudah untuk kehilangan arah, motivasi,” lanjutnya.
“Pada akhirnya, itu adalah sesuatu yang perlu Anda lakukan untuk diri sendiri. Ketika Anda menang, semuanya mudah Saya tidak perlu membuktikan apa pun. Jika saya di sini, itu hanya karena saya ingin kembali untuk diri saya sendiri.” katanya.