news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Tim McLaren, Andrea Stella.
Sumber :
  • REUTERS/Mathieu Belanger

McLaren Salah Pilih Ban di F1 GP Kanada 2026, Andrea Stella Langsung Angkat Bicara: Tidak Ada Keputusan yang Buruk!

Andrea Stella membela keputusan McLaren memakai strategi ban intermediate pada awal balapan F1 GP Kanada 2026 pada akhir pekan kemarin yang ternyata gagal total
Jumat, 29 Mei 2026 - 19:54 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Andrea Stella membela keputusan McLaren memakai ban intermediate pada awal balapan F1 GP Kanada 2026 pada akhir pekan kemarin.

Padahal, strategi tersebut justru menjadi bumerang setelah lintasan cepat mengering dan balapan berlangsung tanpa safety car di awal lomba.

Lando Norris dan Oscar Piastri akhirnya kesulitan bersaing dan harus masuk pit lebih cepat.

Pembalap McLaren, Lando Norris
Sumber :
  • REUTERS/Mathieu Belanger

Stella menegaskan keputusan itu bukan kesalahan tunggal tim, melainkan hasil diskusi bersama para pembalap.

“Dalam hal pengambilan keputusan, sebenarnya, itu relatif disepakati bersama oleh orang-orang dan para pembalap.” kata Stella.

“Saya bahkan memberi masukan saya sendiri, karena ketika, seperti yang saya katakan sebelumnya, keputusan perlu dibuat, saya hanya ingin memastikan bahwa kami menggunakan ban yang mampu bertahan di lap pertama.” tambahnya.

Bos McLaren itu menilai keputusan harus dilihat berdasarkan situasi saat diambil, bukan dari hasil akhir balapan.

“Saya pikir kita harus selalu berhati-hati dalam menilai keputusan hanya dari hasilnya.” terang Andrea Stella.

“Dengan hujan yang berlangsung beberapa menit lagi, dan start balapan ini terjadi pada waktu yang tepat, saya pikir kita bisa melihat mobil-mobil kesulitan dengan ban kering.” lanjutnya.

Kepala Tim McLaren, Andrea Stella
Sumber :
  • REUTERS/Mathieu Belanger

Norris juga mendukung strategi tersebut meski mengakui hasil akhirnya tidak sesuai harapan.

“Jika dilihat dari sudut pandang sekarang, itu adalah keputusan yang salah,” kata Norris.

“Saya tidak berpikir ada pengambilan keputusan yang buruk. Saya pikir ada alasan yang valid untuk apa yang kami lakukan.” tutupnya.

(akg)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral