news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

McLaren dan mercedes di F1 GP Miami 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello

Kesulitan Bersaing di Barisan Depan, Bos McLaren Soroti Perbedaan Mesin Mercedes yang Mereka Gunakan di F1 2026

Perjuangan McLaren untuk bisa mempertahankan gelar juara dunia Formula 1 pada gelaran F1 2026 ini belum berjalan dengan mulus.
Kamis, 11 Juni 2026 - 23:09 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Perjuangan McLaren mempertahankan gelar juara dunia Formula 1 pada gelaran F1 2026 ini belum berjalan mulus.

Selain kalah cepat dari Mercedes, tim asal Woking juga dibayangi masalah reliabilitas.

Kesulitan itu membuat Kepala Tim McLaren, Andrea Stella, mulai menyoroti tantangan yang dihadapi tim pelanggan Mercedes dibanding tim pabrikan.

McLaren dan mercedes di F1 GP Miami 2026
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello

Musim ini menjadi periode yang berat bagi McLaren. Mereka mencatat dua DNS di China dan dua DNF beruntun yang dialami juara bertahan, Lando Norris.

Di F1 GP Kanada 2026, Norris gagal finis akibat masalah girboks. Sebelumnya di Monaco, gangguan Power Unit memaksanya menghentikan balapan lebih cepat.

Andrea Stella mengakui status McLaren sebagai tim pelanggan Mercedes membuat mereka menghadapi keterbatasan tertentu di era regulasi baru F1 2026.

“Belum pernah sebelumnya kami merasa bahwa menjadi tim pelanggan membuat kami berada di posisi yang kurang menguntungkan," kata Stella.

"Dan ketika saya mengatakan ini, dan saya ingin memperjelas di sini, untuk menghindari kesalahpahaman, itu bukan karena Anda adalah prioritas yang lebih rendah bagi Mercedes HPP,” lanjutnya.

Menurut Stella, tim pabrikan memiliki keuntungan dalam integrasi data, pengembangan jangka panjang, hingga penanganan masalah reliabilitas secara lebih cepat.

“Ada banyak alasan mengapa keandalan yang terkait dengan unit daya memainkan peran, atau memanfaatkan posisi sebagai tim pabrikan dari sudut pandang unit daya," ujarnya.

"Saya pikir masalah keandalan ini menjadi fokus pada tahun 2026, ketika kita mengalami perubahan regulasi teknis yang besar.” tambah Stella.

Meski demikian, Stella menegaskan tidak semua masalah berasal dari Mercedes.

“Ada beberapa, seperti masalah girboks pada mobil Lando di Kanada, yang murni kesalahan McLaren,” tambahnya.

“Jadi saya hanya ingin bersikap adil sepenuhnya kepada pemasok Power Unit kami, yang dengannya kami memiliki hubungan yang fantastis dan sangat sukses. Dan hingga kini, hubungan itu tetap hebat.” tutupnya.

(akg)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
05:01
09:20
06:52
03:24
01:04

Viral