news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rider Ducati, Marc Marquez.
Sumber :
  • REUTERS/Adriano Machado

Marc Marquez Buka Suara Tanggapi Kecelakaan Beruntun di MotoGP Hungaria 2026, Sang Juara Bertahan Bilang Begini

Marc Marquez akhirnya angkat bicara mengenai kecelakaan beruntun yang terjadi pada MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park akhir pekan kemarin.
Jumat, 19 Juni 2026 - 17:33 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Marc Marquez akhirnya angkat bicara mengenai kecelakaan beruntun yang terjadi pada MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park akhir pekan kemarin.

Insiden tersebut melibatkan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Fabio Di Giannantonio di tikungan pertama.

Sejumlah pihak menilai perangkat start yang digunakan MotoGP menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kecelakaan saat awal balapan.

Rider Ducati, Marc Marquez
Sumber :
  • REUTERS/Adriano Machado

Namun, juara bertahan MotoGP itu memiliki pandangan berbeda terkait akar permasalahan yang sebenarnya.

Menurut Marquez, banyaknya start yang dilakukan pembalap sepanjang akhir pekan justru membuat mereka semakin berani mengambil risiko saat memasuki tikungan pertama.

“Bagi saya, perangkat depan, perangkat belakang… Masalah terbesarnya adalah pada hari Minggu kami tiba di sana dan ini adalah kali keempat, start keempat yang kami lakukan karena kami melakukan dua kali di FP1, balapan Sprint, dan balapan utama,” kata Marquez.

Rider Ducati Lenovo itu menjelaskan para rider kini sudah memiliki patokan pengereman yang sangat jelas setelah berulang kali melakukan start.

“Jadi, pembalap pertama biasanya adalah orang yang menandai titik pengereman dan ketika Anda tiba di putaran keempat, Anda sudah memiliki tanda di titik pengereman Anda, di batasnya." terang Marquez.

Marquez menilai kondisi tersebut membuat margin kesalahan semakin kecil ketika seluruh pembalap mencoba mengerem di batas maksimal.

Ia juga menegaskan perangkat start bukan faktor utama yang menyebabkan kecelakaan besar seperti di Hungaria.

“Namun, tikungan pertama selalu menjadi titik paling berbahaya, dan masalahnya sekarang adalah kita sudah melakukan 44 start. Jadi, statistiknya lebih tinggi.” tutupnya.

Komentar Marquez muncul menjelang MotoGP Ceko 2026, saat isu keselamatan di tikungan pertama masih menjadi perhatian utama para pembalap dan tim.

(akg)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral