- Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS
Massimo Rivola Tetap Waspadai Ducati Meski Aprilia Tampil Mendominasi Sepanjang Musim MotoGP 2026
tvOnenews.com - Aprilia kembali menunjukkan dominasinya di musim ini setelah menguasai podium di MotoGP Inggris yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Tiga rider Aprilia, Raul Fernandez, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi berhasil naik podium di Sirkuit Silverstone.
Hasil di Sirkuit Silverstone itu juga membuat Aprilia menguasai papan atas klasemen MotoGP musim ini.
- REUTERS/Stephane Mahe
Jorge Martin memimpin klasemen dengan 31 poin atas Marco Bezzecchi. Ai Ogura berada di posisi ketiga setelah gagal finis di Inggris.
Marc Marquez menempati urutan keempat dengan selisih 40 poin dari Martin, sedangkan Fabio Di Giannantonio hanya terpaut satu angka darinya.
Namun, meski Aprilia memang menguasai klasemen MotoGP 2026, tetapi Massimo Rivola mengingatkan timnya agar tidak terlena dengan keunggulan tersebut.
Dengan banyak poin yang masih diperebutkan, Rivola menilai persaingan gelar masih sangat terbuka, termasuk ancaman dari Ducati.
"Dengan 370 poin masih tersedia untuk diperebutkan, lebih baik tidak melihat klasemen, dan karenanya tidak perlu memikirkan siapa yang sedang memimpin," ujar Rivola.
"Menurut saya, lebih baik kami fokus pada pekerjaan sehari-hari dan apa yang menanti di balapan berikutnya Aragon, di mana sejarah menunjukkan bahwa Marquez adalah sosok yang mendominasi," lanjutnya.
"Harus saya akui bahwa di sini saya melihat Marc sedikit lebih kesulitan, namun Ducati tetap tampil kompetitif. Buktinya Alex jika ia memulai balapan dari posisi depan mampu bersaing dengan kami. Ia bisa dengan mudah naik podium menggunakan motor Aprilia, bahkan sempat berada di depan Marco sebelum akhirnya melakukan sedikit kesalahan," terangnya.
- Jerome Miron-Imagn Images/REUTERS
"Menurut pendapat saya, ini luar biasa, dalam artian ada dua merek asal Italia yang bersaing memperebutkan Kejuaraan Dunia hingga balapan terakhir dengan melibatkan banyak pembalap." tambah Rivola.
Rivola juga memprediksi Ducati tetap agresif mengembangkan motor 2026 meski regulasi baru 850cc dan Pirelli segera diterapkan.
"Kami telah membawa beberapa komponen baru ke sini, saya perkirakan Ducati akan membawa lebih banyak lagi, terutama setelah dominasi mereka dalam beberapa tahun terakhir," ujarnya.
"Menurut saya, mereka tidak ingin melewatkan gelar juara ini - yang bisa dibilang cukup ikonik karena ini adalah motor-motor tercepat dalam sejarah balap roda dua, mengingat kita tidak akan pernah lagi melihat kecepatan 350 km per jam," tutupnya.