GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas, Akademisi dan Ikappi Minta Bulog Bertanggungjawab Atas Kenaikan Harga Beras Saat ini

Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dwidjono Hadi Darwanto meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) bertanggungjawab atas kenaikan harga beras yang terjadi saat ini.
Senin, 13 Februari 2023 - 19:50 WIB
Manto Pedagang Beras di Pasar Raya Sangkumpal Bonang Padang Sidempuan.
Sumber :
  • tvOnenews/Dedi H

Jakarta - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dwidjono Hadi Darwanto meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) bertanggungjawab atas kenaikan harga beras yang terjadi saat ini. Dia menilai Bulog tidak maksimal melakukan pengadaan atau penyerapan sehingga kondisi ini terus berulang setiap tahunnya.

"Contohnya, bulan Maret dan April yang lalu, itu nih maaf, Bulog itu tidak maksimal dari segi pengadaan. Sehingga apa? Stok beras di Bulog itu terbatas. Dan akhirnya untuk operasi pasar itu sampai dengan bulan September saja sudah habis," ujar Dwidjono dalam diskusi publik berjudul "Ketahanan Pangan: Mengapa Beras Indonesia Termahal di ASEAN?" yang diselenggarakan oleh Majelis Kritis Geostrategy Study Club (GSC).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dwidjono, kenaikan harga diakibatkan oleh biaya dan juga ketersediaan akhir tahun yang kurang. Padahal, seharusnya, ketersediaan beras minimal mencapai 1,2 juta ton per tahun. Akan tetapi, Bulog hanya mengadakan sebesar 800 ribu ton. Akibatnya, karena harus dilakukan operasi pasar setiap bulan dengan kebutuhan sebesar 100-200 ribu ton pada September sudah habis.  

"Imbasnya, pada bulan November-Desember harga pasti naik dan kondisi itu terus berulang setiap tahun. Artinya, kalau misalnya Bulog itu mempunyai ketersediaan cukup, itu November-Desember itu masih bisa operasi pasar. Sehingga harga akan turun," katanya.

Terpisah, Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Abdullah Mansuri meminta Bulog untuk fokus pada tugas utama dari pemerintah dalam melakukan stabilisasi pasokan dan harga beras saat ini. 

"Saya lebih mendorong Bulog untuk evaluasi diri atas kinerjanya," kata Mansuri.

Mansuri menuturkan, pihaknya kurang sepakat dengan istilah mafia yang digunakan oleh Bulog. Namun, lebih kepada pedagang besar di atas pasar eceran yang sebatas mengambil keuntungan lebih dalam menjual beras. 

"Siapapun yang bermain harus ditertibkan," katanya.

Sekretaris Jenderal Ikappi, Reynaldi menilai pangkal masalah yang berlarut ini karena kesalahan Bulog yang tidak optimal melakukan penyerapan beras pada musim panen tahun lalu. Itu menyebabkan Bulog kekurangan cadangan untuk stabilisasi harga.

"Ini jadi masalah sekarang sehingga mempengaruhi harga di pasaran. Walau sudah ada impor, tetapi proses berkurangnya beras di pasaran jadi persoalan," jelasnya.

Ikappi mencatat, kenaikan harga beras, terutama jenis medium sudah terjadi lebih dari dua bulan hingga pemerintah memutuskan impor. Ia memprediksi, kenaikan harga beras ini kemungkinan masih akan terjadi hingga panen raya tiba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panel harga Badan Pangan Nasional mencatat rata-rata harga eceran beras medium sebesar Rp 11.640 per kg sedangkan HET medium sebesar Rp9.450 per kg-Rp10.250 per kg tergantung wilayah. Oleh karena itu, Ikapi meminta Bulog sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam stabilisasi harga untuk lebih fokus menyelesaikan persoalan beras.

"Faktanya saat ini Bulog tidak bisa menyelesaikan persoalan beras dengan baik. Fokus saja urus beras, tidak usah mengurus yang lain," katanya.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Ormas Jaringan Komunikasi Jakarta Gelar Buka Bersama, Chico: Ini Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano

Puluhan Ormas Jaringan Komunikasi Jakarta Gelar Buka Bersama, Chico: Ini Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano

Puluhan organisasi masyarakat (ormas) yang tergabung dalam Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta menggelar acara buka bersama bertajuk "Syukuran 1 Tahun Pramono
Lawan Kasus TBC Hingga Campak, Pemprov DKI Jakarta akan Gencarkan Vaksinasi Lewat Posyandu

Lawan Kasus TBC Hingga Campak, Pemprov DKI Jakarta akan Gencarkan Vaksinasi Lewat Posyandu

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan akan menggencarkan sosialisasi vaksinasi melalui tim Posyandu yang baru saja dilantik.
Bandung Arena Menggema, Satria Muda Bandung Taklukkan Satya Wacana Salatiga 97-59

Bandung Arena Menggema, Satria Muda Bandung Taklukkan Satya Wacana Salatiga 97-59

Kemenangan telak ini membawa Satria Muda Bandung ke puncak klasemen IBL Indonesia dengan 21 poin. Sementara Satya Wacana Salatiga harus puas tertahan di peringkat 10 dengan 12 poin.
Cara Unik Bagi Bantuan ke Puluhan Anak Penyandang Kanker di Ramadan, MIND ID Beberkan Alasannya

Cara Unik Bagi Bantuan ke Puluhan Anak Penyandang Kanker di Ramadan, MIND ID Beberkan Alasannya

Belakangan ini mencuat terkait cara unik bagi bantuan ke puluhan anak penyandang kanker di bulan suci Ramadan. Sontak, hal ini menyedot perhatian publik.
Zona Liga Champions Terancam! Van Dijk Minta Liverpool Introspeksi Total

Zona Liga Champions Terancam! Van Dijk Minta Liverpool Introspeksi Total

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menyebut kekalahan 1-2 dari Wolverhampton Wanderers pada pekan ke-29 Liga Inggris 2025/2026 terjadi akibat kesalahan timnya sendiri.
Megawati Hangestri Sudah Ingatkan Tantangan Berat Ini Sejak Awal Bela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026

Megawati Hangestri Sudah Ingatkan Tantangan Berat Ini Sejak Awal Bela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026

Megawati Hangestri Pertiwi sejak awal sudah menyadari beratnya tantangan bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Ia menegaskan bahwa tim JPE punya.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Punya Opsi Striker Baru dari Belgia Berdarah Yogya Rp 43 Miliar

Di tengah performa yang belum menggigit dari Ole Romeny di Inggris, striker Belgia berdarah Yogya ini muncul curi perhatian. Masuk radar Timnas Indonesia?
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Selengkapnya

Viral