GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MenkopUKM Ingin Sikat Peran Tengkulak dengan Korporatisasi Petani melalui Koperasi

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menginginkan sikat atau menghilangkan peran tengkulak dengan korporatisasi petani melalui koperasi dalam upay
Senin, 27 Februari 2023 - 20:20 WIB
MenkopUKM Ingin Sikat Peran Tengkulak dengan Korporatisasi Petani melalui Koperasi
Sumber :
  • Istimewa

Magelang, tvOnenews.com - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menginginkan sikat atau menghilangkan peran tengkulak dengan korporatisasi petani melalui koperasi dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di tanah air.

Seperti diketahui, MenKopUKM Teten Masduki saat meninjau area pertanian anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Aman Artha Sejahtera (AMAJ) di Desa Marungan, Sukomakmur, Kajoran, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/2/2023) mengatakan, selama ini terjadi ketimpangan di sektor pertanian lantaran produk pertanian dijual melalui tengkulak dengan harga yang sangat murah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akibatnya tingkat pendapatan petani rendah di tengah biaya produksi yang terus meningkat. Sementara tengkulak bisa menjual produk pertanian tersebut hingga ke ritel dengan harga tinggi,” kata MenKopUKM Teten Masduki.

Melihat permasalahan yang mendasar ini, pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) mencetuskan program korporatisasi petani yang dikelola oleh koperasi. 

Program ini dinilai efektif untuk menghilangkan peran tengkulak sehingga pendapatan dan kesejahteraan petani bisa meningkat.

"Petani yang kecil-kecil itu produknya tidak bisa memenuhi skala ekonomi sehingga dijual ke tengkulak dengan harga murah. Kami ingin sejahterakan petani sekaligus membangun sistem korporatisasi petani," kata MenKopUKM, Teten Masduki.

Menteri Teten berharap lebih banyak petani bisa tergabung ke dalam koperasi karena koperasi bisa berperan sebagai agregator, offtaker, sekaligus sumber pembiayaan bagi para petani. 

Dengan sistem pertanian terencana yang dirumuskan oleh koperasi, maka petani bisa lebih fokus pada bertani tanpa harus memikirkan pengelolaan hingga penjualan produknya.

"Para petani yang tergabung di koperasi fokus ke bertani saja agar bisa lebih produktif jadi enggak usah pusing menjual produknya karena itu nanti urusan koperasi sebagai agregator dan offtaker," katanya.

Model pertanian terencana dan modern ini bisa menjadi solusi jitu untuk menyejahterakan petani. Sebab seluruh produk pertaniannya 100 persen diserap oleh koperasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain tidak ada produk pertanian yang terbuang sia-sia karena koperasi juga berperan untuk melakukan sortir terhadap semua produk para petani untuk disesuaikan marketnya.

"Dengan cara inilah tidak ada isu over supply sehingga harga jatuh karena ini semua dibantu koperasi. Koperasi akan mencari market dan mencari segala kebutuhan petani itu apa, jadi ini semua terencana," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‘Digoreng’ Lewat Media Sosial, Ini Deretan Saham yang Dimanipulasi Influencer Belvin Tannadi

‘Digoreng’ Lewat Media Sosial, Ini Deretan Saham yang Dimanipulasi Influencer Belvin Tannadi

OJK mengungkap tiga saham yang dimanipulasi influencer Belvin Tannadi, mulai AYLS, FILM hingga BSML, dengan modus transaksi semu dan pengaruh media sosial.
Hasil Kesepakatan Pertamina Patra Niaga dengan Raksasa Energi AS, Amankan Suplai BBM dan 2,2 Juta Ton LPG

Hasil Kesepakatan Pertamina Patra Niaga dengan Raksasa Energi AS, Amankan Suplai BBM dan 2,2 Juta Ton LPG

Pertamina Patra Niaga meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk pasokan minyak mentah serta confirmation letter kontrak LPG asal Amerika Serikat untuk periode 2026.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Hari Ini: Marc Marquez Kembali Jadi Sorotan di Sirkuit Buriram

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Hari Ini: Marc Marquez Kembali Jadi Sorotan di Sirkuit Buriram

Tes di Buriram menjadi kesempatan terakhir TIM melakukan penyempurnaan sebelum seri pembuka MotoGP 2026 yang juga berlangsung di sirkuit yang sama pekan depan. 
Menlu Tegas: RI Kirim 8.000 Pasukan, Bukan Bayar 1 Miliar Dolar AS

Menlu Tegas: RI Kirim 8.000 Pasukan, Bukan Bayar 1 Miliar Dolar AS

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyatakan Indonesia telah menjadi anggota tetap Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) meski tidak menyetor iuran sebesar 1 miliar dolar AS.
RI Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza, Menlu: Bukan Perang tapi Fokus Lindungi Warga Sipil

RI Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza, Menlu: Bukan Perang tapi Fokus Lindungi Warga Sipil

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan keputusan tersebut merupakan komitmen langsung Presiden untuk memperkuat peran Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan konflik
John Herdman Full Senyum! 2 Pilar Timnas Indonesia Bikin Sensasi di Eropa Jelang FIFA Series, Kapten Garuda Dapat Rating Mentereng

John Herdman Full Senyum! 2 Pilar Timnas Indonesia Bikin Sensasi di Eropa Jelang FIFA Series, Kapten Garuda Dapat Rating Mentereng

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, punya alasan tersenyum lebar jelang debut resminya bersama Garuda. Dua pemain bertahannya di Eropa tampil impresif.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT