News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kasus Pencabulan 24 Santri, Pimpinan Ponpes Padang Lawas Angkat Bicara hingga Beberkan Istilah Cucut

Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Al Mustajabaah, Lukman Hakim Hasibuan angkat bicara hingga beberkan istilah Cucut soal kasus pencabulan 24 santrinya, di Pada
Selasa, 7 Maret 2023 - 16:57 WIB
Tersangka Pencbulan 24 Santri di Padang Lawas
Sumber :
  • tim tvone/dedi herianto

Padang Lawas, tvOnenews.com - Pimpinan pondok pesantren (Ponpes) Al Mustajabaah, Lukman Hakim Hasibuan angkat bicara hingga beberkan istilah Cucut soal kasus pencabulan 24 santrinya, di Padang Lawas, Sumatera Utara, Selasa (7/3/2023).

Lukman Hakim Hasibuan katakan, kedua guru agama atau ustaz tersebut sudah 4-5 tahun mengajar di Ponpes tersebut. Bahkan, kedua guru tersebut diketahui memang dekat pada sejumlah santri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka S (30) dan MS (26) dikenal guru yang rajin, pintar dan dekat dengan para santri. Namun dirinya tidak menyangka dengan kejadian ini. Bisa itu pak kalau di Pesantren para santri dekat dengan ustadz nya, karena kadang kadang santri dekat dengan kyai atau guru mau alap barokah istilahnya," tutur Haji Lukman, kepada tvOnenews.com, Selasa (7/3/2023).

Menurut Lukman,  ponpes ini didirikan pada tahun 2017 lalu, sekitar 120  Santri/Santriwati menuntut ilmu di Ponpes Al Mustajabaah. Seluruh santri mau pun santriwati menuntut ilmu di Ponpes ini dengan cara tinggal di Ponpes tersebut.

"Kita tadi sudah ke kantor Depag terkait masalah ini, hasilnya kita telah memecat kedua guru tersebut, kedepan saat merekrut Guru kita akan lebih berhati hati, kita tidak menyangka perbuatan kedua Ustadz tersebut, soalnya pintar berpakaian rapi dan orangnya peduli," jelas Haji Lukman.

tvonenews

Terungkapnya desas-desus kasus dugaan pencabulan 24 santri ini sudah diketahui sejak sepekan lalu. Namun para santri tidak ada yang berani berbicara atas kejadian tersebut.

Tak hanya itu saja, ia katakan, pihak pesantren terus berupaya untuk mengorek informasi pada sejumlah santri di ponpes tersebut. Namun, setelah dilakukan upaya jaminan dan perlindungan para santri satu persatu mulai buka suara.

"Awal mula terungkapnya kejadian ini sejumlah santri yang biasanya tidak boleh berkata kasar atau berkata kotor tiba tiba keluar istilah "Cucut" jadi kita coba tanyakan sama mereka ap itu "cucut" mereka tetap bungkam. Terus kita minta para ustadz untuk pelan pelan berbicara sama santri dan kita memberikan perlindungan baru mereka mau mengakui kejadian tersebut," ungkap Lukman

Haji Lukman Hakim Hasibuan menambahkan semula para santri takut menceritakan kejadian tersebut, namun setelah kita berikan jaminan perlindungan pada Santri mereka mengakui bahwa "Cucut" (Cuma Cium) bahkan para santri mengakui apa yang dilakukan kedua tersangka tersebut. 

"Mereka takut pada kedua Ustadz tersebut, namun setelah kita berikan jaminan mereka langsung menceritakan kejadian ini pada kita, kita berencana mau menemui orangtua murid pada hari Minggu (5/3/23) malam, karena kita saat itu sedang ada kegiatan MTQ tingkat Kabupaten, tapi kasus ini telah bocor keluar dan orang tua murid langsung menelpon saya dan mempertanyakan kronologis kejadian tersebut," akui Pimpinan Ponpes Lukman Hakim Hasibuan.

Untuk mengungkap kejadian ini, ia sebutkan sejumlah guru agama (ustaz) mendekati para santri. Di mana awal mulanya, dari hasil pendekatan pihak Ponpes pada para santri Lukman mengaku dari keterangan para santri hanya Cuma Cium, namun kini berkembang ke hal lain.

"Kita dapat keterangan dari para korban awalnya hanya cuma cium tapi setelah diperiksa di Polres Ada juga yang dibuka kemaluannya kemudian diisap kemaluan korban oleh kedua pelaku," jelas Lukman.

Menurut Lukman, bahwa pihak Pondok Pesantren Al Mustajabaah mendukung penuh langkah para keluarga korban, bahkan dua Guru dari pihak Ponpes telah diperiksa sebagai saksi atas kasus tersebut.

"Kita mendukung penuh langkah orangtua korban menempuh jalur Hukum, jadi kita juga menghimbau saat merekrut guru agar kita lebih berhati-hati," tegas Lukman.

Pimpinan pondok pesantren Al Mustajabaah, Lukman Hakim Hasibuan berjanji untuk kedepan akan diberlakukan pengamanan khusus disejumlah pondok pesantren Santri/Santriwati.

"Untuk menghindari kejadian serupa kedepan kita akan membuat penjagaan disejumlah ponpos," tutup Lukman. (dho/aag).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waktunya Tata Ulang Portofolio Anda, Cek Ramalan Keuangan Zodiak Capricorn 26 September 2026 di Sini!

Waktunya Tata Ulang Portofolio Anda, Cek Ramalan Keuangan Zodiak Capricorn 26 September 2026 di Sini!

Capricorn akan merasakan bahwa dedikasi serta konsistensi yang ditunjukkan selama beberapa bulan terakhir mulai membuahkan hasil nyata pada 26 September 2026.
Reaksi Berkelas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal Sorotan Media Inggris yang Sebut Dirinya Alternatif di Peta Pilpres 2029

Reaksi Berkelas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi soal Sorotan Media Inggris yang Sebut Dirinya Alternatif di Peta Pilpres 2029

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menjawab sorotan media Inggris, Financial Times terkait dirinya cocok menjadi calon presiden alternatif di Pilpres 2029.
Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Berkah Jika Kalahkan Singapura Hari Ini, Garuda OTW Melejit di Ranking Dunia

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Berkah Jika Kalahkan Singapura Hari Ini, Garuda OTW Melejit di Ranking Dunia

Timnas Indonesia punya kesempatan menambah poin ranking FIFA saat menghadapi Singapura. Duel Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di GBK pada Jumat (25/9/2026).
Belum Juga Keluar Keringat, Kekuatan Timnas Indonesia Sudah Bikin Lawan di FIFA ASEAN Cup 2026 Ketar-Ketir: Mereka Berbeda dari Sebelumnya

Belum Juga Keluar Keringat, Kekuatan Timnas Indonesia Sudah Bikin Lawan di FIFA ASEAN Cup 2026 Ketar-Ketir: Mereka Berbeda dari Sebelumnya

Timnas Indonesia dapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee, jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyebut skuad Garuda lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat) menaksir kerugian kebakaran gudang penyimpanan peralatan di Jalan Anggrek II No. 8 RT 08/RW 02, Karet Kuningan, Setiabudi, mencapai sekitar Rp1 miliar.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini

Trending

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Sukses Bawa Pulang Medali Emas Asian Games 2026, Kerja Keras Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia dapat Apresiasi dari PBSI

Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 mendapatkan apresiasi dari PBSI.
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Selengkapnya

Viral