News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengacara Teddy Minahasa Disemprot Hakim Ketua di Sidang, Dinilai Seolah Menggurui, Ini Persoalannya

Salah satu penasihat hukum Teddy Minahasa ditegur Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jon Sarman Saragih, di PN Jakbar, Senin (13/3/2023), ini katanya.
Selasa, 14 Maret 2023 - 05:10 WIB
Kuasa hukum Teddy Minahasa Hotman Paris Hutapea saat konfers dengan awak media sebelum memulainya persidangan di PN, Jakbar, Senin (13/03/2023).
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu penasihat hukum Teddy Minahasa ditegur Hakim Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jon Sarman Saragih, di PN Jakbar, Senin (13/3/2023).

Pasalnya penasihat hukum Teddy Minahasa, Anthony Djono berbicara seolah seperti menggurui di persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Otomatis kubu terdakwa Teddy Minahasa, Anthony Djono diingatkan Hakim Ketua Jon Sarman.

Jon Sarman menilai salah satu penasihat hukum Teddy Minahasa, Anthony Djono berbicara seperti menggurui di persidangan.

"Iya sudah dicatat. Jangan ikut seolah menggurui disini. Sudah dicatat semuanya. Nanti kita simpulkan. Jangan ragulah. Berpikir positif saja semua, ya," kata Jon di PN Jakbar, Senin (13/3/2023).

Sebelumnya, Anthony berdebat panjang dengan ahli forensik digital yang dihadirkan guna meringankan terdakwa Teddy Minahasa, Ruby Alamsyah.

Anthony menanyakan laporan digital forensik yang diketik manual, yang mana dianggap janggal karena ada kesalahan tanggal, nomor pengirim, dan nomor penerima.

"Kemudian dinyatakan ada kemungkinan kesalahan ketik, apakah masih dijamin keaslian dan keutuhan?" tanya Anthony.

Ruby Alamsyah mengatakan jika yang dimaksud demikian, ahli forensik digital mana pun tidak akan mungkin mengetik ulang tampilan pembicaraan tersebut.

Menurut dia, keaslian bukti tersebut bisa dipertanyakan karena direkayasa.

"Nggak mungkinlah, seorang ahli itu mengetik ulang percakapan. Dan kalau dia mengetik seluruh percakapan yang tadi cukup banyak, siapa yang bisa jamin bahwa percakapan itu benar sesuai aslinya," jelasnya.

"Jadi, sudah ada tools forensik dan bisa melakukan eksport mestinya tampilannya itu otomatis dari software-nya. (Perbedaan nomor) itu agak janggal. Mestinya semua tampilan digital forensik itu karena hasil eksport dari software forensik dan komputer ataupun software itu mestinya gak ada gelit sesederhana itu," tambahnya.

Mendengar pernyataan itu, Anthony kembali menanyakan soal kesaksian ahli digital forensic yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

Menurut dia, ahli yang dihadirkan pihaknya lebih baik daripada forensik yang diboyong jaksa.

"Yang Mulia, hanya untuk berita acara karena ahli yang dari Polda Metro Jaya (PMJ) mengatakan laporan dia itu hasil ketik manual, sedangkan ahli kami itu harus hasil eksport," tegasnya.

Mendengar hal tersebut, Hakim Jon menegur Anthony karena dianggap menggurui di persidangan.

Anthony pun tampak terdiam beberapa saat dan mengikuti intruksi dari hakim.

"Siap. Oke," imbuh Anthony.

Hotman Paris Protes soal Barang Bukti di Sidang

Sidang kasus narkoba Eks Kapolda Sumatera Barat, Teddy Minahasa kali ini menghadirkan saksi ahli digital forensik dan ahli bahasa.

Diketahui, persidangan digelar hari ini, Kamis (2/3/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Dalam persidangan, kuasa hukum Teddy Minahasa, Hotman Paris berdebat dengan jaksa penuntut umum (JPU) perihal menampilkan barang bukti.

Saat JPU meminta untuk ditampilkan namun Hotman Paris menolak untuk barang bukti yang berupa isi percakapan Teddy Minahasa dengan Dody itu ditampilkan ke publik.



Meskipun pada akhirnya, majelis hakim menyetujui untuk bukti percakapan tersebut ditampilkan.

Teranyar, Hotman Paris kembali protes lantaran chat tersebut tak ditampilkan secara keseluruhan. Menurut dia hal ini melanggar UU ITE Pasal 6.

Namun demikian, tak sampai disitu, rupanya Teddy Minahasa sang terdakwa masih mempersoalkan bukti chat yang dipotong itu.

Ia mempertanyakan langsung kepada saksi ahli digital forensik ikhwal alasan tak ditampilkan bukti chat itu secara penuh.

"Mengapa pembicaraan saya dan Dody di bulan Mei dan Juni ini tidak ditampilkan? Ini momen krusial. Kedua, pembicaraan Dody dengan Syamsul Maarif pada Mei hingga Agustus, ini juga momen krusial. Ketiga, pembicaraan antara Linda dengan maarif pada Juni sampai Agustus juga tidak ditampailkan. Keempat, pembicaraan Kasranto dengan linda sama sekali tidak ditampilkan. Mengapa?" kata Teddy dalam persidangan.

Dia mengaku keberatan atas bukti percakapan yang dipenggal dan bahkan hanya isi percakapan dia dengan Dody yang dipublikasikan. Sebab, ia merasa, semua momen-momen krusial justru tak dipublikasi.

Kemudian, saksi ahli digital forensik, Rujit Kuswinoto menjawab Teddy, bahwa yang ditampilkan dalam persidangan itu adalah hanyalah sampel.

"Dari awal saya jelaskan yang saya tuangkan dalam berita acara sampel. Untuk keseluruhan isinya ada di dalam softcopy dan itu sudah diberikan ke penyidik, yang mulia. Jadi isi keseluruhannya sudah diberikan ke penyidik," terang Rujit.

Lalu, Teddy kembali menegaskan bahwa dirinya tak terima. Dia mengatakan bahwa hal ini adalah tidak adil.

"Kalau sudah tahu kompetensi saudara sebagai ahli harus menyajikan secara utuh, kenapa saudara bedua dengan penydik bisa memenggal menggal sesuai dengan sampel, sesuai dengan laporan kemajuan yang diserahkan boleh penyidik," kata Teddy.

Kemudian, Rujit menjawab bahwa apa yang ia tampilkan di layar monitor ruang sidang sudah sesuai dengan sampel barang bukti yang telah disetujui oleh tim penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan bahwa untuk barang bukti seutuhnya sudah diserahkan kepada penyidik.

Menurut dia, tak mungkin semua isi percakapan dapat ditampilkan dalam ruangan sidang ini.

"Itu semua sesuai pak, sampel. Untuk BA (Berita Acara) itu sampel pak. Hasil keseluruhan yang utuh saya tuangkan dalam softcopy pak karena tidak memungkinkan utuh ini dimasukkan semuanya ke BA," jelas Rujit.(rpi/lpk/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Di antara sekian banyak asumsi, nama Ferdy Sambo mendadak menjadi sasaran utama perbincangan netizen medsos karena diduga ikut menikmati fasilitas lapas mewah.
Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Persib masih memantau kondisi Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, dan Danijel Loncar. Ketiganya belum dijamin tampil setelah jeda internasional usai.
Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.
Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral