GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teror Netizen via DM Instagram, Admin Humas Polda Kalteng Diperiksa Propam

Admin akun tersebut juga menerima teguran dan akan diperiksa oleh Propam Polda Kalteng.
Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:14 WIB
DM Teror Akun IG Humas Polda Kalteng ke Salah Satu Warganet
Sumber :
  • Twitter @salimvanjav

Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kabid Humas Polda Kalteng) Kombes Pol Eko Saputro, menyampaikan permintaan maaf setelah admin akun Instagram (IG) @humaspoldakalteng meneror seorang warganet. Admin akun tersebut juga menerima teguran dan akan diperiksa oleh Propam Polda Kalteng.

"Untuk admin Bidhumas Polda Kalteng akan kami lakukan tindakan berupa arahan, teguran dan membuat laporan, serta akan diperiksa Bidpropam Polda Kalteng," cuit Eko melalui akun Twitter centang biru @Humas_Polda_Ktg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teror oleh admin akun IG dilakukan melalui pesan langsung atau Direct Message (DM) kepada seorang netizen yang berkomentar "mampus" terkait mutasi Aipda Monang Parlindungan Ambarita di akun IG @infokalteng.

Gara-gara perbuatan admin itu, Eko meminta maaf.

"Saya Kabid Humas Polda Kalteng meminta maaf atas tindakan admin Humas Polda Kalteng yang kurang berkenan di hati sahabat netizen sekalian," 

Saya kabidhumas polda kalteng meminta maaf atas tindakan admin humas polda kalteng yang kurang berkenan di hati sahabat netizen sekalian, kami mengucapkan trimakasih atas kritikan yang membangun polri dan polda kalteng untuk menjadi lebih baik dalam

Dia mengucapkan terima kasih atas kritikan dari masyarakat mengenai instansinya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kritikan yang membangun Polri dan Polda Kalteng untuk menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tulisnya.

Eko menutup permintaan maafnya dengan mendoakan Indonesia.

"Salam hormat kami, salam sehat semoga indonesia cepat pulih dari pandemi."

memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk admin bidhumas polda kalteng akan kami lakukan tindakan berupa arahan, teguran dan membuat laporan serta akan diperiksa bidpropam polda kalteng, salam hormat kami, salam sehat semoga indonesia cepat pulih dari pandemi

Netizen pun mengomentari cuitan Kabid Humas Polda Kalteng ini.

"Dokumentasikan ya pak kalo emang bener diperiksa Bidpropam, sama klarifikasi anggotanya tolong posting... kami bosen sama instansi bapak yg tiap ada kejadian bilang gini, tapi anggotanya bener bener ga didisiplinkan dan terulang lagi kemudian," cuit @RzqWP.

"Bisa dibuktikan tidak klo ditegur, dibina, diskors atau apalah admin tsb ? Maaf ya pak kami perlu bukti tindakan yg jelas. Jangan dm kami yo pak Smiling face with smiling eyes. Sehat2 semua ya pak...aamiin," tulis @neelasyah.

Kasus ini bermula ketika seorang netizen yang berkomentar "mampus" terkait mutasi Aipda Monang Parlindungan Ambarita di akun IG @infokalteng mendapat teror dari akun @humaspoldakalteng.

Merasa mendapat teror, Salim menceritakan pengalamannya melalui akun Twitter @salimvanjav. Warganet ramai-ramai mengecam admin di balik akun IG Humas Polda Kalteng.

"Gila sensian amat," tulis Salim sambil menyertakan tangkapan layar DM yang dia terima dari akun IG @humaspoldakalteng.

Salim pun menjelaskan, akar masalah yang dia hadapi.

"Saya komen di akun IG kedaerahan infokalteng ttg mutasi pak Ambarita, komennya 'Mampus, seenaknya aja sih'. Lalu setelah beberapa saat mendapat DM langsung dari akun Humas Polda Kalteng..," cuitnya.

Para netizen yang geram dengan sikap antikritik Humas Polda Kalteng lantas mengunggah cuitan Kapolri yang berpesan pada jajaran Polri untuk melakukan instrospeksi bila mendapat kritik dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saya juga berpesan kepada seluruh jajaran Polri untuk jangan anti-kritik. saya menegaskan apabila ada kritik dari masyarakat harus dilakukan introspeksi untuk menjadi lebih baik

Saya meminta Polri menjadi lembaga yg terbuka, sehingga tidak anti-kritik terhadap masukan masyarakat pic.twitter.com/RBk9PwniMB(act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Ungkap Kondisi 11 Bayi dari Rumah Penampungan di Pakem, Tiga Masih Dirawat Intensif di RS

Polresta Sleman Ungkap Kondisi 11 Bayi dari Rumah Penampungan di Pakem, Tiga Masih Dirawat Intensif di RS

Polresta Sleman mengungkap tiga dari 11 bayi yang diamankan di rumah penampungan Pakem masih dirawat akibat penyakit bawaan dan gangguan kesehatan.
Timnas Indonesia Disorot Dunia, Eks Pelatih Spanyol Akui Perkembangan Garuda Jelang Piala Asia 2027: Bakal Sulit Dilawan

Timnas Indonesia Disorot Dunia, Eks Pelatih Spanyol Akui Perkembangan Garuda Jelang Piala Asia 2027: Bakal Sulit Dilawan

Timnas Indonesia mencuri perhatian publik sepak bola jelang ajang Piala Asia 2027. Kali ini, sorotan datang bukan hanya dari suporter atau media Asia Tenggara.
Detik-detik Polisi Gerebek Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Polda Metro Sita 1.494 Motor

Detik-detik Polisi Gerebek Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Polda Metro Sita 1.494 Motor

Sebagian warga DKI Jakarta dikejutkan dengan kabar detik-detik polisi gerebek gudang motor ilegal di Jaksel. Bahkan Polda Metro Jaya sita 1.494 motor di gudang
Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Harlin Rahardjo Sebut Pembinaan Dini Kunci Target Olimpiade 2032

Target tersebut membutuhkan proses pembinaan jangka panjang yang dimulai sejak kelompok usia dini.
Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Federasi Akuatik Indonesia Kenalkan ISCES untuk Pembinaan Atlet Renang Muda

Pembinaan atlet usia dini menjadi fondasi utama dalam sistem Long Term Athlete Development (LTAD) yang saat ini dijalankan Federasi Akuatik Indonesia.
Dukcapil Luruskan Informasi soal KTP-el dan Fotokopi Identitas, Tetap Wajib untuk Administrasi dan Layanan Publik

Dukcapil Luruskan Informasi soal KTP-el dan Fotokopi Identitas, Tetap Wajib untuk Administrasi dan Layanan Publik

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan, KTP-el tetap menjadi identitas kependudukan resmi yang digunakan dalam berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan publik.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral