News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Monyet Masuk Kampus

Dadik meminta warga untuk tidak memberi makan monyet liar agar mereka tak kembali.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:37 WIB
Monyet Liar di Auditorium Universitas Jember
Sumber :
  • Sinto Sofiadin

Jember, Jawa Timur - Seekor monyet jenis ekor panjang nangkring di sela-sela atap Gedung Auditorium Universitas Jember (Unej) Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jawa Timur. Kejadian monyet nangkring di atas gedung itu terjadi sejak pukul 12.00 WIB, Kamis (21/10/2021).

Menurut Staf Bagian Umum Rumah Tangga Unej Muchammad Faisol, monyet tersebut tiba-tiba masuk ke dalam gedung dan langsung ke atap ruangan yang terdiri dari tiang-tiang penyangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kronologi pastinya saya tidak tahu, tiba-tiba dari petugas keamanan itu bilang kalau pas tadi pengecekan dalam gedung, tiba-tiba ada monyet itu. Awalnya di lantai bawah," kata Faisol saat dikonfirmasi di lokasi.

Karena dianggap mengganggu, lanjut Faisol, pihaknya berusaha menangkap monyet itu. Apalagi tempat tersebut akan dipakai kegiatan vaksinasi massal pada Sabtu (23/10/2021).

"Tadi bersama-sama dengan petugas berusaha menangkap monyet itu. Tapi karena ada di atas (atap), kita kesulitan dan meminta bantuan petugas BKSDA Jember," katanya.

Tidak berselang lama, 3 orang petugas dari Resort Konservasi Wilayah (RKW) 16 BKSDA (Bidang Konservasi  Sumber Daya Alam) Wilayah III datang ke Gedung Auditorium Unej. 

Petugas bermaksud mengamankan monyet ekor panjang tersebut, karena dinilai meresahkan warga.

"Kami datang atas laporan warga (pihak keamanan Unej), untuk mengamankan monyet jenis ekor panjang itu," kata Kepala RKW BKSDA Wilayah III Jember Dadik Margiono saat dikonfirmasi terpisah.

Dari hasil observasi yang dilakukan, monyet tersebut diduga milik warga yang lepas dan mencari tempat tinggal baru.

"Mungkin karena enak dikasih makan, akhirnya monyet itu ada di sana (atap gedung Auditorium Unej)," kata Dadik.

Karena sulit menjangkau atap gedung, lanjutnya, cara untuk menangkap monyet itu dengan cara membuka salah satu pintu di sebelah barat gedung.

"Karena tadi kami mengetahui ada bekas kotoran dan air kencing monyet itu. Itu adalah cara monyet menandai wilayahnya. Jadi kami lakukan dengan cara membuka salah satu pintu (sebelah barat), agar monyet itu keluar dulu dari dalam gedung," jelasnya.

Cara itu dilakukan, kata Dadik, karena posisi monyet berada di atas gedung dan sulit dijangkau, jika akan diamankan dengan cara biasa.

"Lokasi menuju ke atap gedung sempit, susah dijangkau manusia. Jadi memperhitungkan keselamatan, kita pakai cara dibuka pintu itu. Juga nantinya akan dipancing dengan makanan di dekat pintu keluar. Karena monyet itu diduga kebingungan untuk keluar gedung, dan nanti akan keluar sendiri saat merasa kelaparan," sambungnya.

Dadik meminta warga untuk tidak memberi makan monyet liar agar mereka tak kembali.

"Jika itu monyet liar, jangan diberi makan. Karena nanti monyet itu akan kembali lagi ke tempat orang yang memberi makan. Jadi sulit mengevakuasinya," kata Dadik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pengusiran monyet dilakukan BKSDA bersama petugas kampus.

"Dibantu petugas keamanan kampus, nanti dipantau monyet itu untuk keluar sendiri dari dalam gedung," imbuhnya. (Sinto Sofiadin/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral