News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bertemu Mensos, Satu Keluarga Pra Sejahtera di Surabaya Terima Bantuan Usaha

Penantian Holifah (65) kini berakhir sudah. Dari tadi ia tidak sabar menunggu kedatangan petugas dari Kementerian Sosial yang katanya akan membawa bantuan.
Rabu, 26 April 2023 - 12:45 WIB
Bertemu Mensos, satu keluarga pra sejahtera di Surabaya terima bantuan usaha
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, tvOnenews.com – Penantian Holifah (65) kini berakhir sudah. Dari tadi ia tidak sabar menunggu kedatangan petugas dari Kementerian Sosial yang katanya akan membawa bantuan.

Rasa penasarannya tuntas melihat satu unit sepeda baru yang masih berbalut plastik dituntun ke depan rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Holifah bukan main girangnya. Pasalnya, sepeda lama yang ia beli tiga tahun lalu sudah tidak bisa dikendarai.

“Sudah rusak, gak bisa dipakai kulakan ke Pasar Asem. Sekarang sudah ada yang baru,” katanya saat ditemui di rumahnya di Tambak Mayor, Kecamatan Asem Rowo, Kota Surabaya, Jawa Timur, belum lama ini.

Tak hanya sepeda, Holifah juga mendapat bantuan pemenuhan kebutuhan dasar dan berbagai peralatan dan perabotan rumah serta sembako.

Ia juga mendapatkan tambahan modal usaha untuk melengkapi usaha dua putrinya yang terlebih dahulu diberikan.

Dua minggu sebelumnya, putri kembarnya, Rohana dan Rohani (31) telah menerima bantuan kewirausahaan. 

Suka cita ketiganya bermula saat salah satu putri Holifah, yaitu Rohana tak sengaja bertemu dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini saat tengah berjalan di sekitar Jalan Tunjungan Plaza Kota Surabaya pada 14 Maret 2023.

Rohana dan Rohani tak menyangka pertemuannya dengan menjadi awal baru bagi kehidupan mereka.

Kondisi Rohana yang mengalami disabilitas fisik menarik perhatian Mensos sehingga langsung mengarahkan Sentra Terpadu Soeharso Solo (STS) dan Direktorat Rehabilitasi Lanjut Usia untuk memberikan penanganan. 

Kepala STS Rachmat Koesnadi mengatakan hasil asesmen menunjukkan bahwa keduanya sering meminta-minta di jalan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak hanya Rohana dan Rohani, Holifah juga melakukan hal yang sama.

"Hari itu langsung diasesmen. Ternyata sehari-hari mereka sering meminta-minta di jalan. Memang Rohana memiliki kondisi disabilitas fisik. Tapi adik dan ibunya tidak. Pun ketiganya masih bisa melakukan kegiatan sehari-hari secara mandiri," katanya saat dihubungi via telepon pada Jumat (24/3).

Rohana menderita cerebral palsy sejak lahir yang membuat beberapa bagian tubuhnya kaku.

Ia mengalami pes equinus, yaitu telapak kaki kiri posisi jinjit dengan pergelangan kaki kirinya kaku. Selain itu, telapak tangan kanan, lutut dan kaki kiri kaku.

Sementara itu, Rohani memiliki gangguan intelektual ringan. Meskipun begitu, keduanya tetap mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik tanpa alat bantu mobilitas. 

Keduanya tinggal di rumah semi permanen berukuran 30 meter persegi bersama ibu dan satu adiknya. Rumah itu terdiri dari tiga ruangan untuk tidur, dapur serta MCK.

Rumah tersebut milik Holifah dan sudah diajukan untuk mendapatkan program Rutilahu (rumah tidak layak huni).

Sementara itu, saudara Rohana yang lain sudah bekerja dan kerap mengirimkan uang untuk ibunya.

Sedangkan, adik bungsunya masih usia sekolah dan sedang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan.

Selain asesmen, Kemensos bersama Dinas Sosial Kota Surabaya dan Lurah Asem Rowo juga memberikan edukasi dan motivasi agar keduanya berhenti mengemis dan mencari pekerjaan yang layak.

"Keduanya telah ditawarkan untuk menerima program rehabilitasi sosial dan vokasional di STS namun belum bersedia," katanya.

Adapun Rohana dan Rohani memiliki keinginan untuk berjualan sembako di rumahnya. Harapannya mereka bisa berhenti mengemis di jalan jika memiliki usaha sendiri.

“Sudah diberikan bantuan modal usaha berupa jualan warung kelontong. Ada macam-macam seperti beras, alat kebersihan diri dan lain-lain. Kita berikan gerobak juga sesuai permintaan,” ujar Rachmad.

Tak hanya Holifah, Rohana dan Rohani, Kemensos juga memberikan intervensi lanjutan dengan memberikan bantuan modal usaha kepada kakak Rohana, Nur Aidah (39).

Nur memiliki kondisi disabilitas intelektual ringan, namun masih bisa bekerja sebagai asisten rumah tangga.

Nur diberikan bantuan berupa gerobak dorong, termos es dan air panas, teko serta peralatan dan bahan lain untuk berjualan minuman. 

Selanjutnya, Kemensos bersama aparat Kelurahan Asem Rowo akan terus memantau perubahan kebiasaan Rohana, Rohani dan Holifah sebagai pengemis di jalan.

Perkembangan bantuan modal usaha dan pelaksanaan Rutilahu juga akan terus dipantau.

Sentra Terpadu Soeharso Solo dan Dinsos Kota Surabaya juga melakukan penyiapan rehabilitasi dan pelatihan vokasional terhadap Rohana dan Rohani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral