News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Berawal Cekcok di Medsos, Dua Gadis di Ngawi 'Duel' di Tanah Lapang

Gara-gara berawal dari cek-cok di media sosial, dua gadis pelajar di Ngawi berakhir duel di sebuah tanah lapangan desa
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 10:29 WIB
dua gadis remaja di ngawi duel di tanah lapang, viral di media sosial
Sumber :
  • tvone - miftakhul erfan

Ngawi, Jawa Timur - Gara-gara berawal dari cek-cok di media sosial, dua gadis pelajar di Ngawi berakhir duel di sebuah tanah lapangan desa yang diduga terjadi pada hari Rabu sore (27/10/2021) lalu. Bahkan kini video aksi mereka viral di media sosial. 

Belakangan lokasi tempat duel tersebut, diketahui berada sebuah tanah lapangan di Desa Ngale Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Kepala Desa Ngale Yan Teguh Wibowo membenarkan kejadian di video tersebut berada di Taman Lapangan Desa nya, namun ia mengklarifikasi bahwa para pelakunya bukanlah warga Ngale. 

“Memang lokasinya di Desa Ngale, namun kami mengklarifikasi bahwa pelakunya bukan warga Ngale, tapi warga desa sekitar. Cuman saya prihatin kok bisa seperti itu, akhirnya saya minta Kasun untuk mencarinya dan ketemu keduanya warga desa tetangga dan masih di bawah umur,” Kata Yan Teguh Wibowo Kades Ngale.

Sebelum terjadi aksi duel, keduanya sempat terjadi cek-cok dan adu mulut di tanah lapang yang berdampingan dengan taman desa, yang juga disaksikan oleh teman-teman masing-masing pelaku. 

Hingga akhirnya, keduanya langsung saling jambak rambut dan saling tendang. mirisnya lagi teman-taman mereka tidak melerai malah asyik nonton dan merekam aksi duel mereka. 

“Awalnya itu salah satu anak itu beli es tebu di tempat saya, belum habis tiba-tiba pergi ke lapangan sini, trus datang mobil warna putih lalu di depanya mobil itu mereka sudah cek-cok, jambak-jambakan rambut sampai nendang gitu,” kata Indah Lestari saksi yang juga penjual es tebu di pinggir Lapangan Desa Ngale.

Mereka adalah VA (15 tahun) pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ngawi. Sementara lawanya adalah NN (16 tahun) putus sekolah, warga Desa Sambirobyong Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. 

Kini Identitas keduanya pun juga telah dikantongi aparat kepolisian dan kasusnya tengah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Ngawi. 

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya membenarkan kejadian tersebut, dan kini sudah ditangani petugas Reskrim. Dari hasil penyidikan sementara, aksi duel tersebut dipicu dari percekcokan yang sebelumnya terjadi  di media sosial facebook. 

“Memang betul terjadi kejadian tersebut dimana videonya telah diunggah oleh anak pelajar kita kasih inisial “LS”. dia yang memvidiokan terjadinya pertengkaran antara NN dan VA. Keduanya telah kita ambil keterangan dan masih dibawah umur sehingga kita terapkan UU no 11 tahun 2012 tentang peradilan anak,” terang I Wayan Winaya kepada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga telah memanggil kedua orang tua masing-masing, untuk diselesaikan secara kekeluargaan, dan para pelaku akhirnya dikembalikan ke orang tuanya masing-masing untuk mendapatkan bimbingan dari keluarga, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Miftakhul erfan/rey)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Bidik Investasi Strategis dari China, RI Dorong UMKM Tembus Rantai Pasok Global

Indonesia-China Investment Forum di Beijing beberapa waktu lalu berupaya mendorong peningkatan investasi, memperluas akses pasar bagi UMKM, serta memperkuat kemitraan bilateral.
Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral