News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jateng Minta Warga Kudus Siaga, Pasca Banjir Bandang Wonosoco

Setelah diguyur hujan deras selama dua jam, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus Jawa Tengah diterjang banjir bandang. Akibatnya dua rumah warga roboh dan puluhan rusak parah dan ringan.
Kamis, 4 November 2021 - 02:26 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Sumber :
  • Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah – Setelah diguyur hujan deras selama dua jam, Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus Jawa Tengah diterjang banjir bandang. Akibatnya dua rumah warga roboh dan puluhan rusak parah dan ringan.

Hingga Rabu (3/11/2021) siang BPBD Kudus melakukan pembersihan dan pendataan rumah rumah yang mengalami kerusakan. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun menghimbau masyarakat Kudus siaga menghadapi musim hujan kali ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dalam video amatir yang sempat direkam warga saat banjir bandang menerjang Desa Wonosoco Kudus Jawa Tengah pada Selasa (2/11/2021) sore, air yang datang secara tiba tiba membuat warga panik menyelamatkan barang barang merek. Akibat banjir tersebut dua rumah warga roboh rata dengan tanah, sementara puluhan lainnya mengalami rusak parah dan ringan.

(ket: Video Amatir Warga, Saat Banjir Bandang Terjang Desa Wonosoco, Kudus)

Hingga Rabu (3/11/2021) siang warga dibantu relawan kebencanaan Kabupaten Kudus serta TNI/Polri masih melakukan pembersihan rumah warga yang disapu banjir hingga jalanan desa. 

Camat Undaan Rifai  mengatakan banjir bandang ini bermula saat hujan deras mengguyur kawasan Pegunungan Kendeng akibat hujan deras tersebut memicu aliran sungai melimpas kepermukiman warga. Air yang mengalir deras dari Pegunungan Kendeng membuat sungai di Desa Wonosoco tidak mampu menampung debit air.

“Banjir bandang yang menerjang Desa Wonosoco bermula saat hujan deras mengguyur wilayah Pegunungan Kendeng, yang membuat debit air di sungai Desa Wonosoco meluap. Akibatnya ada dua unit rumah warga yang hancur dihantam banjir bandang,” kata Rifai.

“ Aparat Kepolisian setempat baru menyelesaikan pendataan rumah warga yang terdampak banjir bandang ini. Tetapi rumah yang terdampak paling parah dipastikan ada dua unit, rumah warga yang rusak sedang sekitar 12 hingga 15 unit,” tambah Rifai.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang ditemui mengatakan, banjir bandang yang melanda Desa Wonosoco, Undaan Kudus sudah ditangani. Meski begitu Ganjar meminta seluruh masyarakat siag, sebab menjelang bulan Desember curah hujan diprediksikan sangat tinggi. Ganjar menambahkan, BMKG sudah memberikan informasi bahwa Kudus jadi perhatian karena langganan banjir yang disebab ada dua hal yakni karena kondisi geologisnya dan soal lingkungan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Instrumen Efektif Pengendalian Inflasi di Jatim

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Gresik, Instrumen Efektif Pengendalian Inflasi di Jatim

Gubernur Khofifah gelar pasar murah di Kabupaten Gresik
Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks Kena Sial di Liga Jerman tapi Rating-nya Paling Bagus Sendiri

Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks Kena Sial di Liga Jerman tapi Rating-nya Paling Bagus Sendiri

Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengalami kesialan dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Jerman, Bundesliga. Namun, dia mengukir rating yang cukup bagus.
Demi Rebut Bek Andalan Persib, Media Italia Mendadak Bahas Masa Lalu Federico Barba di Empoli

Demi Rebut Bek Andalan Persib, Media Italia Mendadak Bahas Masa Lalu Federico Barba di Empoli

Media Italia mendadak bahas masa lalu Federico Barba di Empoli. Hal ini dilakukan di tengah isu yang menyebut Federico Barba akan kembali ke Italia dari Persib.
KPK Ungkap Ada Modus 'Uang Hangus' di Balik Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

KPK Ungkap Ada Modus 'Uang Hangus' di Balik Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

Modus 'uang hangus' itu dilakukan para pihak swasta kepada eks Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono yang merupakan tersangka dalam kasus gratifikasi tersebut.
Sebelum Syafiq Ali Ditemukan, Sang Ayah Cari Anaknya di Gunung Slamet dengan Berbekal Tongkat: Pulang, Nak!

Sebelum Syafiq Ali Ditemukan, Sang Ayah Cari Anaknya di Gunung Slamet dengan Berbekal Tongkat: Pulang, Nak!

Sebelum Syafiq Ali ditemukan, sang ayah terus berjuang mencari anaknya di Gunung Slamet.
Harga Emas Tak Terbendung! UBS dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Tembus Rp2,752 Juta per Gram

Harga Emas Tak Terbendung! UBS dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Tembus Rp2,752 Juta per Gram

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Kamis 15 Januari 2026

Trending

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Khutbah Jumat 16 Januari 2026: Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan

Berikut tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Isra Miraj, Meneladani Ketaatan Rasulullah SAW saat Perintah Shalat Diturunkan".
Bobotoh Kena PHP Penyerang Kroasia, Rumor Transfer Marko Dugandzic ke Persib Bandung Kini Berubah Arah

Bobotoh Kena PHP Penyerang Kroasia, Rumor Transfer Marko Dugandzic ke Persib Bandung Kini Berubah Arah

Menjelang dibukanya bursa transfer, Persib kembali menjadi pusat perhatian. Kali ini, sorotan tertuju pada sosok penyerang asal Kroasia, Marko Dugandzic.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Diduga Hipotermia, Barang-Barang Berceceran di Sekitar Lokasi Penemuan Mulai dari Sepatu hingga Dompet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Diduga Hipotermia, Barang-Barang Berceceran di Sekitar Lokasi Penemuan Mulai dari Sepatu hingga Dompet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet yang hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ditemukan tewas pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.22 WIB. Dia diduga mengalami hipotermia. 
Reaksi Fans Usai Chelsea Dipermalukan Arsenal: Gara-gara VAR!

Reaksi Fans Usai Chelsea Dipermalukan Arsenal: Gara-gara VAR!

Reaksi fans usai Chelsea kalah 2–3 dari Arsenal ramai menyoroti VAR. Gol The Gunners dipertanyakan.
Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Terungkap Pesan Terakhir Syafiq Ali Sebelum Dinyatakan Hilang di Gunung Slamet, Diduga Sempat Alami Hipotermia

Medsos sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya pendaki di gunung Slamet beberapa waktu lalu. Kini pendaki tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal.
Upaya Pencarian Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet: Lewat Tim SAR dan Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Ikut Bantu

Upaya Pencarian Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet: Lewat Tim SAR dan Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Ikut Bantu

Upaya pencarian Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet yang dinyatakan hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ternyata dilakukan dengan berbagai macam cara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT