GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut AHY Bakal Bertemu Puan, Ternyata Menuai Cibiran Tokoh-tokoh Elite Politik, Ada yang sebut Gimik!

Buntut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal bertemu Ketua DPP PDIP Puan Maharani, ternyata menuai cibiran dari tokoh-tokoh elite poli
Sabtu, 17 Juni 2023 - 05:27 WIB
Buntut AHY Bakal Bertemu Puan, Ternyata Menuai Cibiran Tokoh-tokoh Elite Politik, Ada yang sebut Gimik!
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal bertemu Ketua DPP PDIP Puan Maharani, ternyata menuai cibiran dari tokoh-tokoh elite politik, hingga ada yang menyebutkan hal itu sebuah gimik politik

Bahkan, Ketua DPP Partai NasDem, Sugeng Suparwoto angkat bicara dan menyebutkan bahwa pertemuan Ketua Partai Demokrat, AHY dan Puan Maharani adalah gimik politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan apa yang marah (pertemuan) ada yang ini, ini adalah gimik-gimik di luar, ya itu lah politik begitu,” ujarnya, saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2023).

Oleh karena itu, Sugeng mendukung wacana pertemuan antara AHY dan Puan.

“Justru kita mendorong kok kalau diundang partai lain. Meskipun di luar Koalisi Perubahan ini. Bagus banget, wong kita yang dorong justru ke sana kok,” jelas dia.

Meski begitu dia percaya dengan tim kecil alias tim penyuksesan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) Koalisi Perubahan dan Persatuan (KPP).

tvonenews

Tak hanya sampai situ saja, Ketua DPP Partai NasDem, Sugeng Suparwoto juga katakan, bakal ada kejutan dari partainya NasDem yang akan bertemu dengan partai politik lain. Hal ini imbas isu Partai Demokrat dan PDIP wacanakan pertemuan.

"Nanti ada surprise, jangan-jangan NasDem ketemu siapa," ujarnya, saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2023).

Bahkan, Sugeng melihat pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani adalah dinamika politik yang positif.

Sugeng juga merasa sowan politik ini harus dijadikan sebagai tradisi, sehingga tidak ada demokrasi yang terpecah-belah.

"Dan itu kan harus ditradisikan begitu malah. Jadi jangan ada yang namanya politik yang sifatnya rigid, yang sifatnya 'sopo siro sopo ingsun', aduh gawat itu," pungkasnya.

Anggota DPR ini pun menyebutkan bahwa pertemuan politik AHY-Puan akan menghilangkan rasa ketidakpercayaan masyarakat, menghilangkan ketegangan-ketegangan yang dirasa tidak perlu.

"Jadi sekali lagi, dengan senang hati Mas AHY komunikasi dengan Mbak Puan. Kita juga nanti menjalin komunikasi dengan siapa dengan siapa," ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua DPP PDIP Said Abdullah meminta rencana pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani jangan dikaitkan dengan hal apapun.

Termasuk dengan hubungan masa lalu Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dengan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia pun membantah Ketua Umum PDIP dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu memiliki memiliki konflik masa lalu hingga hubungan renggang sampai saat ini.

“Dari dulu enggak ada. Bagi saya begini lah sesungguhnya, kenapa sih kita itu menjadi bangsa yang selalu mengorek-ngorek luka, masa lalu,” ucap Said di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2023).

Sebelumnya, SBY juga telah buka suara soal rencana pertemuan tersebut. Menurut dia, pertemuan itu ada manfaatnya jika dilakukan dengan niat dan tujuan yang baik.

"Partai Demokrat selalu berpendapat pertemuan yang berangkat dari niat baik, tujuan baik, membahas masalah-masalah bangsa tentu ada gunanya," ujar SBY di Stadion GBK, Jakarta Pusat, Minggu (11/6/2023).

"Jadi itu yang dapat saya sampaikan sekarang. Ikuti saja perkembangannya, nanti yang jelas pertemuan niat baik dari mana pun siapa dengan siapa selalu membawa kebaikan terima kasih," sambung dia.

SBY menambahkan AHY juga sudah setuju dengan ajakan PDIP untuk bertemu dan siap berbincang-bincang.

"Yang saya tahu karena saya tidak menangani langsung sekarang ini, yang saya tahu AHY selaku pemimpin Partai Demokrat merespons ajakan dari Mbak Puan dari PDIP untuk melakukan pertemuan dan berbincang-bincang," tandasnya. 

Sementara, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mendukung partainya berbaikan dengan Partai Demokrat.

Hal ini merespons positif soal pertemuan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Djarot menyebut Presiden ke-5 RI ini juga mendukung jika partainya dan Demokrat bekerja sama di Pilpres 2024.

“Untuk persoalan kebangsaan, ibu sikapnya jelas, bagaimana kita semua harus bersatu untuk bisa membangun dan menjaga kesinambungan pembangunan Indonesia. Ibu memastikan seperti itu,” kata Djarot di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2023).

“Oleh sebab itu bagian dari niat yang baik Pak Sekjen sudah menawarkan kepada Partai Demokrat untuk melakukan komunikasi dan responsnya cukup positif,” lanjutnya.

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, artinya kedua partai tersebut memiliki persepsi yang sama dalam kontestasi pilpres.

Djarot menyampaikan Megawati sudah menugaskan Puan untuk membangun komunikasi dengan semua partai, dan menjadi Ketua Pemenangan Ganjar Pranowo. Oleh karenanya, hal yang wajar jika Puan bertemu dengan AHY.

“Kita di DPR, di Parlemen, dengan teman-teman dari Demokrat, NasDem itu guyub rukun, pengambilan keputusan selalu dengan musyawarah mufakat. Kami di komisi juga bersahabat baik dengan Demokrat,” ujar dia.

Untuk itu, dia berharap tidak ada pihak yang mengaitkan pertemuan itu dengan Pilpres 2024. 

Di samping itu, Politikus Demokrat Santoso menampik isu partainya berlabuh ke PDIP yang bisa memecah Koalisi Perubahaan untuk Persatuan (KPP) bersama NasDem dan PKS. Hal ini ia katakan menyikapi isu miring yang berkembang tentang Demokrat.

Menurutnya, Demokrat masih konsisten bersama NasDem dan PKS dalam koalisi perubahaan.

"Kami tetap konsisten, meskipun banyak penawaran di sana-sini. Ya, doakan supaya kami isiqamah dan imannya makin kuat," kata Santoso, Selasa (14/6/2023).

Santoso menjelaskan Demokrat memang kerap mendapat tawaran bergabung ke pemerintah sejak lama.

Namun, dia mengaku partainya telah mengambil sikap serius menjadi pengawas pemerintahan sebagai oposisi.

"Kami yakin bahwa Demokrat DNA-nya adalah konsisten. Selama ini, 10 tahun jadi oposisi. Ya, kita tetap oposisi, meski ditawarkan (ke pemerintah)," jelasnya.

Selain itu, Santoso menuturkan pertemuan antara Demokrat dan PDIP ialah sebuah silaturahmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, dia menegaskan bahwa setiap kader Demokrat akan mendukung apa pun keputusan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya sebagai kader dukung Ketum AHY, apalagi itu bertujuan untuk soliditas kita sebagai bangsa dan negara menghadapi Pemilu 2024," imbuhnya. (lpk/saa/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG: Ancaman Tsunami Berstatus Siaga 0,5-3 Meter di NTT, NTB, Sulsel

BMKG mengonfirmasi adanya ancaman tsunami berstatus Siaga dengan potensi ketinggian gelombang 0,5 - 3 meter di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) usai gempa tektonik magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Imbau Warga Waspada Pascagempa Magnitudo 7,7

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

KPK Sesalkan Adanya Dugaan Intimidasi Terhadap Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengaku bahwa menyesalkan adanya kabar tersebut. Pasalnya, baik saksi maupun tersangka harus terjamin keselamatannya.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Selengkapnya

Viral