News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Gabung Pondok Pesantren Al Zaytun, Alumni Ponpes Akhirnya Jujur Soal Ini , Ternyata Dirinya Pernah...

Pondok Pesantren Al Zaytun kini menjadi sorotan usai beragam kontroversi yang terjadi di dalam Ponpes yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu.
Sabtu, 17 Juni 2023 - 11:32 WIB
Pondok Pesantren Al Zaytun
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Pondok Pesantren Al Zaytun kini tengah menjadi sorotan usai beragam kontroversi yang terjadi di dalam Pondok Pesantren yang berlokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat itu.

Setelah sempat viral video yang menunjukan ibadah salat Idul Fitri 1444 H di Ponpes Al Zaytun yang mencampurkan jemaah wanita dan lelaki di satu shaf salat yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah viralnya video tersebut, satu persatu kontroversi serta keanehan dalam beribadah di Ponpes Al Zaytun pun mulai terungkap.

Mulai dari salam kristen yang dipimpin oleh Panji Gumilang selaku pemimpin Ponpes Al Zaytun, sampai Azan nyeleneh yang dilakukan di Ponpes tersebut.

Bahkan diketahui pemimpin Ponpes Al Zaytun yakni Panji Gumilang pernah meragukan keabsahan Alquran hingga menyuruh para santrinya untuk membaca Alkitab. 

Tak hanya itu, ketika Idul Fitri dia juga pernah membawakan khutbah dengan mengutip ayat Injil.

Imbas dari segala kontroversi dari Pondok Pesantren Al Zaytun, kini Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang itu pun dikaitkan dengan organisasi Negara Islam Indonesia atau NII.

Terkait hal tersebut tim tvOne pun mewawancarai salah satu alumni dari ponpes Al Zaytun. Pada tayangan Fakta tvOne, Riky yang merupakan alumni ponpes Al Zaytun mengungkapkan aktivitas di ponpes Al Zaytun.

Ketika ditanya terkait segala aktivitas yang terjadi didalam Al Zaytun, Riky mengatakan kalau selama ia menuntut ilmu tidak ada aktivitas seperti yang dinarasikan. 

"Saat saya menjadi santri, kalau misalnya saya singgung dengan masalah yang sekarang, itu semua terbantahkan di rentang tahun 2000 sampai tahun 2006," kata Riky.

Menurutnya tidak ada hal yang mencurigakan baik itu terkait pelajaran hingga penggalangan dana pendidikan saat itu.

"Saat saya jadi santri tidak ada yang mencurigakan, termasuk dana mungkin kalau dana saya ngerasa nggak tersinggung, karena memang kita bayar 9 juta saat itu di awal untuk 6 tahun pendidikan saya merasa itu sebuah profit," sambungnya. 

Bahkan selama menuntut ilmu di Ponpes Al Zaytun, Riky tidak pernah berpikir kalau ponpes tersebut ada kaitannya dengan Negara Islam Indonesia (NII) termasuk soal pendanaan.

"Saya nggak berpikir bahwa itu NII karena biasanya disaat satu murah Muharram banyak orang berbondong-bondong orang datang ke waktu itu untuk bersedekah
ke pembangunan masjid sampai bermiliaran. Nah, perkara uangnya dijadikan ke masjid atau menjadi biaya operasional itu saya nggak bisa jawab," terangnya.

"Tapi setiap ada event pasti digelar untuk bersedekah bagi Ricky tidak ada yang mencurigakan ketika dirinya masih aktif sebagai santri pondok pesantren Al Zaytun," lanjutnya.

Namun dalam kesempatan tersebut, kepada tim Fakta tvOne Riky menyampaikan sebuah kisah yang cukup mengejutkan.

Pada tahun 2022 silam, Riky mengaku sempat bertemu salah satu Ustaz yang menjadi pengajar di Ponpes Al Zaytun.

Ia dihubungkan dengan salah seorang teman Majelis Taklim nya yang mengatakan kalau salah seorang Ustaz dari Ponpes Al Zaytun ingin menemuinya.

"Saya pernah mau dibaiat, ketemu di tahun 2022 ini cerita pribadi saya. Ada Ustaz dari
Al Zaytun yang mengobrol bahas lah ayat per ayat sampai dia memenggal sebuah ayat soal masuk Islam secara kaflah, hukum yang diterapkan hukum Islam, kehidupan dijalankan sesuai kehidupan Islam, " kata Riky.

Janggal dengan obrolan tersebut, Riky menduga kalau Ustaz tersebut berniat untuk memprospeknya masuk kedalam organisasi NII.

"Seolah-olah ingin memprospek saya, saya disitu sangat mengaminkan kalo itu NII, saya sempat bilang kalau ustad sadar ini salah salah tolong jangan disebarkan,"  ungkap Riky.

Saat ini, setelah serangkaian kontroversi yang muncul di Pondok Pesantren membuat masyarakat geram hingga berujung aksi demo pada Kamis (15/6/2023).

Ribuan Massa yang tergabung dalam Forum Indramayu Menggugat (FIM) menggeruduk Pondok Pesantren Al Zaytun dan juga menyampaikan 5 tuntutan pada Ponpes Al Zaytun.

Pertama, massa aksi mendesak pihak MUI dan Kementerian Agama untuk mengusut tuntas adanya dugaan ajaran sesat di Pondok Pesantren Al Zaytun. 

Kedua, mengusut tuntas adanya dugaan tindak pidana pemerkosaan yang dilakukan oleh pimpinan Ponpes Al Zaytun, Syekh Panji Gumilang.

Ketiga, pihaknya FIM menduga Ponpes Al Zaytun telah merampas tanah rakyat dan menguasai ribuan hektare yang tidak jelas izin peruntukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat, massa aksi yang berunjuk rasa meminta untuk pembuatan dermaga khusus Al Zaytun di Kecamatan Kandanghaur segera dihentikan.

Kelima, massa menilai Ponpes Al Zaytun tidak memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar. (akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora

Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Pertimbangkan Tambah Pemain Diaspora

Pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyatakan masih membuka peluang untuk menambah pemain diaspora baru setelah menjalani dua laga uji coba melawan China U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026.
H-10 Ramadhan 2026: Tradisi Ruwahan atau Munggahan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Begini Kata Buya Yahya

H-10 Ramadhan 2026: Tradisi Ruwahan atau Munggahan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Begini Kata Buya Yahya

H-10 Ramadhan 2026: Tradisi ruwahan atau munggahan, memangnya diperbolehkan dalam Islam? Begini penjelasan Buya Yahya.
Seusai Dihajar China, Nova Arianto Bicara Jujur soal Kualitas Timnas Indonesua U-17

Seusai Dihajar China, Nova Arianto Bicara Jujur soal Kualitas Timnas Indonesua U-17

Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto menyebut penampilan timnya masih jauh dari harapan saat menelan kekalahan telak 0-7 dari China pada laga uji coba di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (8/2/2026).
102 Pohon di Makassar Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

102 Pohon di Makassar Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem

102 pohon tumbang sejak Januari 2026 akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sulawesi Selatan. Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman di Makassar, Minggu, mengatakan sejak 1 hingga akhir Januari 2026 telah mencapai 102 pohon yang tumbang.
Longsor di Jalur Rinjani Lombok Timur, Dua Alat Berat Dikerahkan

Longsor di Jalur Rinjani Lombok Timur, Dua Alat Berat Dikerahkan

Material tanah longsor yang menutupi jalan wisata Pusuk Sembalun di bawah Kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, dibersihkan oleh dua unit alat berat yang dikerahkan.
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.

Trending

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Jelang Ramadan 1447 H, Hotel dan Restoran di Sleman Mulai Luncurkan Program Buka Puasa

Jelang Ramadan 1447 H, Hotel dan Restoran di Sleman Mulai Luncurkan Program Buka Puasa

Kurang dari dua minggu jelang bulan suci Ramadan, sejumlah hotel dan restoran di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai mempromosikan paket khusus buka puasa.
H-10 Ramadhan 2026: Tradisi Ruwahan atau Munggahan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Begini Kata Buya Yahya

H-10 Ramadhan 2026: Tradisi Ruwahan atau Munggahan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam? Begini Kata Buya Yahya

H-10 Ramadhan 2026: Tradisi ruwahan atau munggahan, memangnya diperbolehkan dalam Islam? Begini penjelasan Buya Yahya.
Longsor di Jalur Rinjani Lombok Timur, Dua Alat Berat Dikerahkan

Longsor di Jalur Rinjani Lombok Timur, Dua Alat Berat Dikerahkan

Material tanah longsor yang menutupi jalan wisata Pusuk Sembalun di bawah Kaki Gunung Rinjani Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Minggu, dibersihkan oleh dua unit alat berat yang dikerahkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT