GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerap Dihujat Sesat, Penulis Buku Kristen Muhammadiyah Justru Merasa Beruntung. Ini Alasannya

Buku berjudul "Kristen Muhammadiyah" edisi terbaru karya Fajar Riza Ul Haq sempat memicu polemik di jagat digital. Bahkan ada yang menuding penulisnya sesat.
Minggu, 18 Juni 2023 - 08:30 WIB
Buku berjudul "Kristen Muhammadiyah" edisi terbaru karya Fajar Riza Ul Haq sempat memicu polemik di jagat digital. Bahkan ada yang menuding penulisnya sesat.
Sumber :
  • Antara

Selain itu, dalam buku itu dijelaskan interaksi harmonis antara pelajar Muslim, Kristen, dan Katolik yang bersekolah di lembaga pendidikan Muhammadiyah. Para pelajar itu sama sekali tidak menonjolkan identitas keagamaannya. Yang terjadi justru saling menghargai serta memiliki rasa toleransi yang kuat.

Penulis ingin meningkatkan dan menguatkan praktik toleransi khususnya kepada generasi penerus bangsa tentang pentingnya toleransi di negara multikultural seperti Indonesia ini. Buku tersebut juga ingin menunjukkan bahwa hadirnya Muhammadiyah di tengah masyarakat minoritas Muslim sangat diterima, bahkan membantu meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di daerah 3-T.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fajar menyayangkan masih ada sebagian kecil yang menjadikan bukunya itu sebagai "bancakan" untuk menyerang Muhammadiyah, padahal yang bersangkutan dipastikan belum pernah membaca isinya. Indonesia memang merupakan salah satu negara dengan minat baca masyarakatnya yang masih rendah. Berani menghakimi sebelum memahami, mencerminkan masih rendahnya literasi itu.

Yang lebih menyedihkan lagi, sebagian warga internet mudah terprovokasi hanya dengan membaca judul buku, sudah berani berkomentar negatif bahkan langsung menghujat sebelum membaca isi dari buku itu. Masalah tersebut menjadi perhatian setiap insan, agar tidak terbiasa melihat buku hanya dari sampulnya karena yang terpenting dari buku itu adalah isinya.

Walaupun penulis sempat mendapatkan hujatan dari segelintir orang tidak melek literasi, itu tidak menyurutkan tekadnya membantu anak-anak kurang beruntung agar mereka bisa mendapatkan pendidikan. Selain menuai respons kurang bersahabat, kehadiran buku ini mendapatkan apresiasi dari kalangan tokoh agama Kristen. Ada yang menjadikan buku itu sebagai salah satu referensi pembelajaran tentang toleransi khususnya dalam menanamkan jiwa tenggang rasa di kalangan generasi penerus bangsa. Dari keriuhan komentar tentang buku tersebut, kita seolah diingatkan peribahasa yang berbunyi "jangan menilai buku dari sampulnya."(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragis! Kapten KMP Kaldera Toba Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tragis! Kapten KMP Kaldera Toba Ditemukan Tewas Gantung Diri

Seorang kapten KMP Kaldera Toba, Tunggul Simanjuntak (52) ditemukan tidak bernyawa di dalam ruangan (Room door kapal) pada Jumat (20/2/26) pukul 14.00 WIB. Men
Tiga Bulan Belum Kunjung Surut, Banjir di Lamongan Dapat Perhatian Kusus BNPB

Tiga Bulan Belum Kunjung Surut, Banjir di Lamongan Dapat Perhatian Kusus BNPB

Banjir akibat Luapan Sungai Bengawan Jero yang merendam sejumlah kecamatan di Lamongan tiga bulan terakhir belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Jadi Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Belu NTT

Penyanyi Jebolan Indonesian Idol Piche Kota Jadi Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Belu NTT

Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 Wita di sebuah hotel di Atambua, Kabupaten Belu.
Marc Klok Siap Comeback, Persib Bandung Dapat Suntikan Energi

Marc Klok Siap Comeback, Persib Bandung Dapat Suntikan Energi

Marc Klok kembali latihan bersama Persib usai cedera. Kondisinya makin kuat dan siap comeback, jadi angin segar bagi Maung Bandung hadapi jadwal padat Super League.
Dwi Sasetyaningtyas Geram Latar Penerima LPDP Dikuliti, Buntut Pamer Paspor Anak jadi WNA Inggris: Negara Gak Kasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Geram Latar Penerima LPDP Dikuliti, Buntut Pamer Paspor Anak jadi WNA Inggris: Negara Gak Kasih ke Saya

Sebelum menyesal, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas kesal status alumni penerima beasiswa LPDP dicibir netizen perkara konten paspor anak menjadi WNA Inggris viral.
Mauricio Souza Minta Maaf dan Beberkan Alasannya Kembali Terkena Kartu Kuning: Saya Ceroboh!

Mauricio Souza Minta Maaf dan Beberkan Alasannya Kembali Terkena Kartu Kuning: Saya Ceroboh!

Pelatih Persija Mauricio Souza protes ketiadaan VAR usai menang dramatis atas PSM, akui gestur lempar botol ceroboh hingga diganjar kartu kuning.

Trending

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT