News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terekam Kamera, Sekelompok Pemotor Keroyok Pengemudi Ojek Daring di Bandung

Para korban mengalami luka memar dan trauma. selain itu, motor salah seorang pengendara ojek daring mengalami kerusakan di bagian depan. 
Senin, 8 November 2021 - 12:23 WIB
Cuplikan layar rekaman CCTV - sekelompok orang menyerang pengemudi ojek daring.
Sumber :
  • tim tvOne - Asep Barbara

Bandung, Jawa Barat - Aksi sekelompok orang menyerang empat orang pengemudi ojek daring di kawasan Jalan Japati, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, terekam kamera CCTV. Dalam rekaman, kelompok bermotor tersebut merusak motor hingga mengeroyok dua orang pengemudi ojek daring dengan menggunakan kayu dan batu. 

Para korban mengalami luka memar dan trauma. selain itu, motor salah seorang pengendara ojek daring mengalami kerusakan di bagian depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rekaman kamera pengintai di salah satu rumah warga, terlihat gerombolan bermotor tiba-tiba datang dan menyerang empat orang pengendara ojek daring yang sedang mangkal di kawasan Jalan Japati, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. 

Dalam rekaman itu, para pengemudi ojek daring langsung lari untuk menyelamatkan diri. Namun dua orang ojol pasrah hingga dikeroyok segerombolan orang dengan ranting dan batu yang berada di dalam selokan. 

Salah seorang korban mengatakan para pelaku yang berjumlah dua puluh orang tersebut tiba-tiba datang dan mengeroyok empat pengemudi ojek online yang sedang mangkal. 

Para korban sendiri tidak mengetahui motif para pelaku mengeroyok para korban, korban mengalami trauma akibat di keroyok para pelaku. Selain itu, salah seorang korban pengeroyokan juga mengalami luka memar di bagian wajah serta luka benjolan di bagian atas kepala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pas waktu beres ngojek itu kan saya mau pulang kita ada dua orang, pas mau pulang kita lihat temen dan rencana untuk pamitan, tidak lama datang beberapa motor, dan mereka satu motornya dempet tiga orang, datang entah itu ketuanya dia sambil membawa senjata tajam sejenis kaya Belati, dia sambil menodongi kita berlima, sambil teriak, Siapa yang mukulin temen saya, Otomatis dari kita semua kaget, dan mereka langsung nyerang secara membabi buta," kata Andri Sugianto, Korban Pengeroyokan, Senin (8/11/2021).

Para korban sendiri sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian. Disamping itu, petugas juga sudah mengantongi identitas para pelaku. (Asep Barbara)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral