GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencari Rumput Kaget Dikiranya Sampah Ternyata Ada Mayat dalam Kerung Warna Putih

Warga Arca Totok Kerot, Kediri digegerkan dengan penemuan mayat dalam karung. Kasus penemuan mayat dalam karung tersebut, kini ditangani Polsek Pagu, Kediri.
Sabtu, 8 Juli 2023 - 17:09 WIB
Temuan mayat dalam karung di dekar arca Totok Kerot, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (8/7/2023).
Sumber :
  • ANTARA/ HO- warga

Kediri, tvOnenews.com - Warga Arca Totok Kerot, Kediri digegerkan dengan penemuan mayat dalam karung.

Kasus penemuan mayat dalam karung tersebut, kini ditangani Polsek Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Pagu AKP Suharsono mengemukakan mayat dalam karung tersebut pertama kali ditemukan oleh Sapi’i, warga yang sedang mencari rumput di area Arca Totok Kerot, Kabupaten Kediri.

“Tadi ditemukan Pak Sapi’i yang sedang merumput (mencari rumput),” kata Kapolsek Pagu di Kediri, Sabtu (8/7/2023).

Pihaknya juga langsung ke lokasi dan koordinasi dengan Polres Kediri terkait temuan tersebut.

Polisi langsung ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi pun juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui temuan itu.

Ia juga mengaku belum mengetahui identitas dari jenazah tersebut. Jenazah tidak dibuka saat temuan awal dan langsung dievakuasi petugas. 

Saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara, Kediri untuk keperluan visum.

“Dari Polsek Pagu dan Polres Kediri kami melakukan penyelidikan. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri,” kata Suharsono.

Imam Khanafi (45), warga Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, yang juga mengetahui temuan bungkusan itu mengatakan sudah tahu ada bungkusan tersebut sejak Kamis (6/7) pukul 14.00 WIB.

Saat itu dirinya mengira karung tersebut hanya bungkusan sampah dan dibuang ke lokasi itu.

Karung sempat menyumbat saluran irigasi sebab mengganggu jalannya air yang mengalir ke sawah yang yang ditanami jagung.

Dia lalu mengangkatnya ke atas tanah yang ditanami rumput gajah tersebut.

"Saya lihat di saluran irigasi sini, lalu saya angkat ke atas terus saya pergi. Saya pikir bukan mayat,” kata Imam Khanafi.

Imam tidak berpikir lebih jauh isi dari karung tersebut dan langsung melanjutkan pekerjaannya di sawah.

Dirinya kaget dengan ramainya temuan mayat dalam karung yang sempat ia pindahkan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tahunya baru ini. Waktu itu tidak ada bau. Saya juga tidak tahu kalau ternyata isi karung adalah mayat. Malahan saya kira isinya sampah," kata Imam Khanafi.

Sementara itu, lokasi temuan mayat dalam karung itu juga langsung dipadati warga. Petugas pun langsung memasang garis polisi, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.(ant/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral