News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir di Sampit Semakin Parah setelah Hujan Mengguyur selama Tujuh Jam

Kondisi banjir paling parah terjadi di sekitar Jalan Anang Sentawi. Di sini, ketinggian airnya bahkan hingga mencapai 80 cm
Jumat, 12 November 2021 - 10:38 WIB
Banjir di Kota Sampit Semakin Parah
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Memasuki hari kedua, banjir yang terjadi di dalam Kota Sampit semakin parah. Hal ini disebabkan hujan lebat kembali turun mengguyur wilayah tersebut selama hampir 7 jam lamanya, pada hari Kamis (11/11/2021) kemarin, mulai sore hingga tengah malam.

Kondisi banjir paling parah terjadi di sekitar Jalan Anang Sentawi, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru, Ketapang. Di sini, ketinggian airnya bahkan hingga mencapai 80 cm, atau melebihi lutut orang dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya merendam jalan dan pekarangan, air juga masuk ke dalam rumah-rumah warga, dan karena naiknya air terjadi tengah malam, banyak warga di sana mengaku tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka dan terpaksa merelakannya terendam air.

"Mau bagaimana lagi, Mas, naiknya air sudah tengah malam, dan cepat lagi masuknya ke dalam rumah. Gak ada harta benda atau prabot rumah tangga yang sempat kami selamatkan," ungkap Sawiyah (50), warga Jalan Anang Sentawi, dengan nada pasrah, Jumat.

Menurut Sawiyah, hampir rata-rata rumah tetangganya pun mengalami nasib yang sama, karena mereka memang tidak menyangka air sampai masuk ke dalam rumah.

"Di sini memang sering terjadi banjir, bahkan setiap hujan lebat bisa dikatakan selalu kebanjiran, tapi banjir kali ini adalah yang paling parah. Belum pernah saya mengalaminya selama puluhan tahun tinggal di sini," timpalnya lagi.

Sawiyah dan warga lainnya yang tinggal di kawasan tersebut sangat berharap, masalah ini bisa menjadi perhatian dari pihak pemerintah daerah, sebab ada kemungkinan banjir yang terjadi di lingkungan mereka ini adalah akibat buruknya jaringan drainase yang mampet akibat sampah atau mengalami pendangkalan.

"Aliran air di sini langsung ke sungai Mentawa (anak sungai Mentaya), tapi entah kenapa kali ini air sepertinya gak bergerak, mungkin sungai Mentawa sudah dangkal, sehingga lambat air mengalir," sebut Rusli, tetangga Sawiyah menimpali penjelasan.

Sementara itu, pihak BPBD Kotim, mengaku sudah melakukan pemantauan banjir dalam kota Sampit, dan mereka ada menemukan sebanyak 16 titik banjir.

"Ada 16 titik banjir di kecamatan kota yaitu kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kecamatan Baamang," ungkap Rihel Magat, Kepala BPBD Kotim, Jumat.

Menurutnya ada beberapa faktor yang menjadi penyebab banjir, yang pertama adalah akibat tingginya intensitas curah hujan dalam dua hari terakhir ini, dan faktor kedua adalah kondisi sungai Mentaya yang tengah pasang tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu keadaan ini semakin diperparah dengan kondisi drainase di sekitar titik banjir yang banyak tersumbat akibat sampah dan pendangkalan akibat sedimentasi.

"Ketiga faktor tersebut membuat terjadinya penumpukan air di daerah-daerah rendah, karena air sulit mengalir," pungkasnya. (Didi Syachwani/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Melegakan, Lalu Lintas Kapal Komersial di Selat Hormuz Terus Meningkat

Di tengah berlanjutnya perundingan setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

Hari Ini Harga BBM Non Subsidi Turun, Berikut Daftarnya

PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, dan Pertamax Turbo turun mulai 1 Juli 2026.
Kang So-hwi Masih Jauh di Atas Megawati Hangestri, Intip Daftar Gaji Tertinggi Pemain Lokal Liga Voli Korea 2026-2027

Kang So-hwi Masih Jauh di Atas Megawati Hangestri, Intip Daftar Gaji Tertinggi Pemain Lokal Liga Voli Korea 2026-2027

Menariknya, gaji pemain lokal seringkali jauh di atas pemain asing baik dari kuota Asia mau pun non Asia. KOVO pun resmi mengumumkan daftar gaji yang diterima para pemain lokal pada Selasa (30/6/2026).

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Swedia

Timnas Prancis menatap babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri. Di sisi lain, Timnas Swedia melangkah ke babak knockout melalui tiket lolos salah satu tim peringkat 3 terbaik.
Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Isu Tarif Ojol Naik usai Potongan Komisi Aplikator jadi 8 Persen per 1 Juli, Menhub: Kalau Naik, Bisa Jadi Bumerang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa tarif ojek online tidak akan naik setelah diterapkannya pemangkasan komisi maksimal 8 persen per 1 Juli 2026.
Bongkar Kasus Judi Online Situs 1XBET, Ini Peran Empat Orang Tersangka

Bongkar Kasus Judi Online Situs 1XBET, Ini Peran Empat Orang Tersangka

Tim Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya membongkar kasus judi online situs 1XBET dan website lain yang memuat konten perjudian. Sebanyak empat orang ditetapkan sebagai tersangka.
Selengkapnya

Viral