News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Begini Cara NII KW9 Kumpulkan Uang, Ada Pungutan Khusus Orang Bersalah Untuk Membersihkan Hati?

Mantan anggota Negara Islam Indonesia atau NII KW9 akhirnya buka-bukaan mengenai penggalangan dana untuk organisasai ini. Diketahui ternyata ada penggalangan
Selasa, 18 Juli 2023 - 14:00 WIB
Potret mantan anggota NII KW9 ketika sedang melakukan wawancara dengan tvOne
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Sejak kasus Pondok Pesantren Al Zaytun mencuat, nama Negara Islam Indonesia atau NII turut disebut-sebut.

Mantan anggota Negara Islam Indonesia atau NII KW9 buka-bukaan tentang menggalang dana yang pernah dilakukannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laki-laki bernama Zulfikar tersebut membeberkan fakta terkait NII KW9 ini pada tim tvOnenews dalam program Fakta tvOne. Zulfikar mengaku pertama kali bergabung dengan NII KW9 di tahun 1992 dan memutuskan keluar di tahun 1996.

Zulfikar menyebut bahwa pengumpulan dana yang digalang oleh NII KW9 ini cenderung sudah berlebihan. Dirinya bahkan mengatakan bahwa diberlakukan sanksi berat jika tidak mau melakukan penggalangan dana.

“Tengah malam kita mau istirahat, badan kita udah lelah, mereka paksa untuk cari uang sekarang juga,” sebut Zulfikar terhadap tim tvOne (17/07/2023).

Ia menyebut bahwa perintah untuk menyelenggarakan pengumpulan dana tersebut datang dari atasan.

“Karena pimpinan butuh uang. Di sini ada komando-komando, namanya idariyah-idariyah yang bertingkat,” tambah Zulfikar.

Ada berbagai iuran dalam NII KW9

Pada tvOnenews, Zulfikar mengatakan bahwa ada beragam pungutan yang diberlakukan pada anggota NII KW9. Pungutan tersebut antara lain adalah infaq, sodaqoh, ta’tawu, harakat ramadhan, harakat qurban, aqiqah, dan masih banyak lagi.

Selain pungutan di atas, pada NII KW9 juga ada iuran khusus yang diberlakukan bagi orang yang berbuat kesalahan. Pungutan ini dilakukan agar hati jadi lebih bersih setelah melakukan kesalahan atau dosa.

Menurut pengakuan Zulfikar, besaran pungutan khusus orang yang bersalah ini seikhlasnya saja.

“Kemudian kalau kita berbuat perbuatan dosa, supaya hati kita bersih, kita wajib seikhlasnya membayar supaya memberikan uang supaya kita bersih,” ungkap Zulfikar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata jarang diketahui juga bahwa dalam NII KW9 memiliki aturan khusus terkait perekrutan jemaah. Menurut pengakuan Zulfikar semakin banyak jemaah yang direkrut maka semakin banyak juga uang yang terkumpul.

Zulfikar mengatakan bahwa para jemaah rela untuk memberikan iuran sebagai bukti ketakwaan. Selama bergabung ia juga mengaku kerap membuat kegiatan dan mengirim proposal ke masjid-masjid dengan mengatasnamakan kaum dhuafa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral