News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panji Gumilang Nada Bicaranya Tinggi, Bilang Kalau B.J Habibie Datang ke Al Zaytun Tak Sumbang Sepeserpun Uang

Dalam sebuah kesempatan perayaan 1 Muharram di Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang selaku pimpinan ponpes tersebut menyampaikan sebuah fakta yang cukup menarik.
Minggu, 23 Juli 2023 - 20:23 WIB
Kolase Panji Gumilang
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan saat perayaan 1 Muharram di Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang selaku pimpinan ponpes tersebut menyampaikan sebuah fakta yang cukup menarik.

Ditengah berbagai polemik yang tengah menerpa Pondok Pesantren Al Zaytun belakangan ini, ponpes pimpinan Panji Gumilang itu masih terus aktif dalam menggelar berbagai kegiatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya adalah perayaan rutin setiap tahunnya yakni perayaan 1 Muharam beberapa waktu yang lalu.

Belakangan muncul isu yang mengatakan kalau perayaan 1 Muharam di Ponpes Al Zaytun merupakan momentum Panji Gumilang mengumpulkan dana untuk keberlangsungan organisasi Negara ISlam Indonesia KW9.

Sempat beredar kabar di masyarakat yang menyebutkan kalau momen perayaan 1 Muharram yang digelar oleh Ponpes Al Zaytun merupakan cara Panji Gumilang untuk menggalang dana dari para anggota NII.

Sehingga pada perayaan 1 Muharam di Ponepes Al Zaytun beberapa waktu yang lalu pun mendapatkan perhatian dari masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Panji Gumilang menyampaikan jumlah dana berupa infaq dan Shadaqah yang berhasil dikumpulkan oleh Ponpes Al Zaytun di perayaan 1 Muharam tahun ini.

"Saya menyampaikan ada nggak sedekah Muharram itu dapat berapa? Syekh mencatat  itu jumlahnya ada Rp. 1.914 545.000, dari Amerika pun datang, nggak terlalu banyak angkanya tapi nilainya cukup banyak kalau di Indonesia kan yaitu 10.000 USD," ungkap Panji Gumilang.  

"Kemudian punya tetangga Singapura ada juga dolar Singapura di sini 2.300, Malaysia ini ada Ringgit kalau di narasikan 20.000 Ringgit, Alhamdulillah," terangnya.

Panji Gumilang mengatakan kalau seluruh uang yang terkumpul tidak akan ia simpan ke bank karena menurutnya saat ini bank tidak bisa menjaga kerahasiaan nasabahnya buntut dari dibekukannya 256 rekening atas nama Panji Gumilang oleh PPATK. 

"Syekh mengambil kebijakan bahwa uang ini jangan disimpan di bank. Mengapa? karena bank sudah tidak bisa merahasiakan kekayaan nasabahnya yang disimpan di bank. Buktinya seluruh yang kita simpan di bank itu diumumkan bahwa rekeningnya sekian banyak, rekeningnya diumumkan lagi ada 15 triliun," terangnya.

"Ini sesuatu yang sulit untuk dimengerti sebuah negara yang mestinya melindungi hak-hak warga negaranya," kata Panji Gumilang.

Panji Gumilang juga menyinggung aliran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pihak pemerintah yang untuk Al Zaytun pada tahun ini alirannya dibekukan.

"Kita mendapat dana BOS, Bantuan Operasional Sekolah untuk tahun ini yang semestinya bisa diturunkan, juga diblokir jadi nggak turun," ungkapnya.

Meski begitu Panji Gumilang tidak memusingkan hal tersebut, karena menurutnya Al Zaytun masih bisa berdiri dan erjalan meski tidak mendapatkan dana bantuan dari pemerintah.

"Saya gembira kalau BOS ditahan tidak diberikan, sangat gembira tidak usah sedih, untuk apa sedih," sambungnya.Namun ternyata dalam kesempatan tersebut, Panji Gumilang menyampaikan sebuah fakta menarik ketika dirinya tengah menyampaikan pidato pembuka.

Dimana Panji Gumilang mengatakan kalau B.J Habibie yang pada saat itu menjabat sebagai Presiden Indonesia tidak pernah memberikan biaya triliunan pada Al Zaytun
saat berkunjung.

"Waktu berdiri juga nggak dapat apa-apa ada menteri yang mengatakan waktu berdiri Pak Habibie memberikan dana 1,2 triliun, Syekh akan tuntut omongan itu. Saudara-saudara Pak Habibie datang ke sini satu sen pun tidak memberikan kepada kita  Al Zaytun," ungkapnya. 

"Wahai menteri yang pernah mengatakan bahwa beliau Pak Presiden Habibie pada waktu datang kemari memberikan dana 1,2 triliun atas saran sahabat Syekh yang bernama Profesor Malik Fajar Yang ketika itu Menteri Agama, ketahuilah itu omong kosong dan Syekh akan menuntut omongan itu," tegas Panji Gumilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Al Zaytun berdiri memang oleh bangsa Indonesia, namun bukan dari dana APBN. Pak Habibie sebagai presiden datang kemari itu bagi kita sebuah penghormatan. Kami merasa terhormat karena bapak presiden mencantumkan tanda tangannya untuk membuka pembelajaran daripada Pesantren Al Zaytun Indonesia ini," sambungnya 

"Satu sen pun satu tidak membawa dana seperti yang diucapkan oleh salah seorang menteri negara, supaya dipahami oleh bangsa Indonesia sehingga bangsa Indonesia ini tidak dikacaukan pikiran oleh ungkapan-ungkapan pejabat publik yang bertanggung jawab itu," tutupnya. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Eks Pelatih Arab Saudi yang Pernah Repotkan Timnas Indonesia Ini Gagal Total di Piala Dunia 2026

Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Eks Pelatih Arab Saudi yang Pernah Repotkan Timnas Indonesia Ini Gagal Total di Piala Dunia 2026

Bak jatuh tertimpa tangga, eks pelatih Arab Saudi, Herve Renard, yang pernah repotkan Timnas Indonesia Ini gagal bawa tim barunya bersinar di Piala Dunia 2026.
Jokowi Terima Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Jokowi Terima Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari 5 Kerajaan Adat Lampung

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menerima gelar adat kehormatan Baginda Pemuka Bangsa dari lima kerajaan adat Lampung.
Polisi Tetapkan Warga Negara Papua Nugini Sebagai Tersangka Pengedar Ganja

Polisi Tetapkan Warga Negara Papua Nugini Sebagai Tersangka Pengedar Ganja

Polisi menetapkan seorang warga negara Papua Nugini (PNG) berinisial JH (33) sebagai tersangka pengedar ganja, setelah kedapatan membawa 62 paket barang itu seberat total 1,6 kilogram di Kota Jayapura.
Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Pemerintah menunjuk PT KAI sebagai leading sector pelaksanaan beautifikasi sekaligus pengembangan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang semakin beragam.
Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Cristiano Ronaldo ternyata pernah nyaris gabung AC Milan pada 2018. Fakta mengejutkan itu diungkap mantan direktur olahraga Rossoneri, Massimiliano Mirabelli.
Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral