GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jarah 10 Ton Kayu di Hutan Lindung Giam Siak Kecil, Pelaku Illegal Logging Dibekuk Krimsus Polda Riau 

Aparat lantas menyisir Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan ditemukan barang bukti kayu kurang lebih 10 ton dengan jenis rimba campuran.
Rabu, 17 November 2021 - 11:39 WIB
Tumpukan Kayu hasil Pembalakan Liar di Hutan Lindung Giam Siak Kecil
Sumber :
  • Muhammad Arifin

Bengkalis, Riau - Patroli Udara yang dilakukan Kapolda Riau berhasil mendeteksi aktivitas pembalakan liar atau illegal logging di hutan lindung atau cagar biosfer Giam Siak Kecil. Komplotan mafia kayu Mat Ari alias Anak Jenderal itu ditangkap aparat. Mereka menjarah sebanyak 10 ton kayu siap angkut.

Di lokasi, tim menemukan kegiatan pemuatan kayu log atau gelondongan di tepi Sungai Siak Kecil. Petugas lalu menghentikan kegiatan tersebut dan menanyakan siapa pemilik kayu log. Mereka mendapat informasi bahwa pemiliknya adalah Mat Ari alias Anak Jenderal yang kemudian berhasil diamankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aparat lantas menyisir Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan ditemukan barang bukti kayu kurang lebih 10 ton dengan jenis rimba campuran. 

Kayu dibawa dari hutan ke sungai dan diangkut ke darat. Terlihat banyak tumpukan-tumpukan kayu di dalam hutan. Demikian pun hutan di Kerumutan juga tak luput dari ulah penjarah. Nampak jejak penebangan kayu dan tenda-tenda biru berdiri di tengah rimbunnya hutan Kerumutan.

"Benar, kita gulung komplotan illegal logging di Sungai Mandau di Teluk Nibung dan juga Sungai Linau," jelas Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Selasa (16/11/2021).

Agung mengatakan komplotan mafia kayu yang dipimpin Mat Ari ditangkap oleh tim gabungan yang didukung personel Brimob. Operasi penangkapan dilakukan setelah sehari sebelumnya dilakukan patroli udara dan menemukan aktivitas perambahan hutan di beberapa lokasi.

"Ini komplotan pimpinannya Mat Ari alias Anak Jenderal. Itu adalah lokasi yang kemarin saya lihat dari atas (patroli udara). Kayu illegal logging dihanyutkan ke sungai oleh kelompok Mat Ari," tambahnya,

Kapolda memastikan  menindak tegas pelaku perambahan hutan. Penindakan tidak hanya sampai ke pekerja, tapi ia memastikan akan membongkar sampai ke pemodal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Agung mengatakan perambahan hutan menjadi pintu awal terjadinya kerusakan lingkungan di Riau. Semula hutan dirusak lewat penebangan liar. Setelah dijarah kayunya, hutan asri itu kemudian mulai mengering dan mulai dibakar pada musim kemarau.

Tidak sampai 2 hingga 3 tahun, hutan itu dibakar dan berubah menjadi perkebunan yang digarap para pelaku secara ilegal dengan ditanami sawit. Kawasan Suaka Margasatwa di Giam Siak Kecil dan Kerumutan itu kemudian menjadi perkebunan. (Muhammad Arifin/act).
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inter Milan Siap-siap Digembosi, Klub Inggris Bakal Bakar Uang Demi Bajak Tembok Pertahanan Nerazzurri di Bursa Transfer

Inter Milan Siap-siap Digembosi, Klub Inggris Bakal Bakar Uang Demi Bajak Tembok Pertahanan Nerazzurri di Bursa Transfer

Crystal Palace belum menyerah datangkan bek Inter Milan, Yann Bisseck. Meski gagal di bursa transfer Januari lalu, mereka masih simpan ambisi besar rekrutnya.
Soal WNI Gabung Tentara Israel, Pakar Sebut Bisa Cederai Posisi Politik Luar Negeri Indonesia

Soal WNI Gabung Tentara Israel, Pakar Sebut Bisa Cederai Posisi Politik Luar Negeri Indonesia

Seorang WNI diduga jadi anggota tentara Israel atau IDF. Pakar Hubungan Internasional Unpad menilai hal ini bisai mencederai sikap politik luar negeri Indonesia
Bukan Hanya Soal Mesin! FIA Kembali Dapat Kritikan Gara-gara Regulasi Baru di F1 2026, Kali Ini McLaren Meminta...

Bukan Hanya Soal Mesin! FIA Kembali Dapat Kritikan Gara-gara Regulasi Baru di F1 2026, Kali Ini McLaren Meminta...

Pole­mik regulasi baru di ajang F1 2026 belum berhenti di isu mesin. Kini perhatian beralih ke prosedur start balapan usai tes pramusim Bahrain.
KPK Beri Lima Rekomendasi Terkait Penguatan Tata Kelola Impor

KPK Beri Lima Rekomendasi Terkait Penguatan Tata Kelola Impor

KPK melalui Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) memberi lima rekomendasi untuk mendorong penguatan tata kelola impor sekaligus mencegah penyimpangan.
Hasil Hisab Kemenag, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Pada 19 Februari 2026

Hasil Hisab Kemenag, 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Pada 19 Februari 2026

Berdasarkan pantauan hisab Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag), 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Sosok Ini Bongkar Masa Depan Mohamed Salah, Yakin 100 Persen Tinggalkan Liverpool Musim Panas 2026 Meski Masih Terikat Kontrak

Sosok Ini Bongkar Masa Depan Mohamed Salah, Yakin 100 Persen Tinggalkan Liverpool Musim Panas 2026 Meski Masih Terikat Kontrak

Tim Sherwood yakin Mohamed Salah akan hengkang dari Liverpool musim panas 2026. Meski masih terikat kontrak, isu konflik dengan Arne Slot kembali memanas.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT