GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis Pro Yahudi Berani Bersaksi, Sebut 35 Santri Al Zaytun Pernah Datang ke Tempatnya untuk Nyanyi Keroncong Yahudi

Sosok, Monique Rijkers belakangan mendapat perhatian setelah dirinya hadir pada perayaan 1 Muharram 1445 H di  Pondok Pesantren Al Zaytun beberapa waktu lalu.
Selasa, 8 Agustus 2023 - 14:15 WIB
Kolase Foto Monique Rijkers dan Panji Gumilang
Sumber :
  • Kolase Tim TvOne

tvOnenews.com - Sosok aktivis pro Yahudi dan Israel, Monique Rijkers belakangan mendapat perhatian dari masyarakat setelah dirinya hadir pada perayaan 1 Muharram 1445 H di  Pondok Pesantren Al Zaytun beberapa waktu lalu.

Diketahui kalau Monique Rijkers datang pada perayaan 1 Muharram di Ponpes Al Zaytun atas undangan dari Panji Gumilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Monique Rijkers hadir sebagai salah satu tamu kehormatan pada acara tersebut yang videonya telah tersebar di media sosial.

Dikatakan kalau Panji Gumilang meminta Monique Rijkers untuk berbicara dan menyampaikan pidato pada acara tersebut.  

Sambil mengenakan kaos dengan logo bintang David seperti di bendera negara Israel, Monique Rijkers terlihat memberikan pidato kepada tamu undangan yang datang 

Setelah video tersebut viral di media sosial, muncul kabar yang mengatakan kalau Panji Gumilang memiliki kedekatan dengan Israel dan Pro Yahudi. 

Terkait hal tersebut, aktivis pro Yahudi dan Israel, Monique Rijkers pun buka suara terkait kedekatan dirinya dengan Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang.

Hadir diundang pada acara diskusi Catatan Demokrasi yang tayang di tvOne, Monique Rijkers mengungkapkan mengapa dirinya mau datang dan memenuhi undangan Panji Gumilang pada perayaan d 1 Muharram di Ponpes Al Zaytun.

Monique Rijkers mengatakan kalau dirinya menyayangkan pihak kepolisian menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka.

"Saya sangat menyayangkan jika hari ini terjadi penetapan tersangka kepada Panji Gumilang dan juga mungkin ada penangkapan saya menyayangkan jika itu terjadi, kenapa?" kata Monique Rijkers. 

"Sebentar lagi Indonesia akan merayakan ulang tahun ke-78 dan kita masih berkutat pada isu-isu tentang penistaan agama, tentang gosip negara dalam negara (NII)," sambungnya.

Ia mengatakan kalau pada tahun 2012 situs Kementerian Agama memuat berita dengan judul yang mengatakan kalau Al Zaytun bukan sarana pendidikan yang radikal.

"Pada kenyataannya di tahun 2012 kalau mau lihat di situs Kementerian Agama ada berita judulnya Al Zaytun itu bukan sarana pendidikan radikal," ungkap Monique Rijkers. 

"Ini adalah pernyataan dari Menteri Agama, Suryadharma Ali saat beliau menjabat sebagai Menteri Agama dan menilai tentang sistem pendidikan di Al Zaytun," sambungnya.

Monique Rijkers mengatakan kalau ketika dirinya menjadi seorang wartawan, dirinya pernah meliput Ponpes Al Zaytun di tahun 2012 sampai 2015.

Lalu menurut Monique Rijkers, isu penistaan Agama dan Al Zaytun selalu naik dan turun serta selalu dikaitkan dengan organisasi Negara Islam Indonesia (NII).

"Kembali tahun ini 2023 muncul lagi itu isunya, jadi munculnya Kenapa masih di persoalan yang sama sementara sistem pendidikan itu mendapat akreditasi A unggul 

Monique Rijkers mengaku kalau dirinya diundang pada acara 1 Muharram Al Zaytun dan tidak tahu kalau dirinya harus berpidato di acara tersebut.

"Saya diundang ke acara 1 Muharram karena saya diundang ya saya datang saya nggak tahu kalau disuruh bicara," terang Monique Rijkers.

Monique Rijkers mengatakan alasan mengapa dirinya seolah mendukung dan membela Ponpes Al Zaytun dan juga Panji Gumilang.

Dia mengatakan kalau pada tahun 2016 rombongan para santri Al Zaytun datang ke kantornya dan meminta izin untuk menghadiri acara tolerance film festival saya yang pertama.

"Karena pada tahun 2016 Al Zaytun datang ke tempat saya ke kantor datang mohon izin untuk hadir di acara saya, acara tolerance film festival pertama dan tahun 2016," ungkap Monique Rijkers.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka datang tahu nggak untuk apa? menyanyikan lagu Yahudi, 35 santri naik bus dari Indramayu jam 3 pagi sampai di acara saya untuk nyanyi keroncong Yahudi dan ini mereka lakukan for free. Jadi mereka toleransi sejak 2016," lanjutnya. 

"Inilah yang saya nilai, akhirnya ketika saya diundang kembali untuk datang, saya menghargai saya datang meski situasinya seperti sekarang ini, jadi kepentingan saya adalah membalas budi baik mereka," tutupnya.  (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Awalnya Ingin Foto Bareng Dedi Mulyadi, Bocah Asal Tasikmalaya Ini Malah Nangis Histeris Saat Bertemu KDM

Padahal awalnya ingin foto bareng Dedi Mulyadi, bocah asal Tasikmalaya ini justru menangis histeris saat bertemu dengan KDM, kok bisa?
Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

Cuci Gudang Besar-besaran AC Milan, 5 Pemain Termasuk Rafael Leao Masuk Daftar Jual Musim Panas Nanti

AC Milan bersiap menghadapi bursa transfer musim panas yang diprediksi berlangsung penuh gejolak. Rossoneri disebut tidak akan ragu melepas sejumlah pemain.
Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Heboh Marketplace Naikkan Biaya Admin Sepihak, DPR Minta Jangan Korbankan UMKM

Anggota Komisi VII DPR RI, Gandung Pardiman, mendukung Menteri UMKM yang meminta platform e-commerce menahan kenaikan biaya admin yang membebani pelaku usaha kecil.
Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Perkuat Kelembagaan Pesantren, Kemenag Jadikan Spirit Kiai Wahab Hasbullah sebagai Sumber Inspirasi

Kemenag tengah memperkuat transformasi kelembagaan pesantren dengan menjadikan spirit KH. Abdul Wahab Hasbullah sebagai dasar inspirasi sekaligus memperkuat moderasi beragama.
AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

AC Milan Siap-Siap Menyesal, Permata yang Dibuang Berpotensi Bikin Rossoneri Gagal Tampil di Liga Champions Musim Depan

Lorenzo Colombo berpeluang menjadi ancaman serius bagi AC Milan saat menghadapi Genoa akhir pekan nanti. Penyerang muda Italia itu datang dengan motivasi besar.
Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Dedi Mulyadi Naik Pitam Usai Tahu Anak Petugas Kebersihan Jadi Korban Pencabulan, KDM: Masa Kita Nggak Tahu?

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tampak naik pitam kepada jajarannya setelah mengetahui anak dari salah seorang petugas kebersihan jadi korban pencabulan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral