News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Terbentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi Serta Daftar Pimpinan KPK dari Masa ke Masa

Baru-baru ini Megawati Soekarnoputri mengatakan kalau ia pernah meminta Presiden RI saat ini, Joko Widodo untuk membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selasa, 22 Agustus 2023 - 13:40 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Baru-baru ini Presiden RI ke-5 yakni Megawati Soekarnoputri mengatakan kalau dirinya pernah meminta Presiden RI saat ini, Joko Widodo untuk membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Megawati Soekarnoputri mengeluhkan kalau hingga sampai saat ini masih banyaknya pejabat negara yang masih korupsi meskipun sudah ada KPK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pidatonya di acara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Megawati mengatakan kalau persoalan saat ini adalah penegakan hukum di Indonesia yang kurang tegas kepada para koruptor.

Dirinya juga merasa kalau kehadiran KPK terlihat tidak efektif dalam memberantas korupsi lantaran tetap banyak orang yang melakukan korupsi.

Bahkan, Megawati Soekarnoputri juga menceritakan kalau dirinya pernah meminta kepada Presiden Jokowi agar membubarkan KPK.

“Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi, udah deh bubarin aja KPK itu Pak. Jadi menurut saya enggak efektif,” kata Megawati. 

Padahal, Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) sendiri berdiri pada tahun 2002 silam, dimana pada saat itu Megawati Soekarnoputri masih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Menghimpun dari berbagai sumber, berikut ini sejarah dibentuknya KPK dan juga daftar pimpinan KPK dari masa ke masa yang coba tim tvOnenews rangkum.

Sejarah Terbentuknya KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk pada era Presiden Megawati Soekarnoputri tepatnya di tahun 2002 berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang selanjutnya diubah dengan Undang-Undang No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Gagasan pembentukan sebuah lembaga pemberantasan korupsi sendiri sebenarnya sudah mencuat sejak tahun 1998 pasca berakhirnya rezim Orde Baru. 

Dimana pada tahun 1999, Presiden BJ Habibie mengeluarkan UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari KKN yang menjadi ide awal pembentukan KPK.

Dimana setelah itu dibentuklah sejumlah komisi dan badan baru yang bertujuan untuk membasmi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di Indonesia seperti KPKPN, KPPU dan Ombudsman.

KPK sendiri dibentuk untuk memperkuat penegak hukum yang sudah ada dalam menangani tindak pidana korupsi di Indonesia. 

KPK bertugas untuk melakukan penguatan terhadap lembaga penegak hukum yang sudah terlebih dulu ada seperti Kepolisian dan Kejaksaan.

Fungsi trigger mechanism KPK telah diamanahkan dalam undang-undang, dimana KPK tidak akan memonopoli penanganan kasus korupsi. 

KPK diharapkan dapat mendorong kapasitas aparat penegak hukum lain untuk bersama-sama memberantas korupsi.

KPK berpedoman pada enam asas dalam melakukan tugasnya, yaitu asas: kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas, kepentingan umum, proporsionalitas dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Daftar Pimpinan KPK dari Masa ke Masa

Selama 20 tahun berdirinya KPK, ada sejumlah nama yang sudah menjadi pimpinan dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang mencuri perhatian publik berkat sepak terjangnya dalam upaya memberantas korupsi. Berikut ini daftar pimpinan KPK dari masa ke masa.

Taufiequrachman Ruki 

Sosok Inspektur Jenderal Polisi (Purn.) Taufiequrachman Ruki merupakan pimpinan dari KPK yang pertama.

Di era kepemimpinannya Taufiequrachman Ruki punya misi besar mewujudkan "good and clean governance" di Indonesia.

Antasari Azhar

Pasca kepemimpinan Taufiequrachman Ruki, Antasari Azhar dipilih menjadi pimpinan KPK selanjutnya.

Namun, di tengah masa jabatannya, Antasari Azhar diterpa dengan kasus pidana dimana dirinya diduga bekerja sama dengan pengusaha Sigid Haryo Wibisono untuk membunuh Nasrudin Zulkarnaen, direktur PT Rajawali Putra Banjaran.

Polemik tersebut membuat dirinya harus mendapatkan hukuman vonis penjara selama 18 tahun lamanya.

Tumpak Hatorangan Panggabean 

Setelah Antasari Azhar divonis penjara, tongkat kepemimpinan KPK dipegang oleh Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai pelaksana tugas dari 2009-2010.

Di bawah kepemimpinan Tumpak, KPK berhasil menuntaskan kasus-kasus besar termasuk penangkapan eks Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mesin jahit.

Busyro Muqoddas

Busyro Muqoddas menjadi sosok pimpinan KPK selanjutnya, menggantikan Tumpak Hatorangan Panggabean.

Busyro Muqoddas menjadi salah satu pimpinan KPK yang kerap kali mengkritik hedonisme DPR. Busyro banyak mengkritik kehidupan anggota DPR yang serba mewah dan hedon.

Abraham Samad

Di periode selanjutnya, Abraham Samad terpilih menjadi pimpinan KPK menggantikan Busyro Muqoddas.

Nama Abraham Samad mencinta dimana pada era kepemimpinannya berhasil menangkap sejumlah nama yang terlibat kasus korupsi Wisma Atlet Hambalang seperti Andi Malarangeng, Angelina Sondakh, dan Anas Urbaningrum.

Agus Rahardjo

Pasca kepemimpinan Abraham Samad berakhir, Agus Rahardjo pun menjadi ketua KPK selanjutnya. Di era kepemimpinannya, KPK kerap kali melakukan Operasi Tangkap Tangan atau OTT

Firli Bahuri

Pada tahun 2019, Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK selanjutnya menggantikan Agus Rahardjo.

Meski berhasil menangkap sejumlah nama besar, kepemimpinan dari Firli Bahuri juga tidak lepas dari kontroversi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada era ini muncul dugaan adanya perseteruan internal setelah dirinya memutuskan untuk mencopot Direktur Penyidikan KPK, Brigjen Endar Priantoro.

Bukan hanya itu, pada era kepemimpinannya juga muncul isu penambahan masa jabatan pimpinan KPK. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BI Beberkan 7 Jurus Jaga Nilai Rupiah, Batasi Peredaran Dolar hingga Turunkan Tekanan Pasar

BI Beberkan 7 Jurus Jaga Nilai Rupiah, Batasi Peredaran Dolar hingga Turunkan Tekanan Pasar

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan ada tujuh strategi yang telah dirancang untuk memperkuat nilai tukar rupiah baik dari sisi domestik maupun global.
Dapur MBG Unhas Disebut jadi Model Ideal, Bentuk Penyatuan Riset, Inovasi, dan Praktik

Dapur MBG Unhas Disebut jadi Model Ideal, Bentuk Penyatuan Riset, Inovasi, dan Praktik

SPPG Tamalanrea yang menjadi dapur MBG pertama di lingkungan kampus milik Unhas, digadang sebagai dapur ideal yang patut dijadikan percontohan dalam program prioritas Pemerintah.
Bandara Internasional Supadio Siap Layani Keberangkatan 1.861 Jemaah Haji asal Kalimantan Barat Menuju Embarkasi Batam

Bandara Internasional Supadio Siap Layani Keberangkatan 1.861 Jemaah Haji asal Kalimantan Barat Menuju Embarkasi Batam

PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio memastikan kesiapan fasilitas dan layanan untuk menyambut keberangkatan ribuan Jemaah Haji asal Kalimantan Barat.
Belum Jadwalkan Pemanggilan Terhadap Dua Tersangka Baru di Kasus Haji, KPK: Fokus Pemeriksaan PIHK Dulu

Belum Jadwalkan Pemanggilan Terhadap Dua Tersangka Baru di Kasus Haji, KPK: Fokus Pemeriksaan PIHK Dulu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan pemanggilan terhadap dua tersangka baru kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Borneo FC Gebuk Persita 2-0, Pesut Etam Bayang-Bayangi Persib Bandung di Puncak Klasemen

Borneo FC Gebuk Persita 2-0, Pesut Etam Bayang-Bayangi Persib Bandung di Puncak Klasemen

Borneo FC menang 2-0 atas Persita di Stadion Segiri, Samarinda, menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen Super League 2025-2026 dengan 72 poin.
Nilai Tukar Rupiah Anjlok, BI Yakinkan akan Menguat Meski Dihantam Minyak Mahal dan Suku Bunga AS

Nilai Tukar Rupiah Anjlok, BI Yakinkan akan Menguat Meski Dihantam Minyak Mahal dan Suku Bunga AS

Gubernur BI menyebut secara fundamental, posisi mata uang rupiah yang terpuruk saat ini tidak mencerminkan kekuatan ekonomi Indonesia yang sebenarnya.

Trending

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Bursa Transfer Persib Bandung: Jurnalis Belanda Ungkap Kiper Eredivisie Selangkah Lagi Susul Thom Haye dan Eliano Reijnders

Media Belanda mengungkap kabar terbaru soal aktivitas Persib Bandung di bursa transfer musim panas. Seorang pemain Eredivisie dilaporkan bisa segera menyusul Thom Haye dan Eliano Reijnders.
Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bukan Kalah Kualitas! Pelatih Irak Akui Timnas Indonesia Jadi Korban Sistem Curang AFC dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Irak Graham Arnold ungkap ketidakadilan sistem playoff AFC yang rugikan Timnas Indonesia: Arab Saudi nikmati istirahat 6 hari, Indonesia cuma 3 hari.
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Selengkapnya

Viral