News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Kontroversi soal Diskon Hukuman, Ferdy Sambo Ditempatkan di Rutan Salemba  

Seusai kontroversi soal diskon hukuman Ferdy Sambo hingga menuai komentar Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri. Kini, Tim Jaksa Eksekutor Kejari
Jumat, 25 Agustus 2023 - 09:38 WIB
Ferdy Sambo
Sumber :
  • tim tvone - Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Seusai kontroversi soal diskon hukuman Ferdy Sambo hingga menuai komentar Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati Soekarnoputri. Kini, Tim Jaksa Eksekutor Kejari Jaksel telah melaksanakan eksekusi badan terhadap terpidana Ferdy Sambo, Kuat Ma'aruf dan Ricky Rizal Wibowo, Kamis (24/8/2023). 

Namun sebelumnya, Putri Candrawathi juga dieksekusi oleh Tim Jaksa Eksekutor Kejari Jaksel pada Rabu (23/8/2023). Sehingga kini keempat terpidana dilakukan eksekusi berdasarkan Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor: 813.K/Pid/2023 tanggal 8 Agustus 2023, di Lembaga Permasyarakatan kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpidana Putri Candrawathi menjalani pidana penjara 10 Tahun di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Pondok Bambu, Jakarta (dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan sementara), berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 816K/PID/2023 tanggal 8 Agustus 2023.

Terpidana Kuat Ma'ruf menjalani pidana penjara selama 10 Tahun di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat (dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan sementara), berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Perkara Nomor: 815K/Pid/2023 tanggal 8 Agustus 2023.

Terpidana Ricky Rizal Wibowo menjalani pidana penjara selama 8 Tahun di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat.

"Dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan sementara), berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Perkara Nomor: 814K/Pid/2023 tanggal 8 Agustus 2023, jelas Kapuspenkum kejagung, Ketut Sumedana, Kamis (24/8/2023).

Pelaksanaan Eksekusi berjalan dengan situasi aman dan terkendali berkat pengamanan dari tim Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri mengaku heran dengan dikabulkannya permohonan kasasi Ferdy Sambo di kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua oleh Mahkamah Agung (MA).

Dari sebelumnya pidana mati, Ferdy Sambo diketahui kini hanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

"Tapi ada juga jenderal, makanya aku nyentil itu pak Sambo, kok anak buah sendiri dibunuh? Udah gitu saya mikir gini hukum Indonesia ini hukum apa ya sekarang? lho saya bukan orang hukum lho, tapi kan saya bisa mikir lho, ini apa benernya," kata Megawati.

Ia pun mempertanyakan, mengapa bisa vonis hukuman Sambo justru mengalami pengurangan."Sudah dua pengadilan, yang tingkat pertama hukuman mati, yang kedua hukuman mati, masuk ke MA eh kok pengurangan hukuman?," tuturnya.

Kendati begitu, Megawati mengaku menghormati putusan MA tersebut. Namun Ketum PDIP itu masih heran dan mempertanyakan mengapa bisa vonis hukuman dikurangi.
"Seperti itu, lho kok bisa dikasih apa namanya pengurangan hukuman. saya sampai mikir begini, anak orang begini, meskipun dia prajurit atau apa itu, apa karena nilainya hanya prajurit, hah?," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan oleh Ferdy Sambo di kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua. Walhasil, Sambo kini hanya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

"Pidana penjara seumur hidup," bunyi putusan kasasi dilansir dari situs MA, Selasa (8/8/2023). (bwo/abs/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Ayah Serda Ahmad Ungkap Luka Tak Wajar di Jenazah Anaknya yang Tewas Dianiaya Empat Senior

Serda Ahmad Muzammil Farisa dianiaya karena masalah sepele. korban diduga melakukan kesalahan memenuhi pesanan mi kuah seniornya yang justru dibuat menjadi mi goreng.
Jurnalis Sultra Doa Bersama untuk Pewarta Foto yang Hilang di Selat Sunda

Jurnalis Sultra Doa Bersama untuk Pewarta Foto yang Hilang di Selat Sunda

Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kendari Nursadah mengatakan bahwa doa bersama ini juga untuk memberikan penguatan kepada keluarga para jurnalis yang hilang.
Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Empat Seniornya, TB Hasanuddin Minta Kasus Diusut Tuntas!

Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Empat Seniornya, TB Hasanuddin Minta Kasus Diusut Tuntas!

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta kasus tewasnya anggota TNI AU, Serda Ahmad Muzammil Farisa tersebut diusut secara menyeluruh dan transparan.
Terbang Langsung ke Korea Usai Dikalahkan Persija, Pelatih Persib Susun Ulang Pemain yang Layak Tampil Vs FC Seoul

Terbang Langsung ke Korea Usai Dikalahkan Persija, Pelatih Persib Susun Ulang Pemain yang Layak Tampil Vs FC Seoul

Persib menelan kekalahan perdana di saat kompetisi baru berjalan dua pekan dari Persija atas skor 1-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). 
Serda Ahmad Diduga Tewas Dianiaya Empat Seniornya, Gara-gara Mi Goreng

Serda Ahmad Diduga Tewas Dianiaya Empat Seniornya, Gara-gara Mi Goreng

Keluarga Prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Serda Ahmad Muzammil Farisa awalnya mendapat kabar anak mereka meninggal akibat kecelakaan. Tapi ternyata dianiaya..

Trending

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Viral "Anak Artis" Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Betrand Peto Dipolisikan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan soal adanya pelayangan laporan terhadap anak angkat Ruben Onsu tersebut terkait pelecehan.
Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Ruben Onsu Buka Suara Soal Betrand Peto Dipolisikan atas Dugaan Pelecehan Seksual

Menanggapi laporan polisi terhadap Betrand Peto terkait dugaan kekerasan seksual, Ruben Onsu mengaku belum mengathui informasi dugaan pelecehan seksual tersebut
Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Polisi Benarkan Betrand Peto Dilaporkan Terkait Kekerasan Seksual

Akun Thread menyebut anak artis diduga Betrand Peto sebelumnya membuat kerusuhan di sebuah klub malam bersama teman-temannya. Anak Ruben Onsu tersebut bahkan...
Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Empat Seniornya, TB Hasanuddin Minta Kasus Diusut Tuntas!

Serda Ahmad Tewas Diduga Dianiaya Empat Seniornya, TB Hasanuddin Minta Kasus Diusut Tuntas!

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta kasus tewasnya anggota TNI AU, Serda Ahmad Muzammil Farisa tersebut diusut secara menyeluruh dan transparan.
IJTI Sumbar Kirimkan Doa Keselamatan untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Krakatau

IJTI Sumbar Kirimkan Doa Keselamatan untuk Lima Jurnalis yang Hilang di Krakatau

IJTI Sumbar bersama jurnalis dari berbagai organisasi pers menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan Gunung Anak Krakatau.
Jurnalis Sultra Doa Bersama untuk Pewarta Foto yang Hilang di Selat Sunda

Jurnalis Sultra Doa Bersama untuk Pewarta Foto yang Hilang di Selat Sunda

Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kendari Nursadah mengatakan bahwa doa bersama ini juga untuk memberikan penguatan kepada keluarga para jurnalis yang hilang.
Serda Ahmad Diduga Tewas Dianiaya Empat Seniornya, Gara-gara Mi Goreng

Serda Ahmad Diduga Tewas Dianiaya Empat Seniornya, Gara-gara Mi Goreng

Keluarga Prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Serda Ahmad Muzammil Farisa awalnya mendapat kabar anak mereka meninggal akibat kecelakaan. Tapi ternyata dianiaya..
Selengkapnya

Viral