News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serda Ahmad Diduga Tewas Dianiaya Empat Seniornya, Gara-gara Mi Goreng

Keluarga Prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Serda Ahmad Muzammil Farisa awalnya mendapat kabar anak mereka meninggal akibat kecelakaan. Tapi ternyata dianiaya..
Minggu, 13 September 2026 - 01:26 WIB
Serda Ahmad Muzammil Farisa tewas setelah diduga dianiaya empat seniornya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Serda Ahmad Muzammil Farisa (22) diduga tewas setelah dianiaya oleh empat orang seniornya.

Bahkan, Serda Ahmad dianiaya karena masalah sepele. korban diduga melakukan kesalahan memenuhi pesanan mi kuah seniornya yang justru dibuat menjadi mi goreng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat senior yang diduga melakukan penganiayaan adalah, erda MTSA, Serda JM, Serda MAD, dan Serda AH.

Keluarga Prajurit TNI Angkatan Udara (AU) Serda Ahmad Muzammil Farisa awalnya mendapat kabar anak mereka meninggal akibat kecelakaan. 

Serda Ahmad Muzammil Farisa dan ayahnya.
Serda Ahmad Muzammil Farisa dan ayahnya.
Sumber :
  • istimewa

Namun, informasi itu belakangan berubah setelah keluarga mendapat kabar lain yang menyebut prajurit muda tersebut tewas akibat dianiaya empat seniornya di mes Mabes TNI AU.

Ayah korban, Toni Eko Prasetyo, mengatakan informasi mengenai dugaan penganiayaan tersebut membuat keluarga meminta keadilan atas kematian anaknya.

Toni mengaku pertama kali mendapat kabar kematian anak pertamanya dari tiga bersaudara itu pada Kamis (10/9/2026) pagi. Saat itu, keluarga menerima informasi Serda Ahmad meninggal karena kecelakaan.

Belakangan, Toni memperoleh informasi berbeda mengenai kejadian yang dialami putranya. 

Berdasarkan informasi yang diterimanya, terjadi dugaan penganiayaan di mes sekitar pukul 23.00 WIB pada Rabu (9/9/2026). Kemudian berlanjut sekitar pukul 01.00 WIB oleh para senior anaknya.

"Saya terima informasi kejadiannya di mes jam 11 malam. Sempat berhenti lanjut jam 1 dini hari, penganiayaan oleh empat orang," ujarnya, pada Sabtu (12/9/2026).

Toni juga mengungkap kondisi tubuh Ahmad setelah meninggal. Dia menyebut terdapat luka seperti benturan pada bagian dagu serta lebam di dada yang menurutnya menyerupai bekas pukulan.

"Lukanya di dagu ada benturan kemudian lebam di dada seperti bekas pukulan," katanya.

Serda Ahmad merupakan prajurit TNI AU yang baru sekitar 1,5 tahun bertugas sebagai bintara psikologi di Mabes TNI AU. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anak saya baru berdinas satu setengah tahun sebagai Bintara Psikologi di Mabes TNI AU. Kami akan terus berjuang untuk mencari keadilan agar para pelaku mendapat hukuman setimpal,” ungkap Toni.

Jenazahnya sempat menjalani autopsi di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian, tetapi hingga kini keluarga mengaku belum menerima laporan resmi hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Kowani Kantongi SK Menkum, Pertegas Komitmen pada Isu Perempuan dan Anak

Kowani Kantongi SK Menkum, Pertegas Komitmen pada Isu Perempuan dan Anak

Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kini memiliki payung hukum yang lebih solid pasca diterbitkannya Keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-00001993.AH.01.08.Tahun 2026 pada 29 Oktober 2026. 
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026, dari Kanwil hingga Pimpasa Terbaik Nasional

Dari ratusan desa binaan di Sumatera Utara, lahir deretan prestasi yang kini diakui secara nasional. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara
WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

WOW, Harga MacBook Pro Tembus Rp254 Juta, Kenapa Laptop Apple Bisa Semahal Mobil?

Harga MacBook Pro terbaru mencapai Rp254 juta. Apa yang membuat laptop Apple ini begitu mahal? Simak teknologi layar sentuh, chip M5 Max, RAM 128 GB
Kemenhut Tetapkan Dua Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Kalimantan, Salah Satunya PMA

Kemenhut Tetapkan Dua Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Kalimantan, Salah Satunya PMA

Kementerian Kehutanan melalui Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) resmi menetapkan dua perusahaan, PT MAP di Kalimantan Barat dan PT GAP di Kalimantan Tengah, sebagai tersangka kasus karhutla. 
Lebih dari Sekadar Data, SAGARA Hadirkan Rekomendasi Tindakan Konkret Cegah Kebakaran Gambut

Lebih dari Sekadar Data, SAGARA Hadirkan Rekomendasi Tindakan Konkret Cegah Kebakaran Gambut

Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) tengah menyelesaikan penyempurnaan rancangan sebuah sistem informasi terintegrasi yang diberi nama SAGARA

Trending

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh 2026 di Jakarta: Cek Titik Razia, 7 Pelanggaran yang Berpotensi Mengganggu Keselamatan Berkendara

Operasi Patuh Jaya 2026 berlangsung hingga 8 November. Simak titik pengawasan di Jakarta, jenis pelanggaran yang disasar, dan hal yang perlu diperhatikan pengendara
Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Selengkapnya

Viral