News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Viral di TikTok, Kok Bisa Sepeda Motor Baru Honda Gampang Patah?, YouTuber ini Bongkar Mengapa itu Bisa Terjadi, Baru Terungkap, Ternyata...

YouTuber Ridwan Hanif mereview sepeda motor baru honda yang sempat viral di TikTok karena rangka yang gampang patah. Ia menyebut bahwa alasannya karena adanya kotoran pada spakbor motor yang menyebabkan rangka berkarat.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 12:03 WIB
Sempat Viral di TikTok, Kok Bisa Sepeda Motor Baru Honda Gampang Patah, YouTuber ini Bongkar Mengapa itu Bisa Terjadi, Baru Terungkap, Ternyata...
Sumber :
  • tim tvOnenews

Ridwan kemudian membongkar motornya dan melihat bagaimana kondisi rangka didalamnya. 

Karat pada rangka eSAF sepeda motor baru honda. Source: YouTube

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah Ridwan membongkar motornya, diketahui ada sisa-sisa debu lumpur pada body motornya yang mengendap. Hal tersebut yang dapat membuat rangka mudah berkarat karena proses oksidasi.

"Ini bisa bikin rangkanya jadi keropos. Karena seperti yang gua bilang tadi, yang bikin karat itu kan oksidasi ya. Jadi ada air sama udara yang lembab, nah itu yang bikin rangka ini jadi keropos," ujar Ridwan.

Jadi hasil dari pengelasan rangka eSAF terdapat sambungan kuning yang disebut silika. Tapi yang bukan dibagian sambungan las, ada kuning kecoklatan yang disinyalir merupakan karat.

"Jadi setelah tadi kita diskusikan dengan teknisi yang tadi bongkar, ternyata ditemukan karat di bagian sini dan jika dilihat lebih detail ada karat," ungkap Ridwan.

Menurutnya, yang menarik adalah karat hanya di bagian tertentu saja, sedangkan bagian lain tidak berkarat. 

Hal ini bisa jadi disebabkan karena bagian body depan, masih kurang terdapat lubang pembuangan untuk debu dan kotoran yang masuk.

"Jadi karat itu ada penyebabnya, nah penyebabnya itulah yang kita cari. Kalo menurut kita, dugaan sementara karena disini lembab dan lumpur dari, ini kan spakbor yah," tutur Ridwan.

Penyebab karat pada sepeda motor baru honda, karena adanya kotoran yang membuat besi korosif. Source: YouTube

"Disini kan lumpur dari ban depan yang naro disini, jadi lembab. Terus juga tanah ya kan, tanah kan sifatnya lebih korosif. Inilah yang menyebabkan karat ada disini," sambungnya.

Ridwan kemudian membagikan tips pencegahan agar rangka eSAF tidak mudah karat yaitu dengan menjaga agar bagian spakbor depan selalu bersih dan jangan sampai ada kotoran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Artinya harus dibikin beberapa lubang drain, tapi lubangnya yang bener. Jangan sampai jadi malah gampang masuk air atau masuk kotoran," pungkas Ridwan.

 
(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Wagub Jabar Ancam Berhentikan ASN yang Terindikasi LGBT

Erwin mengungkapkan LBGTQ saat ini sudah sangat meresahkan dan harus menjadi perhatian khusus. Pasalnya, saat ini praktik tersebut sudah menyasar semua kalangan
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan Persib akan Rela Ambil Keputusan Ini Demi Rekrut Mariano Peralta

Bung Ropan mencoba untuk memprediksi langkah yang akan diambil Persib Bandung jika ingin datangkan Mariano Peralta. Kini sudah ada 11 pemain asing di Persib.
NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

NasDem Sebut Rachmat Gobel Akan Dimakamkan di Gorontalo

Ketua Komisi XIII DPR RI Fraksi Nasdem Willy Aditya menyampaikan bahwa almarhum Pimpinan DPR RI periode 2019-2024 Rachmat Gobel dikabarkan akan dimakamkan di Gorontalo.
Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Demo Hari Ini di Jakarta, Sebanyak 842 Personel Gabungan Disiagakan

Sebanyak 842 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan untuk amankan jalannya unjuk rasa hari ini.
Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Tak Hanya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Juga Tangkap 4 Orang Lain dalam OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Sukoharjo Etik Suryani di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

AS Menyerang Iran Selama Dua Hari, 14 Orang Tewas dan 78 Luka-luka

Serangan yang dilakukan Amerika Serikat di lima provinsi negara tersebut selama dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya.
Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Laporan Tak Kunjung Tuntas Diusut, BBHAR PDIP Dampingi Korban Mafia Tanah ke Bareskrim Polri

Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP mendampingi seroang profesor asal Sulawesi Utara (Sulut) yakni Ing Mokoginta ke Bareskrim Polri pada Kamis (9/7/2026).
Selengkapnya

Viral