News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Rempang Mencekam di Balik Air Mata Leha

Cerita Rempang mencekam di balik air mata wanita tua bernama Leha. Tergambar dalam kondisi pada suana sepi di Pulau Rempang. Pasalnya, melalui penelusuran tim
Minggu, 24 September 2023 - 06:35 WIB
Cerita Rempang Mencekam di Balik Air Mata Leha
Sumber :
  • tim tvOne

Batam, tvOnenews.com - Cerita Rempang mencekam di balik air mata wanita tua bernama Leha. Tergambar dalam kondisi pada suana sepi di Pulau Rempang.

Pasalnya, melalui penelusuran tim Fakta tvOnenews, di Kampung Sembulang, tempat warga bentrok dengan aparat seminggu yang lalu. Kini terlihat sepi bak kampung mati. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumah-rumah yang dilalui tim Fakta tvOnenews pun tak seperti pemukiman pada umumnya. Terlihat jarak antara rumah yang satu dengan lainnya cukup jauh. 

"Kalau ada jalan keluarnya, ibu bertahan. Tetapi kalau tak ada jalan kerluarnya, kayak mana ibu?" cerita Leha sambil menitikan air mata soal relokasi di Pulau Rempang, Batam, Kepri, pada tim Fakta tvOnenews. 

"Ibu ini masyarakat, tapi hati ibu ini uda sedih saja. Makan aja ibu tak bisa, bahkan mau ke laut kerja pun hati risau," sambungnya menceritakan. 

Apalagi ketika orang BP Batam yang selalu berkunjung ke kediamannya. Leha mengaku sangat risau dan ketakutan. 

Meskipun Leha akui dirinya menghadapi orang BP Batam dengan tenag. Namun, tetap saja kepiluan itu tetap dirasakan. 

"Ibu hadapi lah dengan tengan, sampek polisi tadi menanyakan soal mendaftar untuk relokasi dan katanya masih punya waktu sampai tanggal 20-an," ujar Leha.

Kemudian, ditanya alasan mengapa Leha menangis. Ia pun mengutarakan keluhannya dengan kata yang terbata-bata. 

"Sedih nak, kita itu sudah turun menurun tinggal di sini. Mamak ibu lahir di sini, ibu lahir di sini, bila meninggalkan kampung ini tentu sedih," kata Leha.

Apalagi Leha akui pada zaman dahulu orang tuanya pernah melawan Belanda di tanah Rempang. Lepas mengusir Belanda, orang tuanya juga pernah berperang dengan Jepang. 

Namun, kenyataan pahit kini datang, ia dengan cucu-cucunya serta warga Rempang kini malah diusir oleh negeri sendiri. 

"Kayak mana itu, betul-betul sakit dan tak bisa dibayangkan lagi sakitnya ini," ungkap Leha sambil mengusap air matanya. 

Saat ini, Leha akui, bahwa kondisi dirinya sudah renta. Ditambah lagi dengan kasus Rempang ini, ia katakan, pikirannya menjadi kosong, bak seperti hidup tak ada harapan. 

"Ibu masih ingin tetap beratahan di sini (Pulau Rempang), meskipun diinformasikan kami tetap digusur," katanya. 

"Bak pepatah melayu, kalau nipis ibu melayang, kalau gulat ibu begolek. Karena Ibu tak bisa mempertahankan apapun," sambungnya.

tvonenews

Sebelumnya diberitakan, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bicara soal rencana relokasi warga Rempang yang sudah mendaftar. 

Namun, saat ditanya soal deadline relokasi lahan Rempang, BP Batam menjawab dengan menohok. 

Muhammad Rudi katakan, dirinya akui sudah beberapa kali disampaikan ke publik hingga media massa, bahwasanya dirinya diberi tugas dari April bagaimana investasi dari PT MEG bisa terealisasi di Kota Batam, khususnya Pulau Rempang.

"Kita tetap bekerja setiap hari, di hari kita pikirkan bagaimana masyararkat bisa menerima apa yang ditugaskan kepada saya sebagai Kepala BP Batam," ujar Rudi kepada tvOnenews, Sabtu (23/9/2023). 

Sambungnya menjelaskan, bahwa hari ke hari, dirinya melakukan upaya mendekatkan ke masyarakat Rempang dan sekitarnya

"Dan pada hari ini, kepada seluruh kita semua dan Pegawai BP Batam, Pemko Batam termasuk TNI Polri. Mudah-mudahan itu tak pernah ada, tetapi itu sering diisukan, jadi kita berharap agar isu ini hilang, dan tidak ada lagi interpensi dari tim-tim kami ke masyarakat," jelas Rudi.

"Apalagi soal memaksa dan itu juga tidak boleh dilakukan," pungkasnya.

Kendati demikian, ia akui saat ini pihaknya sedang melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat. 

"Sehingga masyarakat tahu, investasi ini masuk, apa faedahnya untuk masyarakat setempat dan tentu apa hasilnya yang akan mereka dapatkan," ungkap Rudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, pihaknya akan melakukan pendekatan sosialisasi soal investasi itu, agar masyarakat tahu dampaknya bagi mereka. 

"Sehingga hari ini lebih baik kami bekerja, apa yang kami maukan, bisa terselesaikan," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Zodiak Paling Sial 15 Juli 2026: Waspadai Konflik, Pengeluaran Tak Terduga hingga Tekanan Pekerjaan

3 Zodiak Paling Sial 15 Juli 2026: Waspadai Konflik, Pengeluaran Tak Terduga hingga Tekanan Pekerjaan

Berikut tiga zodiak yang diprediksi paling sial atau kurang beruntung: Waspadai adanya konflik, pengeluaran tak terduga, hingga tekanan pekerjaan yang menumpuk.
Terungkap Motif Pria Curi Motor dan Tega Habisi Nyawa Ojol di Tangerang: Ada Tekanan Nikah dari Keluarga

Terungkap Motif Pria Curi Motor dan Tega Habisi Nyawa Ojol di Tangerang: Ada Tekanan Nikah dari Keluarga

Polisi mengungkap motif pria berinisial RD alias D (25) mencuri dan tega membunuh pengemudi ojek online (Ojol) di basecamp ojol, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/7) dini hari.
Langkah Kapolri Bertandang ke Kejagung dan Mabes TNI Tuai Respons Positif

Langkah Kapolri Bertandang ke Kejagung dan Mabes TNI Tuai Respons Positif

Korps Bhayangkara di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melangsungkan kunjungan ke Mabes TNI dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
DPR RI Luncurkan Buku Anotasi KUHAP, Adian Napitupulu: Jamin Kepastian Hukum

DPR RI Luncurkan Buku Anotasi KUHAP, Adian Napitupulu: Jamin Kepastian Hukum

Wakil Ketua BAM DPR RI Adian Napitupulu menerima secara simbolis Buku Anotasi KUHAP dalam peluncuran yang digelar Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan
Hyundai Hillstate Mulai Persiapan Hadapi V League 2026/2027, Pelatih Kang Sung-hyung akan Fokus Benahi Hal Ini

Hyundai Hillstate Mulai Persiapan Hadapi V League 2026/2027, Pelatih Kang Sung-hyung akan Fokus Benahi Hal Ini

Hyundai Hillstate mulai mematangkan persiapan menyambut gelaran V League 2026/2027 dengan membawa sejumlah perubahan dalam komposisi maupun strategi permainan.
Kejari Pati Tetapkan Kades Tlogosari Jadi DPO Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa, Keberadaan Tersangka Masih Misterius

Kejari Pati Tetapkan Kades Tlogosari Jadi DPO Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa, Keberadaan Tersangka Masih Misterius

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati menetapkan Kepala Desa Tlogosari, Kecamata Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, Ali Rohmat (AR), sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus dugaan korupsi dana desa.

Trending

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Prediksi Skor Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Mbappe vs Yamal, Siapa yang Layak Lolos ke FInal?

Prediksi Skor Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Mbappe vs Yamal, Siapa yang Layak Lolos ke FInal?

Prediksi skor Prancis vs Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Simak prediksi susunan pemain, rekor pertemuan, analisis kekuatan, dan peluang lolos ke final.
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

Laporan tersebut secara resmi disampaikan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada Selasa (14/7/2026). Pengaduan ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD LHI Riau, Muhajirin Siringo Ringo, dengan melampirkan dokumen hasil investigasi setebal 21 halaman.
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah kembali mencuat di tengah-tengah publik bahkan jadi perbincangan publik, usai namanya disebut dalam persidangan kasus proyek pembangunan jalur
Selengkapnya

Viral