GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi IV DPR Puji Keberhasilan Food Estate Humbang Hasundutan

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar Alien Mus mendorong pemerintah mencontoh pengembangan food estate di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara diterapkan di wilayah lain.
Senin, 25 September 2023 - 16:37 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Marves Luhut Binsar Pandjaitan meninjau langsung food estate di Humbang Hasundutan bersama akhir pekan kemarin.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Partai Golkar Alien Mus mendorong pemerintah mencontoh pengembangan food estate di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara diterapkan di wilayah lain. Menurut Alien Mus, pengembangan food estate di Humbang Hasundutan menjadi model paling lengkap untuk program food estate di Indonesia.

Anggota DPR dari Daerah pemilihan Maluku Utara ini menilai pengembangan food estate di Humbang Hasundutan merepresentasikan kultur lingkungan dan kebutuhan masyarakat lokal. Sebab, pemilihan komoditi tanaman hortikultura yang dikembangkan di kabupaten ini menjadi komoditi pertanian yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Food estate di Sumatera Utara ini jenis tanamannya horti, ada kentang, bawang, cabai, karena memang menyesuaikan kondisi tanah di wilayah setempat," tutur Alien Mus, Senin (25/9/2023).

Politikus Partai Golkar ini mengaku berkesempatan meninjau langsung food estate di Humbang Hasundutan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Bidang Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhir pekan kemarin. Alien mengaku sistem pengembangan yang dilakukan pada area seluas 1.000 hektare ini sudah sangat lengkap. 

Mulai dari upaya mengubah pola pemikiran soal pertanian, pemilihan komoditi, penyiapan bibit dan benih, bantuan pupuk, hingga kemudahan transportasi dan alsintan, hingga penyiapan offtaker atau pembelinya.

"Pemerintah harus benar-benar serius. Dalam hal ini harus mewujudkan dan memberi semua sarana dan prasarana, baik dalam kebutuhan transportasi, lahan, petani, benih, bibit, pupuk, alsintan, hingga pembelinya," ujar Alien Mus.

Ia menegaskan program food estate masih sangat dibutuhkan karena sampai saat ini Indonesia belum bisa mandiri pangan. Menurutnya, food estate bisa menjadi upaya agar Indonesia lepas dari ketergatungan impor pangan. 

Selain menjadi upaya Indonesia bisa mandiri pangan, food estate juga bisa meningkatkan kesejahteraan petani di tiap daerah. Ia mencontohkan, food estate di Humbang Hasundutan yang sudah dikelola selama tiga tahun ini sudah berhasil panen tanaman hortikultura. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun lalu, mereka (petani Humbang) bisa mendapatkan pendapatan bersih sekitar Rp600 juta dalam satu masa panen," ujarnya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pengembangan food estate di berbagai daerah dilakukan dengan basis korporasi. Tujuannya, agar petani bisa berkelompok, baik dalam bentuk koperasi maupun gabungan kelompok tani (gapoktan).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Tanda Penyedot Debu Sudah Perlu Dibersihkan

3 Tanda Penyedot Debu Sudah Perlu Dibersihkan

Jika penyedot debu terlalu kotor, maka akan kurang maksimal dalam membersihkan dan membuat proses pembersihan menjadi tidak efektif. Oleh sebab itu, perlu dibersihkan dengan benar.
Permintaan Biosolar Melonjak di Padang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Permintaan Biosolar Melonjak di Padang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah koordinasi bersama Pemprov Sumatera Barat dan stakeholder terkait guna mengantisipasi peningkatan demand dan antrean biosolar.
John Herdman Full Senyum Pimpin Timnas Indonesia, FIFA Buka Peluang Tambah Kuota Peserta Piala Dunia

John Herdman Full Senyum Pimpin Timnas Indonesia, FIFA Buka Peluang Tambah Kuota Peserta Piala Dunia

FIFA menggunakan format baru untuk Piala Dunia 2026 dengan menambah jumlah peserta menjadi 48 peserta. Belum digelar turnamen, FIFA dikabarkan sudah mempertimbangkan gebrakan yang lebih besar lagi. 
Media Vietnam Ketar-ketir dengan Manuver John Herdman di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Soroti Rencana Naturalisasi Pemain Baru

Media Vietnam Ketar-ketir dengan Manuver John Herdman di Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Soroti Rencana Naturalisasi Pemain Baru

Media Vietnam menyoroti rencana Timnas Indonesia menambah pemain diaspora. Skuad Garuda dinilai bisa jadi ancaman besar di turnamen Piala AFF 2026 mendatang.
Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman

Gubernur Agustiar Sabran Gratiskan Paket Pasar Murah untuk Mahasiswa Pedalaman

Selain menggelar pasar murah, Gubernur Agustiar Sabran berpesan kepada para mahasiswa dan generasi muda Kalteng, untuk semangat belajar dan jauhi hal-hal negatif seperti narkoba.
Bursa Transfer AC Milan: Fullkrug dan Santiago Gimenez Belum Maksimal, Rossoneri Kembali Kejar Jean-Philippe Mateta

Bursa Transfer AC Milan: Fullkrug dan Santiago Gimenez Belum Maksimal, Rossoneri Kembali Kejar Jean-Philippe Mateta

Jean-Philippe Mateta kembali masuk radar AC Milan jelang bursa transfer musim panas 2026. Striker Crystal Palace itu masih menjadi target serius Rossoneri.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral