GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Narges Mohammadi, Nobel Perdamaian dan Suara Perempuan Iran dari Penjara ke Penjara

“Penderitaan saya yang paling tidak dapat disembuhkan dan tidak dapat digambarkan adalah kerinduan untuk bersama anak-anak saya, yang kehidupannya telah saya tinggalkan ketika mereka berusia delapan tahun,” katanya Narges Mohammadi, aktivis perempuan Iran suatu ketika tentang hal yang paling berat dalam perjalanan hidupnya keluar masuk penjara. 
Sabtu, 7 Oktober 2023 - 10:38 WIB
Narges Mohammadi, aktivis perempuan Iran, peraih Nobel Perdamaian 2023
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com-“Penderitaan saya yang paling tidak dapat disembuhkan dan tidak dapat digambarkan adalah kerinduan untuk bersama anak-anak saya, yang kehidupannya telah saya tinggalkan ketika mereka berusia delapan tahun,” katanya Narges Mohammadi, aktivis perempuan Iran suatu ketika tentang hal yang paling berat dalam perjalanan hidupnya keluar masuk penjara

Selain tidak dapat bertemu dengan anak-anak selama delapan tahun, pembatasan panggilan telepon juga diberlakukan oleh penjara membuat dia bahkan tidak mendengar suara mereka selama lebih dari satu setengah tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mohammadi mengaku sangat merindukan masa kecil anak kembarnya, Kiana dan Ali, serta rasa sakit karena berpisah dari suaminya, Rahmani. "Selama 24 tahun menikah, kami hanya hidup bersama selama lima atau enam tahun!" ujar Narges.

Pertama kali ditangkap 22 tahun lalu, Mohammadi telah menghabiskan sebagian besar waktunya selama dua dekade terakhir keluar masuk penjara karena tak henti-hentinya mengkampanyekan hak asasi manusia di Iran. Dia terakhir dipenjara sejak November 2021.

“Dia adalah orang paling gigih yang saya kenal”, suaminya Taghi Rahmani, yang telah menjadi pengungsi di Prancis sejak 2012 bersama dua anak mereka, si kembar yang kini berusia 17 tahun.

Pada September ini menjalani hukuman gabungan 10 tahun dan sembilan bulan penjara. Ia juga dijatuhi hukuman 154 cambukan dan lima kasus yang menjeratnya terkait dengan aktivitasnya di penjara saja.

tvonenews

Komite Nobel menganugerahkan Nobel Perdamaian 2023 Narges Mohammadi karena selama beberapa dekade telah berkampanye mengenai isu-isu paling sensitif di republik Islam. Narges konsisten menentang pilar-pilar sistem ulama termasuk hukuman mati dan kewajiban hijab, dan dengan tegas menolak untuk menghentikan kampanyenya bahkan di balik jeruji besi.

“Bahkan di penjara, dia tidak melupakan tugasnya dan memberikan informasi tentang situasi para tahanan,” kata Reza Moini, seorang aktivis hak asasi manusia Iran yang berbasis di Paris yang mengenalnya dengan baik.

Dalam bukunya "Penyiksaan Putih", Mohammadi mengecam kondisi penahanan para tahanan, khususnya penggunaan sel isolasi, yang menurutnya juga dialami oleh dirinya sendiri.

Ia hanya bisa menyaksikan dari balik jeruji besi protes yang terjadi setelah kematian Mahsa Amini pada 16 September 2022 – yang ditangkap karena melanggar aturan berpakaian bagi perempuan di Iran. Narges mengatakan gerakan tersebut memperjelas tingkat kekerasan yang terjadi dan ketidakpuasan di masyarakat.

“Pemerintah tidak mampu mematahkan protes rakyat Iran,” katanya pada September dalam jawaban tertulis dari penjara Evin di Teheran tempat dia ditahan, menggambarkan gelombang protes sebagai hal yang “tidak dapat diubah.”

Lahir pada 1972 di Zanjan, barat laut Iran, Narges Mohammadi belajar fisika sebelum menjadi seorang insinyur. Namun dia kemudian memulai karir baru di bidang jurnalisme, bekerja untuk surat kabar yang saat itu merupakan bagian dari gerakan reformis.

Pada 2000-an, ia bergabung dengan Pusat Pembela Hak Asasi Manusia, yang didirikan oleh pengacara Iran Shirin Ebadi, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian pada 2003, yang secara khusus memperjuangkan penghapusan hukuman mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Narges mempunyai kemungkinan untuk meninggalkan negara itu tetapi dia selalu menolak... Dia menjadi suara bagi mereka yang tidak bersuara.(bwo)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Istri Sedang Haid, Begini Cara Memuaskan Suami yang Halal

Istri Sedang Haid, Begini Cara Memuaskan Suami yang Halal

Istri sedang haid, bagaimana cara memuaskan suami secara halal? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
ASI Tetap Berlimpah meski Puasa Ramadhan, Ternyata Cukup Konsumsi yang Disarankan dr Zaidul Akbar

ASI Tetap Berlimpah meski Puasa Ramadhan, Ternyata Cukup Konsumsi yang Disarankan dr Zaidul Akbar

Bagi ibu menyusui ikut puasa memang tidak diwajibkan. Berikut tips ibu menyusui bisa puasa ramadhan dengan ASI berlimpah
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Pemprov Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Pramono: Kami Persilakan Audit Tanpa Batasan

Pemprov Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Pramono: Kami Persilakan Audit Tanpa Batasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Sudah Punya Istri tapi Suami Masih Gemar Onani dan Menonton Blue Film, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Sudah Punya Istri tapi Suami Masih Gemar Onani dan Menonton Blue Film, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Seorang laki-laki sudah punya istri tapi masih gemar onani dan menonton blue fillm, bagaimana hukumnya dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Akhir Drama Liga Super! UEFA dan Real Madrid Capai Kesepakatan

Akhir Drama Liga Super! UEFA dan Real Madrid Capai Kesepakatan

UEFA dan Real Madrid akhirnya mencapai kesepakatan mengakhiri perseteruan hukum terkait proyek kontroversial Liga Super Eropa yang sempat mengguncang sepak bola Eropa

Trending

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air Tewas Usai Ditembak di Papua, Ini Nasib Terbaru 13 Penumpang

Satgas Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Jangan Langsung Berdiri Setelah Shalat, Baca Doa Pelunas Utang ini kalau Mau Rezeki Semakin Lancar

Sayang untuk melewatkan doa pelunas utang ini. Ustaz Adi Hidayat anjurkan baca setelah shalat
Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia

Demiane Agustien tampil gemilang bersama Arsenal U-21 dan membuka peluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Hattrick di Premier League 2 jadi bukti kualitasnya.
Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku Penembakan Pilot dan Co-Pilot Pesawat Smart Air di Papua

Satgas Damai Cartenz 2026 langsung terjun ke lokasi usai Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan ditembaki.
Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Penyesalan Bojan Hodak! Akui Persib Bandung Kalah Duel Lini Tengah saat Hadapi Ratchaburi

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak buka suara seusai kekalahan dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games 2026, Begini Penjelasan Resmi PSSI

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menegaskan hingga saat ini federasi belum menerima surat resmi terkait pembatalan keikutsertaan Indonesia pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Jepang.
Pemprov Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Pramono: Kami Persilakan Audit Tanpa Batasan

Pemprov Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Pramono: Kami Persilakan Audit Tanpa Batasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT