GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mouly Surya, Sutradara Perempuan Pertama Raih Anugerah Bergengsi Kurosawa Akira Award

Sutradara Indonesia Mouly Surya merupakan sutradara perempuan pertama yang meraih penghargaan Kurosawa Akira Award dalam Tokyo International Film Festival (TIFF) 2023 di Tokyo, Selasa (31/10) malam. Mouly bersanding sejajar denga penerima penghargaan sebelumnya, seperti Steven Spielberg dan Yoji Yamada (2004), Hou Hsiao-hsien (2005), Milos Forman dan Kon Ichikawa (2006), David Puttnam (2007) serta Nikita Mihalkov dan Chen Kaige (2008).
Rabu, 1 November 2023 - 19:07 WIB
Sutradara Indonesia Mouly Surya merupakan sutradara perempuan pertama yang meraih penghargaan Kurosawa Akira Award
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sutradara Indonesia Mouly Surya merupakan sutradara perempuan pertama yang meraih penghargaan Kurosawa Akira Award dalam Tokyo International Film Festival (TIFF) 2023 di Tokyo, Selasa (31/10) malam.

“Ini adalah penghargaan kehormatan pertama saya dan betapa luar biasanya (tropi) ini terukir nama besar dalam sinema Asia. Ini adalah Akira Kurosawa. Terima kasih banyak,” kata Mouly dalam sambutannya saat menerima penghargaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mouly dinilai sebagai salah satu sutradara muda yang berpengaruh dan memberikan kontribusi bagi dunia perfilman dan diharapkan dapat memandu industri film di masa depan.

Nama sutradara itu tidak terlepas dari karya fenomenal Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak yang mengantarkan berbagai penghargaan.

“Saat saya membuat film Marlina, Si Pembunuh Empat Babak, karya-karya Kurosawa ada dalam pikiran saya ketimbang kritik dan klaim penonton yang mengatakan itu dipengaruhi oleh Quentin Tarantino,” katanya yang didampingi produser Rama Adi.

Dia menyebut film-film Kurosawa Akira, seperti Seven Samurai (1954) dan Rashomon (1950) lah yang menginspirasi film yang dibintangi Marsha Timothy itu.

Mouly merupakan sutradara perempuan pertama yang menerima penghargaan sejak anugerah itu diberikan mulai 2004.

Sempat vakum selama 14 tahun, anugerah itu diberikan kembali dan nama Mouly Surya kini bersanding dengan sutradara kenamaan dunia, seperti Steven Spielberg dan Yoji Yamada (2004), Hou Hsiao-hsien (2005), Milos Forman dan Kon Ichikawa (2006), David Puttnam (2007) serta Nikita Mihalkov dan Chen Kaige (2008).

“Sebagai seorang yang suka cerita cinta, manga, anime dan kemudian pembuatan film saya tidak pernah berani untuk bermimpi nama sama akan bersanding dalam satu kalimat dengan Kurosawa Akira,” katanya.

Mouly teringat saat dia belia yang jauh dari bayangan memimpin satu set film.

“Ternyata beberapa dekade setelahnya, saya menerima penghargaan ini dan persepsi itu berubah. Ini adalah kehormatan bagi saya dan saya ingin berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam seleksi Tokyo International Film Festival atas kontribusi Anda membuat perubahan itu,” katanya.

Dia berharap banyak sineas muda, terutama perempuan yang mendapatkan penghargaan serupa ke depannya.

Mouly mengawali debut lewat film Fiction yang meraih empat penghargaan, termasuk Best Picture pada Festival Film Indonesia pada 2008.

Film keduanya What They Don’t Talk About When They Talk About Love juga mengisi layar lebar TIFF 2013 dan terpilih dalam Sundance Film Festival.

Baru-baru ini, film itu kembali menghiasi layar lebar Busan International Film Festival setelah 10 tahun tayang perdana di festival yang sama.

Pada 2017, film populer Marlina the Murderer in Four Acts, yang ditayangkan perdana pada Cannes Film Festival Prancis, diliris di bioskop-bioskop 14 negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada dan Jepang.

Film itu juga memenangi Grand Prize pada Tokyo Filmex dan terpilih mewakili film Indonesia dalam penghargaan Oscar kategori Best Foreign Film.

Salah satu juri yang juga peraih Kurosawa Akira Award pada 2004 Yoji Yamada mengatakan Mouly Surya berhasil menyampaikan cerita yang kuat dan dinamis lewat film Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak.

tvonenews

“Dengan begitu, dia mengubah citra film Indonesia dan untuk itu kami memutuskan untuk memberikan penghargaan ini kepada Gu Xiaogang dan Mouly Surya,” katanya.

Penghargaan Kurosawa Akira tahun ini hanya diberikan kepada dua sineas, satu penerima lainnya adalah sutradara muda asal China Gu Xiaogang lewat film Dwelling in the Fuchun Mountains yang perdana tayang di Cannes Film Festival 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kurosawa Akira adalah sutradara sekaligus produser dan penulis skenario kenamaan Jepang yang telah menyutradarai 30 judul film sepanjang 57 perjalanan kariernya.

Pada 1989, dia meraih Academy Award Pencapaian Seumur Hidup untuk prestasi sinematik yang berpengaruh bagi industri perfilman dunia.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kampung Nelayan Merah Putih Dikebut, Industri Kapal Nasional Dikonsolidasikan di Bawah PT PAL

Kampung Nelayan Merah Putih Dikebut, Industri Kapal Nasional Dikonsolidasikan di Bawah PT PAL

Presiden Prabowo Subianto memutuskan mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sekaligus merombak tata kelola industri perikanan nasional.
Berapa Lama Jeong Ho-young Absen? Red Sparks Terpuruk di Liga Voli Korea

Berapa Lama Jeong Ho-young Absen? Red Sparks Terpuruk di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa nasib sial setelah middle blocker andalan mereka, Jung Ho-young, mengalami cedera patah jari tengah kiri, berapa lama kah absen?
Misteri Kematian Pegawai PPPK RSPAU Halim di Pondok Gede: Polisi Ungkap Motif Sementara di Balik Aksi Sadis Pelaku

Misteri Kematian Pegawai PPPK RSPAU Halim di Pondok Gede: Polisi Ungkap Motif Sementara di Balik Aksi Sadis Pelaku

Tabir gelap di balik kasus pembunuhan NHW (31), seorang pegawai PPPK Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma, mulai tersingkap. 
Hasil Debut Minor Bersama Persib, Sergio Castel Minta Dukungan Bobotoh untuk Real Madrid-kan Diri di ACL Two

Hasil Debut Minor Bersama Persib, Sergio Castel Minta Dukungan Bobotoh untuk Real Madrid-kan Diri di ACL Two

Persib gagal mencetak kemenangan dari Ratchaburi FC di AFC Champions League Two 2025-2026 di Stadion Ratchaburi FC, Rabu (11/2/2026). 
KPK Periksa Ketua Kadin Surakarta, Dalami Pengaturan Lelang Proyek yang Libatkan Sudewo di Kasus DJKA

KPK Periksa Ketua Kadin Surakarta, Dalami Pengaturan Lelang Proyek yang Libatkan Sudewo di Kasus DJKA

KPK periksa Ketua Kadin Surakarta, Ferry Septha Indarto terkait kasus dugaan korupsi pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta di DJKA Kementerian Perhubungan.
Jokowi Diperiksa Polresta Solo untuk Lengkapi Berkas Perkara di Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Palsu

Jokowi Diperiksa Polresta Solo untuk Lengkapi Berkas Perkara di Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Palsu

Polda Metro Jaya beberkan alasan melakukan pemeriksaan terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di Polresta Solo terkait tudingan ijazah palsu.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT