GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Masih Pertahankan Menterinya di Kabinet Jokowi, Rocky Gerung: Pragmatis dan Memalukan

Soal PDIP masih pertahankan kadernya jadi menteri di kabinet Presiden Jokowi, meski sudah beda jalan. Ternyara menuai kritikan keras dari beberapa kalangan
Selasa, 7 November 2023 - 07:05 WIB
PDIP Masih Pertahankan Menterinya di Kabinet Jokowi, Rocky Gerung: Pragmatis dan Memalukan
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Soal PDIP masih pertahankan kadernya jadi menteri di kabinet Presiden Jokowi, meski sudah beda jalan. Ternyara menuai kritikan keras dari beberapa kalangan elite politik hingga Pengamat Politik Rocky Gerung

Rocky Gerung ungkapkan, bahwa tindakan PDIP tersebut begitu ajaib. Padahal, PDIP menganggap Gibran anak Presiden Jokowi sudah pamit dari PDIP dan bukan lagi anggota. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jokowi sama juga, karena jokowi yang suruh Gibran pamit. Berarti Jokowi bukan lagi anggota PDIP, kan sama saja," ungkap Rocky Gerung.

"Lalu kalau Jokowi bukan anggota PDIP lagi, ada urusan apa PDIP masih mempertahankan menteri-menterinya ada di kabinet, yang tadinya dimaksud untuk dikader oleh Jokowi sebagai kader partai," katanya menjelaskan. 

"Kan nggak ada gunanya sebetulnya kan? jadi kita melihat betapa pragmatisnya PDIP pada 9 bulan ke depan, jabatan menteri itu jadi cash call partai, kan ajaib," sambungnya menuturukan seperti yang dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung, Senin (6/11/2023).

Maka menurut Rocky Gerung, bahwa PDIP mendua, di mana PDIP masuk dalam urusan ideologi, yakni teguran resmi partai pada Presiden Jokowi karena balelo.

"Tetapi, PDIP masih dapat keuntungan dari orang yang dia tegur dan dari orang yang dia musuhi dan kata Puan bukan lagi keluarganya," ujar Rocky Gerung. 

Menurut Rocky Gerung hal ini adalah bentuk memalukan. Bahkan dia katakan, ngapain PDIP masaih memelihara anggota keluarga yang dianggap melawan berharap masih dielu-elukan dengan cara jangan sampai menterinya dicopot.

"Jadi, Jokowi merasa memang PDIP masih tergantung pada dirinya. Maka sebenarnya sikap etis itu harus final," pungkasnya.

"Jadi dia mesti katakan, Gibran bukan lagi anggota kami dengan itu dengan sendirinya dia tak kembalikan kartu anggotanya, yauda anggap saja bukan lagi PDIP," jelasnya.

Hanya saja tinggal ditanya siapa yang menyuruh Gibran tak lagi di PDIP dan pasti yang menyuruh kata Rocky Gerung, yaitu bapaknya. 

"Maka dari itu, bapaknya juga bukan lagi anggota PDIP," pungkas Rocky Gerung. 

Terpisah, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa partainya tidak akan menarik menteri dari kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai Gibran Rakabuming Raka menjadi bacawapres Parbowo Subianto.

 

PKB menilai hal itu bagian dari menjaga komitmen sejak awal menjadi bagian dari koalisi pemerintah Jokowi.

"Ini bagian menjaga komitmen yang sejak awal sudah menjadi bagian dari koalisi pemerintahan saat ini," ungkap Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (5/11/2023).

Daniel kemudian menyinggung kedewasaan berpolitik. Menurutnya target dari kinerja kabinet harus dicapai dengan baik.

"Saya rasa ini bagian dari kedewasaan politik, agar kepentingan umum tidak terabaikan dan target-target kinerja dapat terus dicapai dengan baik," bebernya.

Terlebih, lanjut Daniel, tantangan yang dihadapi tidak akan mudah. Seperti urusan stabilitas ekonomi hingga stabilitas politik jelang pemilu.

"Apalagi tantangan ke depan tidaklah mudah, urusan stabilitas ekonomi, ketersediaan dan stabilitas harga pangan, termasuk stabilitas politik menjelang pemilu dan pilpres harus tetap terjaga dan menjadi komitmen bersama," pungkasnya.

PDIP sebelumnya memastikan tak akan menarik kadernya dari kursi menteri Kabinet Indonesia Maju usai Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres pendamping bacapres Prabowo Subianto. 

PDIP menekankan partainya tetap berkomitmen mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hal itu diungkapkan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto seusai membuka Rakorda DPD PDIP Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Minggu siang (5/11/2023). 

Hasto mengakui Jokowi telah berubah seiring putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres koalisi lain.

"Komitmen kami meskipun beliau (Jokowi) sudah berubah, tetapi tugas PDIP untuk bangsa dan negara tetap dikedepankan. Sehingga kami mengawal sebagai satu kesatuan sampai akhir tugas," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Hasto menyebut PDIP lebih mengedepankan kepentingan bangsa dan negara ketimbang manuver politik belaka. 

"Maka menteri PDIP tetap menjalankan tugas bagi bangsa dan negara. Itu jauh lebih dikedepankan daripada sekadar manuver politik," beber Hasto. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 
5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan pribadi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi mereka yang tidak dibekali literasi finansial sejak dini. Banyak orang terjebak dalam siklus ...
Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Saat ini Persib Bandung hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di musim ini dengan tetap berada di puncak klasemen Super League 2025-2026. 
Buntut Kerusuhan Supporter Persib Bandung dan Persija, DPR Desak Kemenpora Evaluasi Pengurus PSSI

Buntut Kerusuhan Supporter Persib Bandung dan Persija, DPR Desak Kemenpora Evaluasi Pengurus PSSI

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani menanggapi soal adanya kerusuhan supporter Persija dan Persib Bandung yang terjadi di Bogor dan Sukabumi Jawa Barat
Kerusuhan Supporter Persija dan Persib Bandung di Jabar, DPR Desak PSSI Ambil Langkah Tegas untuk Klub

Kerusuhan Supporter Persija dan Persib Bandung di Jabar, DPR Desak PSSI Ambil Langkah Tegas untuk Klub

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani meminta PSSI mengambil langkah tegas menyusul adanya kerusuhan supporter Persija dan Persib Bandung di Bogor, Jabar
Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif

Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif

BRI menilai pembiayaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial lewat ekonomi hijau dan inklusif.

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral