News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

STQH Nasional XXVII Jambi Ditutup, Berikut Juara Lengkapnya

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki secara resmi menutup gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVII Jambi.
Selasa, 7 November 2023 - 12:05 WIB
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki secara resmi menutup gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVII Jambi.
Sumber :
  • Humas Bimas Islam Kemenag

I. Cabang Tilawah Al-Qur’an
A.    Golongan Dewasa
Qari Terbaik:
1. Qadarasmadi Rasyid (DKI Jakarta)
2. Dzaniyal Muhammad Chubaibillah (Jawa Timur)
3. Wahyu Andi Saputra (Kalimantan Tengah)
Qari Harapan:
1. Syamsuri Firdaus (Nusa Tenggara Barat)
2. Suryadi Suryanullah (Banten)
3. Fakhrul Hakim Ahmad (Kalimantan Timur)
Qari’ah Terbaik:
1. Syamimi Assahra (Kepulauan Riau)
2. Nida Khairiyah (Kalimantan Selatan)
3. Lutpiatun Nisa (Jambi)
Qari’ah Harapan:
1. Ningsih (Sulawesi Tengah)
2. Feti Vera (Sulawesi Tenggara)
3. Lailatul Mubarokah (Jawa Timur)
B. Golongan Anak-Anak
Qari Terbaik:
1. Iskandar Dulqurnain (Jawa Timur)
2. Mohammad Ali Muktie (DKI JAKARTA)
3. Latifatul Tirta (Sumatra Barat)
Qari Harapan:
1. Rakha Hadyan Nugraha (Kalimantan Barat)
2. Istiqlal (Sulawesi Selatan)
3. Muhammad Rizki Al-Fadhil (Banten)
Qari’ah Terbaik:
1. Erin Zelia Nawawi (Sumatra Utara)
2. Zalia Kasih (Jambi)
3. Dinar Aulia Putri (Jawa Timur)
Qari’ah Harapan:
1. Fadwa Zhirly Azikra (DKI Jakarta)
2. Annisa Syahfitri (Kepulauan Riau)
3. Kaysah Fitri (Sumatra Barat)
II. Cabang Hifzhil Al-Qur’an
A. Golongan 1 Juz dan Tilawah
Hafizh Terbaik:
1. Syahmi Rajih Qusoyyi (Sumatra Selatan)
2. Syahrul Maulana Ismail (Papua)
3. Hisyam Ahmad Mu’azzam (DKI Jakarta)
Hafizh Harapan:
1. Dzikri Amrullah (Lampung)
2. Abd. Latif Alfashni (Jambi)
3. Riansyah Rizal (Kepulauan Riau)
Hafizhah Terbaik:
1. Diva Salma Pertiwi (Kalimantan Selatan)
2. Nuril Maulia (DKI Jakarta)
3. Sheila Amelia (Jawa Barat)
Hafizhah Harapan:
1. Saskia Nurcahyanti (Kepulauan Riau)
2. Rayhana Renita Helmi (Riau)
3. Izzah Qurrata’ain (Maluku Utara)
B. Golongan 5 Juz dan Tilawah
Hafizh Terbaik:
1. Khoiril Imam (Kepulauan Bangka Belitung)
2. Habibul Fatihin (Kepulauan Riau)
3. M. Zaky Arrosyidi (Jawa Timur)
Hafizh Harapan:
1. M. Yusriz Shobid Qolbi (Bali)
2. Arfi Falaki Samba (Aceh)
3. M. Abror (Jambi)
Hafizhah Terbaik:
1. Sirratul Ummah (Aceh)
2. Mufidhatul Husna (Kalimantan Selatan)
3. Salfa Aqila (Kepulauan Riau)
Hafizhah Harapan:
1. Khairul Bariyah (Kalimantan Barat)
2. Fathiyyah Arafah Afsyah (Sumatra Barat)
3. Qonitah Syukro Parinduri (Sumatra Utara)
C. Golongan 10 Juz
Hafizh Terbaik:
1. Syahril Al-Fiqri (Riau)
2. Yayan Tabyani (DKI Jakarta)
3. Mohammad Royan (Jawa Barat)
Hafizh Harapan:
1. Ahmad Mizmar (Jawa Timur)
2. Garal Habibi Sembiring (Sumatra Utara)
3. Muhammad Syukran (Kepulauan Riau)
Hafizhah Terbaik:
1. Alfianti Agustina (Riau)
2. Hasna Shofwatul Azizah (Jawa Barat)
3. Vira Mawada Rahma (Kalimantan Tengah)
Hafizhah Harapan:
1. Hasnawia (Sulawesi Barat)
2. Raisya Annazira (Aceh)
3. Siti Khoirotun Nufus (Banten)
D. Golongan 20 Juz
Hafizh Terbaik:
1. Ach Farhan (Jawa Timur)
2. Bayu Wibisono Damanik (Riau)
3. Arbi Azis Pamungkas (Banten)
Hafizh Harapan:
1. Muhammad Ghazi Al-Ghifari (Aceh)
2. Muhammad Ifansyah (Kalimantan Tengah)
3. Nu’man Hifzhi (Lampung)
Hafizhah Terbaik:
1. Risthy Nabila (Sulawesi Tengah)
2. Maryam Ulyadi (Sumatra Barat)
3. Fehima Najaha Asy-Syarifah (Jawa Timur)
Hafizhah Harapan:
1. As-Syifa Insani Kamila (Sulawesi Tenggara)
2. Azizah Khoiriyyah (DKI Jakarta)
3. Sumayyah El-Hansyah (Jawa Barat)
E. Golongan 30 Juz
Hafizh Terbaik:
1. Muhammad Humam Rafi’i (Kepulauan Riau)
2. M. Haikal Afad (Nusa Tenggara Barat)
3. Iqbal Aris Maulana (Jawa Timur)
Hafizh Harapan:
1. Yusuf Mubarak (Kalimantan Barat)
2. Rendi Dwi Saputra (Sumatra Selatan)
3. Ainun Na’im (Lampung)
Hafizhah Terbaik:
1. Muslihah Jamaludin (Sulawesi Selatan)
2. Qurrota A’yun (Jawa Timur)
3. Salwa Salsabila (Jawa Barat)
Hafizhah Harapan:
1. Hanny Virginia Anggraini (Sumatra Selatan)
2. Miftahul Rizkiahhaling (Sulawesi Tenggara)
3. Halya Nur Ajilla (Jawa Tengah)
III. Cabang Tafsir Al-Qur’an Golongan Bahasa Arab
Mufassir Terbaik:
1. Muhammad Adam Sofyan (DKI Jakarta)
2. Misbahul Munawar (Aceh)
3. Khoiruman Ardiansyah Rosyid Al-Ramadhani Putera Ananta (Jawa Timur)
Mufassir Harapan:
1. Ahmad Masyhun (Nusa Tenggara Barat)
2. M. Ridho Zikri (Jawa Barat)
3. Iqbal Syaifudin (Jawa Tengah)
Mufassirah Terbaik:
1. Fathimah (Jawa Barat)
2. Siti Sarah (Aceh)
3. Nurfaizah Jamaluddin (Sulawesi Selatan)
Mufassirah Harapan:
1. Qonita Auliya Maulida (Jawa Timur)
2. Zulfa Wardatul Aulia (Banten)
3. Fitri Mardhiyah (Sumatra Barat)
IV. Cabang Musabaqah Al-Hadits
A. Golongan Hafalan 100 Hadits dengan Sanad
Muhaddits Terbaik:
1. M. Ihsan Taufik (Sumatra Selatan)
2. Ahmad Syauqy (Sulawesi Tengah)
3. Zulfikar Ali Akbar (Jambi)
Muhaddits Harapan:
1. Erdiansyah (Sumatra Utara)
2. Muhammad Rifki Alfawazi (Kepulauan Bangka Belitung)
3. Muhammad Iqbal Wi’an (Kalimantan Timur)
Muhadditsah Terbaik:
1. Azmi Dwi Yanti (Sumatra Selatan)
2. Irma Juliana Hasbullah (Sulawesi Selatan)
3. Meilda Nazwa Hasibuan (Sumatra Utara)
Muhadditsah Harapan:
1. Neti Meirizqi Azzahro (Yogyakarta)
2. Isnawati (Kepulauan Bangka Belitung)
3. Nurul Amalina Hasnah (DKI Jakarta)
B. Golongan Hafalan 500 Hadits Tanpa Sanad
Muhaddits Terbaik:
1. Atsal Taufiqie Nandito (Jawa Timur)
2. M. Akhiruddin Nasution (Sumatra Utara)
3. Alfie Mulya Putra (Riau)
Muhaddits Harapan:
1. Rozin Nasrullah (Sulawesi Selatan)
2. Muhammad Islahuddin (Jawa Barat)
3. Miftah Nurul Ma’arif (DKI Jakarta)
Muhadditsah Terbaik:
1. Siti Hapsoh (DKI Jakarta)
2. Maesaroh (Jawa Barat)
3. Linni Marito Simanjuntak (Sumatra Utara)
Muhadditsah Harapan:
1. Nurul Fadilah (Banten)
2. Mutmainah (Kepulauan Bangka Belitung)
3. Istiqomah (Sumatra Selatan)
(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

PERSI Minta Rumah Sakit di Indonesia Perkuat Tata Kelola dan Mutu Layanan Kepada Masyarakat

Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) di Indonesia untuk meningkatkan akurasi, efisien, dan kenyamanan layanan kepada masyarakat.
Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Ester Nurumi Comeback Ciamik, Indonesia 4-1 Hong Kong

Rekap hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana Ester Nurumi Tri Wardoyo berhasil memberikan menutup perjuangan Indonesia dengan kemenangan atas Hong Kong di babak penyisihan grup.
Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Cara Bayar PDAM di BRImo, Lebih Praktis dan Ada Cashback 20%

Dengan melakukan pembayaran PDAM melalui aplikasi BRImo, nasabah BRI berkesempatan menikmati promo cashback 20%.
Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Masih Ingat Kisah 'Skandal' Ryan Giggs? Legenda Manchester United yang Pernah Selingkuh dengan Istri Adik Kandungnya

Skandal demi skandal yang melibatkan legenda Manchester United, Ryan Giggs kembali mencuat ke permukaan setelah ia terseret kasus dugaan kekerasan terhadap eks
KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

KPK Gelar OTT di Jakarta Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (4/2/2026). Belum terungkap sosok yang ditangkap kali ini.
Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Diduga Curi Uang Penumpang, Dua WN Cina Diamankan di Bandara Juanda

Dua warga negara (WN) Cina berinisial WM dan LJ diamankan oleh petugas Bandara Internasional Juanda bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya setelah diduga melakukan pencurian di dalam pesawat pada penerbangan Citilink rute Jakarta–Surabaya. Keduanya kini terancam dideportasi.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT