News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jubir Anies Tuding Presiden Jokowi Sutradara Drama Politik di Indonesia: Banyak Buktinya

Andi Sinulingga menyebutkan drama politik di Indonesia didalangi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya, masyarakat tak lagi percaya pada Jokowi
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 10 November 2023 - 10:29 WIB
Jubir Anies, Andi Sinulingga
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Anies Baswedan, Andi Sinulingga menyebutkan drama politik di Indonesia didalangi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menurut dia, hanya orang yang berkuasa yang memungkinkan menjadi sutradara dari drama politik dewasa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi yang paling layak untuk jadi sutradara itu ya presiden, dan itu terbukti kan banyak buktinya itu bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah ini, ini bahwa Jokowi itu adalah aktor sekaligus sutradara,” ungkap dia, kepada wartawan, di Jakarta Selatan, dikutip Jumat (10/11/2023).

Dia pun menegaskan tidak mungkin seseorang yang tidak memiliki kekuasaan menjadi dalang dari drama politik Indonesia, contohnya seperti wartawan, kata dia.

“Pak Jokowi sendiri yang orkestrasi, Pak Jokowi sendiri yang mempermasalahkan jadi Pak Jokowi itu sudah terlalu sering, bilang tidak akan impor, macam-macam yang dikatakan dilakukan sebaliknya,” jelasnya.

Imbas sejumlah drama yang Jokowi ciptakan, Andi pun mengatakan kini banyak masyarakat yang tidak percaya lagi.

“Dan bukti ketidakpercayaan itu adalah aktivis-aktivis PDIP sendiri, dari rumahnya sendiri dan itu disampaikan oleh tokoh-tokoh PDIP, Anda bisa cek sendiri jadi ya begitu,” tandas dia.

Drama yang dimaksud adalah kisruh yang tengah hangat diperbincangkan publik, yakni masalah keputusan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman yang dinilai berpihak dengan memanfaatkan jabatannya guna melenggangkan Gibran Rakabuming Raka selaku keponakan ke Pilpres 2024.

Sebelumnya, Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) mengeluarkan putusan nomor 2/MKMK/L/11/2023. Putusan itu terkait dugaan pelanggaran etik hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dengan terlapor Ketua MK Anwar Usman. 

"Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat," kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie membacakan putusannya. 

"Sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi kepada hakim terlapor," sambungnya.

Lebih lanjut, Jimly menjelaskan Majelis Kehormatan menyimpulkan bahwa para hakim terlapor secara bersama-sama terbukti tidak dapat menjaga keterangan atau informasi rahasia dalam rapat permusyawaratan hakim yang bersifat tertutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sehingga melanggar prinsip kepantasan dan kesopanan," kata Jimly. 

Selain itu, sambung dia, disimpulkan pula bahwa para hakim terlapor secara bersama-sama membiarkan terjadinya praktik pelanggaran kode etik dan perilaku hakim konstitusi yang nyata tanpa kesungguhan untuk saling mengingatkan antarhakim, termasuk terhadap pimpinan, karena budaya kerja yang ewuh pekewuh.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Siap Berkompetisi, Ternyata Ini yang Digadang-gadang Jadi Lawan Besar Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate

Siap Berkompetisi, Ternyata Ini yang Digadang-gadang Jadi Lawan Besar Megawati Hangestri bersama Hyundai Hillstate

Dibalik nama besar Megawati Hangestri ada juga tantangan besar yang dihadapinya. Seperti menghadapi klub-klub besar dan terbiasa juara. Kabarnya bakal dihadapi.
Karier Makin Menjanjikan, 4 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Peluang Emas Besok 10 September 2026

Karier Makin Menjanjikan, 4 Zodiak Ini Diprediksi Dapat Peluang Emas Besok 10 September 2026

Ramalan zodiak karier besok 10 September 2026 mengungkap 4 zodiak yang berpeluang dapat kesempatan emas, kepercayaan baru, hingga kabar tak terduga.
Presiden Iran Tegaskan Lawan Agresor Hingga Mereka Menyesal

Presiden Iran Tegaskan Lawan Agresor Hingga Mereka Menyesal

Teheran akan terus melawan serangan sampai pihak yang dia sebut sebagai "agresor" benar-benar menyesali tindakan mereka.
Pencarian Rombongan Jurnalis Tak Memungkinkan Pakai Helikopter, Tim SAR Gunakan Drone Termal

Pencarian Rombongan Jurnalis Tak Memungkinkan Pakai Helikopter, Tim SAR Gunakan Drone Termal

Kapal cepat rombongan jurnalis itu hilang kontak setelah berangkat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menuju Gunung Anak Krakatau.
Pemilik Kapal Jelaskan Kronologi Hingga Rombongan Jurnalis Hilang Kontak: Sempat Kirim Foto!

Pemilik Kapal Jelaskan Kronologi Hingga Rombongan Jurnalis Hilang Kontak: Sempat Kirim Foto!

Pemilik kapal yang membawa rombongan jurnalis untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Sandi Wiasa menjelaskan kronologi hingga  rombongan jurnalis hilang kontak setelah berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten

Trending

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Selengkapnya

Viral