GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Mensos Paksa Anak Tuli Berbicara, Hensat: Risma Harus Perbaiki Gaya Komunikasi

Tindakan Mensos Risma yang memaksa anak tuli berbicara membuat sejumlah pihak berkomentar, termasuk pengamat politik Hendri Satrio.
Sabtu, 4 Desember 2021 - 12:54 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Peringatan Hari Disabilitas Internasional
Sumber :
  • YouTube Kemensos RI

Jakarta - Tindakan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang memaksa anak tunarungu atau tuli untuk berbicara di peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI), membuat heboh publik. Hal tersebut juga membuat sejumlah pihak berkomentar, termasuk pengamat politik Hendri Satrio. Menurut lelaki yang akrab disapa Hensat ini, Risma harus memperbaiki gaya komunikasinya.

"Risma harus memperbaiki gaya berkomunikasinya sebagai seorang menteri dan sebagai seorang tokoh nasional," ujar Hensat pada tvOnenews.com, Sabtu (4/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosen yang juga pakar komunikasi politik ini juga menyarankan mantan Wali Kota Surabaya itu segera meminta maaf karena menuai kritik.

"Apapun yang dimaksud Risma kemarin, ada tanggapan negatif dari masyarakat terutama penyandang disabilitas. Jadi menurut saya, tidak berlebihan juga kalau kemudian Risma bisa menyampaikan pernyataan maafnya dan sekali lagi menjelaskan maksud apa yang dia lakukan HDI," tambahnya.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKopi ini juga menyarankan Risma untuk memperbaiki diri karena tindakan-tindakannya kerap menimbulkan perdebatan.

"Banyak hal yang harus diperbaiki oleh sosok Risma ini, yang nampaknya lebih banyak kontroversialnya," tutur Hensat.

Hensat mengajak Risma untuk menjadi pribadi ketika masih menjabat sebagai pimpinan di Surabaya.

"Saya mengundang Ibu Risma untuk kembali kepada kualitas waktu jadi Wali Kota Surabaya yang per hari ini sebagai Menteri Sosial, itu tidak terlihat," pungkasnya. 

Mensos Risma di hari peringatan HDI sempat meminta memaksa seorang anak penyandang tunarungu berbicara di hadapan publik. Tindakannya mendapat kritik dari salah satu penyandang tuli.

"Saya ingin menyampaikan bahwasanya bahasa isyarat itu penting bagi kami, bahasa isyarat itu adalah seperti mata bagi kami, mungkin seperti alat bantu dengar. Kalau alat bantu dengar itu bisa mendengarkan suara, tapi kalau suaranya tidak jelas itu tidak akan bisa terdengar juga," kata Stefanus yang juga perwakilan dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Risma tak mengindahkannya. Dia kemudian menjawab kritik itu dan mengaku memaksa penyandang tunarungu bicara agar memaksimalkan pemberian tuhan.

"Stefan, ibu tidak... ibu tidak mengurangi bahasa isyarat, tapi kamu tahu Tuhan itu memberikan mulut, memberikan telinga, memberikan mata kepada kita. Yang ingin ibu ajarkan kepada kalian terutama anak-anak yang dia menggunakan alat bantu dengar sebetulnya tidak mesti dia bisa, sebetulnya tidak mesti bisu. Jadi karena itu kenapa ibu paksa kalian untuk bicara? Ibu paksa memang, supaya kita bisa memaksimalkan pemberian Tuhan kepada kita, mulut, mata, telinga," kata Risma. (act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pihak Denada Tak Habis Pikir, Ressa Tiba-tiba Ubah Gugatan Setelah Pengakuan Sang Ibu

Pihak Denada Tak Habis Pikir, Ressa Tiba-tiba Ubah Gugatan Setelah Pengakuan Sang Ibu

​​​​​​​Pihak Denada tak habis pikir setelah Ressa tiba-tiba mengubah gugatan usai pengakuan sang ibu. Simak penjelasan langkah mendadak tersebut di sini!
Eks Wakapolri Oegroseno Hingga Din Syamsudin Tiba di Polda Metro, Jadi Saksi Ahli Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Eks Wakapolri Oegroseno Hingga Din Syamsudin Tiba di Polda Metro, Jadi Saksi Ahli Roy Suryo cs di Kasus Ijazah Jokowi

Ketiga ahli tersebut adalah mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin , dan budayawan yang juga kolumnis Mohamad Sobary.
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Resmi Dirilis: Debut John Herdman Digelar di SUGBK, Catat Tanggalnya!

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Resmi Dirilis: Debut John Herdman Digelar di SUGBK, Catat Tanggalnya!

Jadwal bertanding untuk Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 telah resmi dirilis. John Herdman akan melakoni laga debutnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Polisi Ungkap KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah Jadi Dalang Penembakan Smart Air di Papua

Polisi Ungkap KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah Jadi Dalang Penembakan Smart Air di Papua

Kendati demikian, Yusuf belum bisa mengungkapkan identitas pelaku penembakan secara rinci. Ia menambahkan, pihaknya masih memburu para pelaku tersebut hingga saat ini.
BPS: Jumlah Pengangguran di Jaksel Capai 59.725 Orang

BPS: Jumlah Pengangguran di Jaksel Capai 59.725 Orang

BPS Jaksel mencatat jumlah pengangguran di Jaksel sebanyak 59.725 orang sejak 2024.
Resmi! PSSI Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia dan John Herdman, FIFA Series 2026 Digelar di SUGBK

Resmi! PSSI Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia dan John Herdman, FIFA Series 2026 Digelar di SUGBK

Timnas Indonesia asuhan John Herdman tampaknya mendapatkan kabar baik jelang FIFA Series 2026. Sebab, turnamen akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Trending

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT