GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Massa Geruduk Kantor DPRD Sumedang, Protes Kinerja BPN Tak Sesuai SOP

Ratusan massa yang tergabung dalam DPD Asperumnas (Asosiasi Pemasaran Rumah Nasional) Sumedang, Kamis (09/12/21) siang, melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Sumedang, jawa barat. Ratusan massa menganggap kinerja BPN (badan pertanahan nasional) Sumedang, bekerja tidak sesuai standar dengan menambahkan persyaratan diluar SOP sebagai syarat untuk membangun perumahan.
Jumat, 10 Desember 2021 - 00:56 WIB
Ratusan Massa Gelar Aksi Protes Kinerja BPN di DPRD Sumedang
Sumber :
  • Lutfi Setia Rafsanjani

Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Ratusan massa yang tergabung dalam DPD Asperumnas (Asosiasi Pemasaran Rumah Nasional) Sumedang, Kamis (09/12/21) siang, melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Sumedang, jawa barat. Ratusan massa menganggap kinerja BPN (badan pertanahan nasional) Sumedang, bekerja tidak sesuai standar dengan menambahkan persyaratan diluar SOP sebagai syarat untuk membangun perumahan.

Dengan berjalan kaki, ratusan massa dari puluhan kantor developer perumahan di kabupaten Sumedang tersebut mendatangi gedung DPRD Kabupaten Sumedang. Mereka menggelar aksi teatrikal dengan mengangkat keranda mayat, sebagai simbol matinya pelayanan bpn pada proses pembangunan perumahan nasional, khususnya di wilayah Sumedang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Huliman Abdul Gofur, perwakilan dari pihak Asperumnas mengatakan, pihaknya meminta BPN dan PLN tidak mempersulit persyaratan pembangunan perumahan.

"BPN Sumedang ini mempersulit, seperti ada permainan. Permainan yang dimaksud disini seperti jam kerja yang tidak jelas, hingga ada syarat-syarat yang diluar SOP BPN," Tutur Huliman di Depan Kantor DPRD Sumedang.

Tidak hanya kepada BPN, lanjut Huliman, pihaknya juga meminta pihak PLN membebaskan pemasangan jaringan listrik, yang saat ini dinilai memberatkan baik pengembang maupun konsumen.

"Ini kita kan membantu PLN dengan memberikan konsumen pengguna listrik, tapi pemasangan listrik full dibebankan ke kita pihak perumahan, kalo bisa PLN dengan kita bagi-bagi beban lah," Lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, kepala bpn sumedang, iim rohiman, berjanji akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan di kantornya.

"Kami sampaikan terima kasih kepada pihak Asperumnas, dengan adanya aspirasi dari mereka ini kami akan mengevaluasi pelayanan kami," Ucap Iim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara terkait adanya persyaratan diluar SOP untuk membangun perumahan, pihak BPN menganggap pelayanan di BPN memang berbeda atau unik.

"Tentu ini kan harus dilihat kasus perkasus, karena pelayanan di BPN itu unik ya. Jadi permasalahan satu permohonan dengan yang lainnya tidak bisa disamakan. Tapi bagaimana pun kita akan tuntaskan apabila memang sudah memenuhi syarat," Pungkasnya. (lutfi/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai
Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah Berkomentar Menohok soal Lomba Cerdas Cermat MPR: SMAN 1 Sambas Terpojok

Kepala Sekolah SMAN 1 Sambas, Syafaruddin lontarkan komentar menohok terkait Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Menangkal Ancaman Krisis Iklim yang Kian Nyata, Puluhan Anak Muda Antusias Tanam Mangrove di Pesisir Jakarta

Selain sebagai upaya menangkal krisis iklim, penanaman mangrove bertajuk Garden of Memory: From Moscow to Jakarta ini juga menjadi simbol diplomasi hijau antara Rusia dan Indonesia.
Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Paparkan Hasil Panen Raya Jagung Polri Kuartal I dan II

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan hasil panen raya jagung Polri pada kuartal I dan II. Menurutnya, semua capaian adalah komitmen semangat untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. 
Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Detik-detik Mengerikan WNA India Diduga Bunuh Diri di Ruang Tahanan Imigrasi Surabaya

Mencuat kabar di media sosial, terkait detik-detik mengerikan seorang WNA asal India berinisial SN (48) diduga bunuh diri di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral