News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Oknum Polisi Pukuli Pengedar Narkoba di Tapteng

Polres Tapanuli Tengah merilis perlakuan oknum polisi yang memukuli seorang pria diduga sebagai pengedar Narkoba inisial RBS. Dalam keterangan tertulis yang diperoleh tvonenews.com, Jumat (10/12/2021)
Jumat, 10 Desember 2021 - 15:13 WIB
Waka Polres Tapanuli Tengah Kompol Rohman Didampingi Kasi Humas AKP Horas Gurning
Sumber :
  • Tim TvOne/Syaren Situmorang

Tapanuli Tengah - Polres Tapanuli Tengah merilis perlakuan oknum polisi yang memukuli seorang pria diduga sebagai pengedar Narkoba inisial RBS. Dalam keterangan tertulis yang diperoleh tvonenews.com, Jumat (10/12/2021), Waka Polres Tapanuli Tengah Kompol Rokhmat didampingi Kasi Humas AKP Horas Gurning menjelaskan aksi kekerasan itu terjadi saat pria yang diduga pengedar narkoba itu ditangkap oknum polisi itu bersama temannya. 

Sayangnya, dalam keterangan itu Kompol Rokhmat tidak menjelaskan kronologi kenapa oknum polisi memukuli terduga pengedar narkoba tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Rokhmat juga mengungkapkan bahwa aksi kekerasan itu juga terekam video, hingga kemudian beredar dan viral di media sosial. Namun belum diketahui, siapa orang yang merekamnya.

"Kejadian pemukulan oleh oknum anggota Polri ini terjadi pada Selasa, 19 Januari 2021 ketika penangkapan pelaku pengedar narkoba di Jalan Sibolga Padangsidimpuan," ungkap Kompol Rokhmat. 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa tersangka sudah menjalani proses hukum setelah divonis 3 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Sibolga. 

"Terkait oknum anggota Polri yang melakukan kekerasan dalam video penangkapan tersebut, bahwa Polres Tapteng sudah mengambil tindakan tegas," jelas Rokhmat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan di Propam Polres Tapanuli Tengah dan oknum terkait sudah dipindah tugaskan ataupun di nonjobkan di Polres dalam rangka pemeriksaan,” bebernya. 

Kemudian lanjutnya, oknum polisi tersebut juga akan menjalani sidang disiplin atau kode etik sebagai terduga pelanggar untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (Syaren Situmorang/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.
Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya menyita 17,45 ton narkoba dan obat keras ilegal sepanjang Januari-Juni 2026. Sebanyak 5.196 tersangka ditangkap dari ribuan pengungkapan kasus

Trending

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya Sita 17,45 Ton Narkoba dalam 6 Bulan, 5.196 Tersangka Ditangkap dan Modus Baru Terbongkar

Polda Metro Jaya menyita 17,45 ton narkoba dan obat keras ilegal sepanjang Januari-Juni 2026. Sebanyak 5.196 tersangka ditangkap dari ribuan pengungkapan kasus
Polda Metro Jaya Bongkar 6 Kasus Narkoba Paling Mencengangkan, Ada Pabrik Vape Etomidat hingga Gudang Pakan Ternak Berkedok Laboratorium Gelap

Polda Metro Jaya Bongkar 6 Kasus Narkoba Paling Mencengangkan, Ada Pabrik Vape Etomidat hingga Gudang Pakan Ternak Berkedok Laboratorium Gelap

Polda Metro Jaya mengungkap enam kasus narkoba paling menonjol sepanjang Januari-Juni 2026. Mulai dari laboratorium vape etomidat, pabrik pil koplo, hingga jaringan sabu internasional
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Jaringan Judi Online Berkedok Aplikasi Digital Terbongkar, WN China Masuk DPO

Polda Metro Jaya mengungkap jaringan judi online dan pornografi melalui aplikasi HOT51. Sembilan tersangka ditangkap, sementara satu WN China masuk daftar buronan.
Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Efek Megawati Hangestri, KOVO Resmi Terapkan Regulasi Baru soal Kuota Pemain Asia di V-League

Kesuksesan Megawati Hangestri tampil impresif di V-League tampaknya mulai membawa dampak besar bagi kompetisi Liga Voli Korea. KOVO ubah regulasi kuota pemain.
Kalau Hubungan Intim Ditolak, Taufik Hidayat Ngamuk hingga Minta Mas Kawin Dikembalikan: Pencemburu Akut

Kalau Hubungan Intim Ditolak, Taufik Hidayat Ngamuk hingga Minta Mas Kawin Dikembalikan: Pencemburu Akut

Sisi gelap kehidupan Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap YTR hingga buta permanen, seolah dikuliti -
Selengkapnya

Viral