News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Kulon Progo dan BKSDA Yogyakarta Melepasliarkan Ayam Alas dan Burung Elang

Polres Kulon Progo melepasliarkan ayam hutan dan elang tikus di kawasan hutan Perbukitan Jering, sebagai upaya pelestarian populasi ayam hutan dan elang tikus.
Sabtu, 11 Desember 2021 - 16:41 WIB
Kapolres Kulon Progo Bersama Kepala BKSDA Melepasliarkan Ayam Hutan
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Maraknya perburuan liar membuat populasi ayam hutan di Daerah Istimewa Yogyakarta terus mengalami penurunan. Akibatnya, hewan dengan nama latin Gallus Varius tersebut tercancam punah. Guna mengantisipasi perburuan liar, jajaran Polres Kulon Progo bersama Balai Konservasi Sumber Daya alam (BKSDA) Yogyakarta akan menindak tegas kepada para pemburu tersebut. 

Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini menyampaikan, pihaknya akan berkomitmen terhadap upaya pencegahan dan penegakan hukum aksi perburuan satwa dilindungi. Jajaran Polres Kulon Progo pun tak segan memberi tindakan tegas bagi para pemburu yang beraksi di kawasan hutan lindung Kulon Progo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres mengajak agar masyarakat turut membantu tugas kepolisian dalam upaya pencegahan perburuan liar satwa dilindungi. Yakni dengan berani melapor kepada petugas kepolisian apabila mengetahui ada kegiatan perburuan satwa dilindungi.

"Sebelumnya kami juga berhasil menangkap pelaku perburuan liar berupa ayam hutan di wilayah Sentolo, karena adanya laporan masyarakat di salah satu grup Facebook. Kami memberi tindakan tegas berupa pemusnahan senapan yang digunakan untuk berburu agar memberi efek jera," ujar Fajarini, Sabtu (11/12/2021). 

Sementara kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta Muhammad Wahyudi mengatakan, menurunnya populasi ayam hutan bisa dilihat dari mulai berkurangnya frekuensi terlihatnya ayam hutan di kawasan hutan di Yogyakarta. Parahnya, dari hasil pengamatan BKSDA penurunan populasi ayam hutan terus terjadi tiap tahun.

Penyebabnya karena banyaknya perburuan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap jenis ayam liar tersebut. Kondisi itu sangat memprihatinkan, karena ayam hutan merupakan salah satu satwa endemik yang penting dalam ekosistem hutan. Apabila populasinya habis, tentunya akan berdampak terhadap ekosistem hutan.

"Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terus melakukan perburuan, sebab kehadiran satwa dilindungi di alam liar tersebut sangatlah penting," ujar Wahyudi. 

Selain perlunya kesadaran masyarakat untuk menjaga populasi ayam hutan dan satwa dilindungi lainnya, peran aparat hukum untuk mencegah terjadinya aksi perburuan satwa juga cukup penting. Sebab, ketegasan dan ancaman sanksi dari aparat dapat membuat takut para pelaku untuk melakukan tindakan perburuan.

Wahyudi pun mengapresiasi ketegasan jajaran Polres Kulon Progo dalam memberi tindakan terhadap pelaku perburuan satwa dilindungi. Yakni dengan pemusnahan senapan angin yang digunakan untuk berburu. Komitmen jajaran kepolisian untuk pelestarian satwa juga diwujudkan dengan pelepasliaran enam ekor ayam hutan dan sepasang elang tikus di kawasan hutan Perbukitan Jering, Kaliwilut, Sentolo, Kulon Progo.

"Kami mengapresiasi langkah jajaran Polres Kulon Progo dalam upaya perlindungan satwa ini, karena memang tindakan seperti ini sangat penting untuk melestarikan satwa tetap hidup di alam," tutup Wahyudi. (Ari Wibowo/dan)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Persib Lepas 4 Pemain Asing, Ini Daftarnya

Manajemen Persib Bandung bergerak cepat melakukan cuci gudang dan merampingkan komposisi legiun asingnya menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Kali -
Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, ...
Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan brutal yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) terus menguliti fakta-fakta men-..
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026 yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan melakoni laga kontra Vietnam.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral