News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gibran Dianggap Tengil saat Debat, Pengamat: Seharusnya Dia Hindari Sejumlah Gimik yang Tidak Perlu

Sikap Cawapres nomor urut 03 Gibran Rakabuming Raka saat debat Minggu (21/1/2024) dinilai oleh beberapa pihak tak menujukkan sikap yang baik. Ini kata pengamat.
Senin, 22 Januari 2024 - 08:58 WIB
Debat Cawapres yang Digelar di JCC, Jakarta, Minggu (21/1/2024)
Sumber :
  • tim tvOnenews/Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Sikap Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 03 Gibran Rakabuming Raka saat debat tadi malam, Minggu (21/1/2024) dinilai oleh beberapa pihak tidak menujukkan sikap yang baik.

Menurut Pengamat politik Ahmad Khoirul Umam sebenarnya semua cawapres tampil dengan imbang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intensitas serangannya berimbang. Masing-masing saling mencungkil ego,” ujar Umam kepada tim tvOnenews.com melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta pada Senin (22/1/2024).

Menurut Umam, masing-masing cawapres cukup disiplin untuk menjaga poin politik mereka agar tidak dicuri lawan.

Namun Umam memang menyayangkan sikap dan gimik Gibran dalam menyampaikan pertanyaan dan merespon  jawaban.


Gibran Dianggap Tengil saat Debat, Pengamat: Seharusnya Dia Hindari Sejumlah Gimik yang Tidak Perlu (Sumber: tim tvOnenews/Bagas)

“Justru terkesan kurang simpatik," kata Umam.

"Seharusnya Gibran tampil tenang dan menghindari sejumlah gimmick yang tidak perlu dan tidak produktif,” saran Umam.

Hal ini karena sebenarnya materi serangannya sudah kena sasaran. 

“Namun karena Gibran lebih memilih melanjutkan gimmick yang kurang simpatik, akhirnya kubu 01 dan 03 kompak menghantam strategi itu dengan judgment pertanyaan receh dan tidak layak untuk dijawab,” jelas Umam. 

Padahal kata Umam, pilihan strategi debat Gibran yang mengulang lagi singkatan atau istilah konseptual dinilai Umam memang kembali berhasil menjebak Mahfud dan Muhaimin. 

“Hal itu terefleksi dalam jawaban mereka yang terkesan mengambang,” ujar Umam.

Umam juga menilai dalam debat kali ini lagi-lagi kubu 01 dan 03 kembali menunjukkan kekompakkan mereka untuk menghantam 02. 

Namun kata Umam, meskipun sesekali menyerang, namun kali ini Gibran lebih banyak memainkan strategi defensif. 

“Karena sengitnya serangan 01 dan 03, Gibran terpaksa harus menjawab sekaligus mempertanggungjawabkan kinerja pemerintahan Jokowi selama ini,” ujarnya.

“Kali ini, keduanya dipertemukan oleh isu kebijakan Food Estate, impor pangan; hingga tudingan kepada pemerintah Jokowi yang dinilai tidak menunjukkan keberpihakan dan abai pada petani,” jelas Umam.

Menurut Direktur Indostrategic itu, strategi itu kembali dilakukan oleh kubu 01 dan 03 bersama-sama untuk mendegradasi basis elektoral 02. 

Mahfud MD Dinilai Langsung Menyerang, Cermin Kerasnya Sikap Politik PDIP Terhadap Presiden Jokowi


Gibran Dianggap Tengil saat Debat, Pengamat: Seharusnya Dia Hindari Sejumlah Gimik yang Tidak Perlu (Sumber: tim tvOnenews/Bagas)

Menurut Umam, pada fase awal debat keempat Cawapres kali ini langsung menghangat ketika Cawapres 03 Mahfud MD tampil langsung menyerang. 

“Selaku bagian dari pemerintahan Jokowi, selaku Menkopolhukam, Mahfud MD justru secara vulgar,” tandas Umam.

“Memainkan sikap dan narasi oposisi, dengan mengkritik keras sejumlah kebijakan dan pendekatan pemerintahan Jokowi,” lanjut Umam.

Hal ini kata Umam terlihat dengan pernyataan Mahfud MD tentang petani tidak berdaulat; Subsidi pupuk menguap; Food Estate gagal; impor pangan membuat petani dan peternak tidak berdaulat.

“Mahfud tampil dengan bekal pengalaman riil; ia tidak mau terjebak dengan jawaban-jawaban prosedural-normatif, khususnya terkait isu penegakan hukum dan aturan,” ujar Umam. 

Umam menilai sikap kritis Mahfud MD ini tampaknya menjadi cermin dari kian mengerasnya sikap politik PDIP kepada pemerintahan Jokowi saat ini. 

Muhaimin Iskandar Dinilai Tampil Lebih Santai,  Tidak “Tedeng Aling-aling” Tunjukin Beda dengan Pemerintahan


Gibran Dianggap Tengil saat Debat, Pengamat: Seharusnya Dia Hindari Sejumlah Gimik yang Tidak Perlu (Sumber: tim tvOnenews/Bagas)

Sementara itu, menurut Umam, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kali ini tampil lebih santai.

“Lebih berani dan lebih agresif. Muhaimin tidak “tedeng aling-aling” untuk menunjukkan sisi beda dirinya dengan kekuatan pemerintah,” kata Umam.

Itulah yang menjadi ciri khas dari kubu pro-perubahan. 

“Sejumlah serangan terbuka ia luncurkan, khususnya ke kubu 02. Misalnya, Muhaimin mengaku kecewa pada komitmen pemerintahan Jokowi yang tidak serius dan memilih menunda pelaksanaan pajak karbon; hilirisasi ugal-ugalan; hingga devisa nickel sangat kecil,” jelas Umam. 

Umam juga melihat Muhaimin juga tampak beberapa kali berusaha memprovokasi dan memantik emosi kubu 02 untuk menyentil Prabowo.

“Dengan menyebut adanya ketimpangan kepemilikan lahan 500 ribu hektar dibanding kepemilikan tanah rakyat yang rendah,” katanya. 

Selain itu, Muhaimin juga mencoba memprovokasi Gibran dengan menyampaikan istilah “catatan Mahkamah Konstitusi”.

“Bahkan, Muhaimin juga terkesan langsung menyerang pribadi Jokowi, ayahanda Gibran, dengan menyinggung tentang isu ijazah palsu; hingga sentilan tentang penghormatan pada masyarakat adat bukan sesederhana memakai baju adat saat peringatan 17 Agustus setiap tahunnya,” ungkap Umam.  

Sementara itu, Umam menilai tajamnya serangan antar-kontestan yang dilakukan itu memang dengan harapan bisa menciptakan poin politik.

"Namun justru akan merepotkan mereka untuk bermanuver dalam membangun komunikasi politik koalisi, ketika Pilpres memasuki putaran kedua nantinya," katanya.

Hal ini kata Umam karena jika upaya saling kritik itu lama-lama semakin masuk terlalu jauh hingga mencungkil ego masing-masing calon pemimpin,.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Umam mengatakan ketatnya pola serangan di antara tiga kontestan Cawapres, debat keempat kali ini ketiganya bermain imbang.

"Secara substansi, tidak ada yg paling mendominasi dan tampil impresif. Saya memberi skor sama, masing-masing 7," tandas Umam.(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fabio Capello Murka! Sebut Kegagalan Italia Aib Nasional, Desak Pimpinan FIGC Mundur

Fabio Capello Murka! Sebut Kegagalan Italia Aib Nasional, Desak Pimpinan FIGC Mundur

Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik keras usai Timnas Italia kembali gagal lolos ke Piala Dunia.
Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago secara tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) transparan dalam melakukan
Dari Kartu Merah ke Sanksi Tambahan! Nasib Maguire di Ujung Tanduk Bersama Manchester United

Dari Kartu Merah ke Sanksi Tambahan! Nasib Maguire di Ujung Tanduk Bersama Manchester United

Bek Manchester United, Harry Maguire, tengah menghadapi masalah serius setelah didakwa oleh The Football Association (FA) terkait perilaku tidak pantas dalam laga kontra Bournemouth.
Forkopi Sodorkan Usulan Terkait DIM Pemerintah RUU Pekoperasian ke Fraksi Partai Demokrat DPR RI

Forkopi Sodorkan Usulan Terkait DIM Pemerintah RUU Pekoperasian ke Fraksi Partai Demokrat DPR RI

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) menyampaikan usulan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pemerintah terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian.
Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku belum merasa puas dengan penampilannya bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, meski mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.

Trending

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Banjir Pujian saat FIFA Series, Dony Tri Pamungkas Malah Bilang Belum Puas Bela Timnas Indonesia! Ada Apa?

Pemain Timnas Indonesia, Dony Tri Pamungkas, mengaku belum merasa puas dengan penampilannya bersama skuad Garuda di ajang FIFA Series 2026, meski mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.
Selengkapnya

Viral