News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Pemuda Relawan Prabowo Diduga Dikeroyok Pendukung Capres, Polisi Gerak Cepat, PDIP Buka Suara

Kapolsek Regol Ajun Komisaris Polisi (AKP) masih melakukan penyelidikan dan memintai sejumlah saksi atas kejadian pengeroyokan terhadap di Korban warga Babakan Tarogong, Pasir Koja, Kota Bandung saat kampanye (Hajatan  Rakyat) Capres 03 Ganjar di Lapangan Tegallega pada 21 Januari 2024 lalu.
Selasa, 23 Januari 2024 - 16:53 WIB
Korban
Sumber :
  • Tim tvOne/Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Kapolsek Regol Ajun Komisaris Polisi (AKP) masih melakukan penyelidikan dan memintai sejumlah saksi atas kejadian pengeroyokan terhadap di Korban warga Babakan Tarogong, Pasir Koja, Kota Bandung saat kampanye (Hajatan  Rakyat) Capres 03 Ganjar di Lapangan Tegallega pada 21 Januari 2024 lalu.

"Kami mendapatkan informasi pada 21 Januari pukul 10.30 Wib ada kejadian pemukulan di Jalan Inggit Garnasih Kecamatan Regol," kata AKP Aji Riznaldi Selasa (23/1/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek  mengatakan korban masih mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian tersebut. Sebab keluarga korban memiliki riwayat penyakit. 

Hasil penelusuran di media sosial, Aji mengatakan tiga pemuda mengalami luka di daerah hidung, mata dan wajah. Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kronologis acara tersebut. 

"Kita melakukan penyelidikan sedang menelusuri TKP. Untuk tindakan kepolisian mengumpulkan saksi-saksi saat di TKP kemudian dari CCTV di sekitar TKP," kata dia.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono mengatakan terkait adanya tiga orang korban pemukulan saat kampanye terbuka "Hajatan Rakyat" Capres 03 Ganjar Pranowo pada 21 Januari 2024 fi Lapangan Tegallega, Kota Bandung lalu. Pihaknya perlu melakukan penelusuran terlebih dahulu.

"Tadi sudah memerintahkan PDIP Kota untuk mencari keberadaan Korban, untuk mengetahui penyebab apa yang sebenarnya terjadi," kata Ono Surono saat dihubungi, Selasa (23/1/2024).

Ono mengatakan dari informasi  yang ia dapat bahwa kejadian itu bermula dan dipicu para korban yang tiba-tiba mengacungkan Paslon  02 ke arah kerumunan massa nomor urut 03. 

"Seharusnya saat ramai seperti itu tidak usah memprovokasi mengangkat jari sehingga memicu,"katanya.

Meskipun demikian Ono menilai perlu dilakukan penelusuran lebih lanjut soal ada atau tidaknya unsur kesengajaan yang dilakukan korban untuk memancing emosi massa dan menimbulkan situasi tidak kondusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dikhawatirkan kejadian itu ada unsur cipta kondisi yang menimbulkan situasi tidak kondusif. Karena atribut saat ini mudah di dapat apalagi saat orang banyak gitu kita tidak tahu," ungkapnya.

Sebelumnya, rekaman video yang memperlihatkan tiga orang pemuda di Kota Bandung mengalami luka-luka di bagian wajah viral di media sosial. Mereka mengaku menjadi korban penganiayaan dari sejumlah orang yang melintas di Jalan Inggit Garnasih.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.
Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, dimana pole position berhasil diraih oleh rider Trackhouse, Raul Fernandez.
Dosen Sekolah Tinggi Agama di Aceh Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Dosen Lainnya Harap Oknum Tidak Kembali ke Kampus

Dosen Sekolah Tinggi Agama di Aceh Diduga Lecehkan Sejumlah Mahasiswi, Dosen Lainnya Harap Oknum Tidak Kembali ke Kampus

Seorang dosen di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, diduga melecehkan sejumlah mahasiswi. Apabila tidak ada penyelesaian yang tegas, dosen dan mahasiswa mempertimbangkan untuk menghentikan kegiatan belajar-mengajar sebagai bentuk protes.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral