News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Lampung Selatan Bongkar Sindikat Pemalsu Surat ‘Rapid Test Antigen’ Palsu di Pelabuhan Bakauheni Lampung

Aparat Kepolisian Polres Lampung Selatan menangkap empat orang sindikat pemalsu surat keterangan hasil ‘Rapid Test Antigen’ di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Keempat pelaku mempunyai peran masing-masing
Rabu, 15 Desember 2021 - 20:16 WIB
Polres Lampung Selatan Bongkar Sindikat Pemalsu Surat ‘Rapid Test Antigen’ Palsu di Pelabuhan Bakauheni Lampung
Sumber :
  • Tim Tvone/Pujiansyah

Lampung Selatan, Lampung - Aparat Kepolisian Polres Lampung Selatan menangkap empat orang sindikat pemalsu surat keterangan hasil ‘Rapid Test Antigen’ di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Keempat pelaku mempunyai peran masing-masing, di antaranya sebagai penanggung jawab klinik, koordinator lapangan dan dua sopir  travel  angkutan umum lintas Lampung-Jakarta.
 
Mereka yang ditangkap adalah ES (44), perawat sekaligus pemilik klinik, IS (39), warga Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Bintang, serta RS (21) dan H (34), warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Waway Karya, Lampung Timur, Lampung.
 
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edwin, mengatakan terbongkarnya sindikat pembuat surat palsu tersebut, berawal saat petugas menemukannya di area Penyeberangan Bakauheni, Lampung. Dari hasil pemeriksaan, sebuah kendaraan travel Daihatsu Luxio silver B 1308 NYV yang menggunakan surat ‘Rapid Antigen’ palsu. "Kami cek dan periksa diduga surat keterangan palsu," kata Kapolres di Mapolres Lampung Selatan.
 
Seluruh penumpang berikut sopir minibus langsung diamankan ke Mapolres Lampung Selatan untuk diminta keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan para penumpang minibus tersebut, surat itu dicetak tanpa terlebih dulu dilakukan tes dan hanya diminta mengirimkan foto KTP.  "Para penumpang tidak menjalani ‘Rapid Test’ sebagaimana seharusnya. Mereka hanya membayar ongkos perjalanan yang sudah termasuk surat keterangan ‘Rapid Test Antigen’, jelas AKBP Edwin.
 
Edwin menambahkan, surat palsu itu diperoleh dari IS (39) dengan cara kirim foto KTP dan nomor telepon seluler yang bersangkutan melalui aplikasi WhatsApp. Data penumpang itu kemudian dikirimkan ke ES pemilik klinik di wilayah Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Akhirnya ES  (44), warga Desa Way Hui, Kecamatan Jatiagung selaku pemilik Klinik Pratama SS yang terletak di Kecamatan Tanjung Bintang pun turut ditangkap.
 
"Bisnis pemalsuan surat palsu ini sudah berjalan selama enam bulan. Biaya satu surat keterangan ‘Rapid Test Antigen’ sebesar Rp 50 ribu," ungkap Edwin.
 
Dari tangan sindikat pemalsu surat ‘Rapid Test’ palsu ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah laptop lengkap dengan alat printer dan stempel. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHPidana jo Pasal 14 ayat 1 tentang Wabah Penyakit Menular. (Pujiansyah/Lno)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Sifat Temperamental Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan di Bandung Terbongkar, Polisi: Jika Tidak Dapatkan Sesuatu sesuai Harapannya, Dia Cenderung Lakukan Kekerasan

Sifat Temperamental Taufik Hidayat Tersangka Penyekapan di Bandung Terbongkar, Polisi: Jika Tidak Dapatkan Sesuatu sesuai Harapannya, Dia Cenderung Lakukan Kekerasan

Taufik Hidayat tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR di Bandung punya karakter bertemperamen tinggi.
Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung: Taufik Hidayat dan YTR Kenal Tahun 2024 Lewat Tinder, Dekat, Jalin Hubungan hingga Tinggal Bersama

Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung: Taufik Hidayat dan YTR Kenal Tahun 2024 Lewat Tinder, Dekat, Jalin Hubungan hingga Tinggal Bersama

Awal mula perkenalan korban penyekapan dan penganiayaan di Bandung berinisial YTR (29) dengan tersangka Taufik Hidayat akhirnya terungkap. Kenal di Tinder hingga tinggal bersama.
Minta Shin Tae-yong Bawa Persija Kembali Raih Gelar Juara, Gubernur DKI Jakarta: Tolong Berikan Kado Spesial untuk Kami

Minta Shin Tae-yong Bawa Persija Kembali Raih Gelar Juara, Gubernur DKI Jakarta: Tolong Berikan Kado Spesial untuk Kami

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta kepada Pelatih Persija Shin Tae-yong untuk membawa klub tersebut kembali meraih gelar juara.
Terang-terangan, Gubernur DKI Jakarta Akui Sering "Bad Mood" Karena Persija Belum Meraih Gelar Juara

Terang-terangan, Gubernur DKI Jakarta Akui Sering "Bad Mood" Karena Persija Belum Meraih Gelar Juara

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sering bad mood karena Persija belum juga berhasil meraih gelar juara.
Digelar 2 Juli 2026, PN Jaktim Larang Adanya Live Streaming saat Sidang Dokter Tifa Berlangsung

Digelar 2 Juli 2026, PN Jaktim Larang Adanya Live Streaming saat Sidang Dokter Tifa Berlangsung

PN Jaktim menjadwalkan sidang Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa digelar pada 2 Juli 2026 mendatang. 

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Prabowo Ajak 2.600 Akademisi Kembangkan Mobil Listrik Buatan Indonesia

Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal proyek mobil nasional dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, & Industri Indonesia
Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Daya Saing Indonesia Anjlok, Bonus Demografi Terancam Berubah Jadi Bencana Pengangguran

Merosotnya peringkat daya saing Indonesia dalam World Competitiveness Ranking 2026 dinilai bukan sekadar penurunan statistik, melainkan sinyal bahaya bagi iklim
Selengkapnya

Viral