GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dapati Sejumlah Kecurangan Hasil Rekapitulasi Sementara Pilpres 2024, Timnas AMIN Ungkap Server KPU RI Telah Diatur Menangi Paslon Tertentu

Dewan Pakar Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), Bambang Widjojanto mengatakan pihaknya mendapatibsejumlah kejanggalan hasil rekapitulasi sementara Pilpres 2024.
Jumat, 16 Februari 2024 - 18:09 WIB
Dewan Pakar Timnas AMIN, Bambang Widjojanto
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pakar Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), Bambang Widjojanto mengatakan pihaknya menerjunkan tim forensik dalam upaya mengungkap sejumlah kejanggalan hasil rekapitulasi sementara Pilpres 2024 yang mengunggulkan kubu Prabowo-Gibran

Bambang mengungkapkan forensik Timnas AMIN mendapati sejumlah kejanggalan dalam hasil rekapitulasi sementara Pilpres 2024 yang dirilis KPU RI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan kajian forensik diduga data server KPU mempunyai logaritma sistem yang sudah disetting untuk kemenangan Paslon tertentu, secara otomisasi di atas 50 persen," ujarnya, di Rumah Koalisi Perubahan, Jakarta Selatan, Jumat (16/2/2024). 

Bambang menuturkan pihaknya mendapati sejumlah kecurangan tersistematis dalam penghitungan suara sementara yang dilakukan KPU RI. 

Bahkan, kubu Anies-Muhaimin mendapati adanya  penggelembungan suara yang diduga rangkaian kecurangan tersistematis untuk memenangkan paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran. 

"Indikasi kuat itu dikonfirmasi dengan ditemukannya kecurangan-kecurangan berupa penggelembungan suara di berbagai wilayah tertentu, termasuk markdown," katanya. 

Bambang menduing KPU RI pun tak dapat memberikan jawaban konkret usai banyaknya temuan dugaan kecurangan dalam rekapitulasi suara yang dirilis. 

Pasalnya, KPU RI memilih bungkam usai kubu Timnas AMIN melayangkan sejumlah laporan berupa dugaan kecurangan perhelatan Pilpres 2024. 

"KPU sampai sekarang belum menjawab apa pun terhadap 24 juta DPT yang ada diblack web market, yang dicuri itu, dia mau ngomong apa, belum," kata Bambang. 

"Terus yang ketiga, kita tidak pernah juga mendapatkan informasi apakah sudah ada perbaikan sistem, apakah firewall yang ada di dalam misalnya, virus, dan lain-lain, sudah dibersihkan apa belum atau masih bersembunyi," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, eks Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Anies Baswedan itu mengaku tak lagi mempercayai perilaku yang ditunjukkan oleh KPU RI. 

"Sangat mudah dia (KPU) mengatakan minta maaf, terus kalau minta maaf, selesai gitu? Enggak kan. Dengan logaritma sistem seperti itu diperbaiki, di sini muncul lagi di sini," pungkasnya. (agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antrian 30 Km di Gilimanuk, Mudik Lebaran Berdekatan Nyepi Picu Kepadatan Ekstrem

Antrian 30 Km di Gilimanuk, Mudik Lebaran Berdekatan Nyepi Picu Kepadatan Ekstrem

Arus mudik lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk memuncak dan memicu antrean kendaraan hingga 30 kilometer.
Megawati Hangestri: Saya Ingin Kembali ke Korea Lagi, tapi

Megawati Hangestri: Saya Ingin Kembali ke Korea Lagi, tapi

Megawati Hangestri secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk kembali bermain di Liga Voli Korea. Sayangnya, kondisi atlet voli asal Jember itu
Bertambah Lagi, Sebanyak 912 Warga Lebanon Gugur Akibat Serangan Israel Sejak awal Maret 2026

Bertambah Lagi, Sebanyak 912 Warga Lebanon Gugur Akibat Serangan Israel Sejak awal Maret 2026

Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa per Selasa (17/3/2026), sebanyak 912 orang meninggal akibat serangan Israel di negara itu, sejak awal Maret 2026
Keputusan ini pun langsung direspons oleh Federasi Sepak Bola Senegal untuk menolak keputusan ini.

Keputusan ini pun langsung direspons oleh Federasi Sepak Bola Senegal untuk menolak keputusan ini.

Federasi Sepak Bola Senegal bergerak cepat dengan langsung menolak keputusan ini.
Tak Mau Tutupi Lagi, Agen Megatron Blak-blakan soal 'Biang Kerok' Megawati Hangestri Gagal ke Liga Voli Korea 2026/2027: Jadi Penghalang, Gaji Miliaran Melayang!

Tak Mau Tutupi Lagi, Agen Megatron Blak-blakan soal 'Biang Kerok' Megawati Hangestri Gagal ke Liga Voli Korea 2026/2027: Jadi Penghalang, Gaji Miliaran Melayang!

Agen Megatron menegaskan bahwa sang pemain belum bisa kembali bermain dalam waktu dekat. Megawati Hangestri berpotensi absen di Liga Voli Korea musim 2026/2027
Tak Perlu Bingung Titip Kendaraan Saat Mudik, Pramono Izinkan Masyarakat Titipkan ke Kantor Pemprov DKI Jakarta

Tak Perlu Bingung Titip Kendaraan Saat Mudik, Pramono Izinkan Masyarakat Titipkan ke Kantor Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung ungkap masyarakat yang mudik diizinkan titip kendaraan pribadi di kantor milik Pemprov DKI Jakarta selama Lebaran 2026.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT