News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari KDM yang geram dengan ormas hingga penyebab kematian dr. Myta.
Minggu, 3 Mei 2026 - 06:14 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Pekan ini, perhatian publik terpusat pada tiga peristiwa besar yang mengguncang Jawa Barat hingga Jambi, mulai dari tragedi transportasi hingga isu perlindungan tenaga medis.

Di Bekasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meradang dan langsung menginstruksikan pemasangan palang pintu digital guna memutus rantai pungutan liar oleh oknum ormas hingga munculnya kesaksian dari masinis KA Argo Bromo Anggrek mengenai dugaan malfungsi sistem sinyal yang merenggut belasan nyawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, dunia kedokteran berduka sekaligus bergejolak setelah wafatnya dr. Myta, dokter internship yang diduga meninggal akibat beban kerja tidak manusiawi.

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com.

 

1. KDM geram perlintasan kereta Ampera kembali dikuasai ormas

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan kekesalannya setelah mendapati lintasan kereta api Ampera di Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakat (ormas) pasca kecelakaan maut yang terjadi di lokasi tersebut.

Meskipun telah dipasang palang pintu manual, area tersebut tetap dijaga oleh oknum yang dilaporkan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap para pengemudi mobil yang melintas.

Menanggapi situasi ini, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menegaskan bahwa keamanan lintasan kereta api adalah tanggung jawab aparatur negara, bukan ormas atau kelompok masyarakat.

Ia pun langsung berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda Kota Bekasi untuk segera mengambil tindakan di lapangan.

Baca selengkapnya: KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

 

2. Masinis ungkap kecepatan KA Argo Bromo Anggrek saat menabrak KRL

Tragedi kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu, kini memasuki babak investigasi intensif.

Peristiwa memilukan ini mengakibatkan total 107 korban, dimana 16 orang meninggal dunia dan 91 orang luka-luka.

Dalam proses penyelidikan, kesaksian masinis KA Argo Bromo Anggrek, Nofiandi, menjadi sorotan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nofiandi mengungkapkan adanya kejanggalan pada sistem persinyalan sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

Baca selengkapnya: Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo Anggrek saat Menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral