News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BSI & Alumni IPB Jadikan Deposito Wakaf Solusi Bagi Mahasiswa Tidak Mampu

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dan Himpunan Alumni IPB makin intensif menggarap program cash wakaf linked deposito sebagai layanan keuangan inovatif untuk pendanaan beasiswa bagi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).
Senin, 26 Februari 2024 - 13:52 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dan Himpunan Alumni IPB makin intensif menggarap program cash wakaf linked deposito sebagai layanan keuangan inovatif
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dan Himpunan Alumni IPB makin intensif menggarap program cash wakaf linked deposito sebagai layanan keuangan inovatif untuk pendanaan beasiswa bagi mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) University, yang mengalami kesulitan ekonomi dalam menyelesaikan pendidikannya.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menjelaskan  kolaborasi BSI dan perguruan tinggi beserta alumni IPB ini merupakan salah satu upaya memperkuat ekosistem ZISWAF (zakat, infak, sedekah, & wakaf) melalui inisiasi produk deposito wakaf, dan hal ini merupakan yang pertama di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anton menjelaskan bahwa produk BSI Deposito Wakaf Seri 01 - Alumni IPB ini telah diluncurkan pada 23 November 2023. “Melalui penguatan ekosistem ZISWAF dengan produk Deposito Wakaf ini, diharapkan dapat menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia,” ujar Anton.

Dalam acara tersebut tercatat bahwa produk BSI Deposito Wakaf Seri 01-Alumni IPB telah berhasil menghimpun komitmen penempatan dana lebih dari Rp14 miliar. Hadir dalam acara itu, para alumni IPB antara lain Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung, Rektor IPB University Arif Satria, Ketua HA IPB Walneg Jas, para direksi perusahaan swasta dan BUMN serta pengusaha-pengusaha dari berbagai bidang.  

“Kami akan terus menggelar acara dengan para alumni IPB hingga akhir Februari ini. Karena BSI berkomitmen membangun ekosistem ZISWAF di Indonesia. Kami menggabungkan prinsip keuangan komersial syariah dan keuangan sosial syariah, dan dalam pengelolaan dananya selalu berkonsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” papar Anton.

Lebih jauh Anton memaparkan, melalui proyek ini diharapkan mahasiswa tidak ada lagi yang terjerat ‘pinjaman online’ (pinjol) dengan bunga selangit untuk keperluan pendidikannya. BSI pun, kata dia, memiliki cita-cita mulia agar jangan sampai ada mahasiswa yang tidak mampu menyelesaikan pendidikannya akibat ketidakmampuan ekonomi. 

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) dan Himpunan Alumni IPB makin intensif menggarap program cash wakaf linked deposito sebagai layanan keuangan inovatif

Deposito wakaf ini menghimpun minimal penempatan sebesar Rp1 juta dengan jangka waktu deposito selama satu tahun. Dana nasabah dari alumni IPB tersebut akan kembali utuh setahun kemudian dan hanya imbal hasilnya yang akan diberikan kepada mahasiswa IPB dalam bentuk beasiswa. Hal ini merupakan bagian dari komitmen kuat alumni IPB dalam mendukung keberlangsungan pendidikan di almamater mereka.

Anton pun menekankan, bahwa program ini bukan sekadar proyek percontohan. Tetapi ke depan akan terus dikembangkan sehingga diharapkan dapat menjadi solusi nyata yang besar dan masif bagi masalah kemiskinan dan pendidikan di Indonesia. 

“Kami berharap agar melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan sektor informal, program ini dapat menjadi bagian dari solusi yang terintegrasi dalam memerangi kemiskinan,” kata Anton.

Dalam kesempatan yang sama, Arif Satria selaku Rektor IPB University menyatakan bahwa universitas yang dipimpinnya selalu berkomitmen untuk membantu dan menyelesaikan masalah pendidikan mahasiswa yang kurang mampu, baik melalui instrumen deposito wakaf dengan BSI, maupun kerjasama dengan Yayasan Alumni Peduli IPB . 

Sebelumnya, kata Arif, pihaknya sudah menghimpun sekitar 500 donatur yang memberikan bantuan kepada lebih dari 10.000 mahasiswa penerima. Dari jumlah tersebut, lebih dari 8.000 di antaranya berasal dari keluarga kurang mampu.

“IPB terus berkomitmen untuk menyelesaikan masalah biaya pendidikan ini. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperluas fasilitasi bagi mahasiswa kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan tinggi melalui program beasiswa melalui skema cash wakaf deposito seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, dalam acara tersebut Ketua Himpunan Alumni IPB Walneg S. Jas menegaskan bahwa skema wakaf ini bukan hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga memberikan pahala yang berkelanjutan bagi para donatur. 

“Program deposito wakaf ini merupakan langkah pertama di Indonesia dalam menerapkan cash wakaf (wakaf uang) sebagai bagian dari solusi dalam mendukung pendidikan. Kami berharap dapat menyalurkan 500 paket beasiswa selama 1 tahun dari program BSI Deposito Wakaf ini", ungkap Walneg

Dengan terkumpulnya dana melalui program ini, BSI dan para alumni IPB berharap beasiswa yang disupport dari imbal hasil deposito wakaf dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas bagi mahasiswa IPB yang membutuhkan. Selain itu, program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk mengadopsi model pendanaan serupa.(chm)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi Bongkar Sifat Asli Megawati Hangestri Selama di Hyundai Hillstate: Selalu Lakukan Hal Ini Duluan

Lee Han-bi mengungkap sifat asli Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Megatron disebut ramah, selalu menyapa lebih dulu dan aktif berbicara bahasa Korea.
Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah Imbau Warga Jatim Kibarkan Bendera Setengah Tiang Kenang G30S dan Kibarkan Satu Tiang Penuh di Hari Kesaktian Pancasila

Gubernur Khofifah imbau masyarakat Jatim kibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026.
Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Tak Mau Timnas Indonesia Remehkan Bangladesh Jelang Duel di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menekankan bahwa Bangladesh bukanlah tim yang patut dipandang sebelah mata. Skuad Garuda memerlukan kemenangan untuk bisa lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Kebakaran Hutan, Jalur pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Ditutup Sementara

Penanganan kebakaran hutan masih terus dilakukan di awasan Bukit Setampol, Puncak Sangkareang di kawasan Gunung Rinjani Lombok.
Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau Hanya Bawa Uang Rp13 Ribu dan KTP Nenek, Kisah Pilu Maulan Pemuda 19 Tahun yang Jadi Korban KM Virgo

Merantau hanya bermodal Rp13 ribu dan KTP nenek, Maulana, pemuda 19 tahun asal Cilacap, justru menjadi korban tragedi KM Virgo. Simak kisah pilunya.
Pencarian Korban Kapal Virgo Berlanjut, Berpacu dengan Arus dan Kendala Identifikasi DVI

Pencarian Korban Kapal Virgo Berlanjut, Berpacu dengan Arus dan Kendala Identifikasi DVI

Operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa masih terus dilanjutkan.

Trending

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Hasil UEFA Nations League di Liga A Semalam: Inggris dan Spanyol Kompak Raih Tiga Poin Penuh

Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama berhasil meraih tiga poin penuh dalam lanjutan Liga A UEFA Nations League. Inggris menaklukkan Republik Ceko selagi Spanyol mengalahkan Kroasia.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Pergoki Pria Lain di Kamar Kos, Suami di Pati Murka Tusuk Selingkuhan Istri

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Wiratama mengatakan seorang pria berinisial AKA meninggal dunia di sebuah tempat kos akibat ditusuk E (25).
Selengkapnya

Viral