Klarifikasi Hercules Dituduh Bubarkan Aksi Protes Hasil Pemilu di KPU: Saya Tidak Ada Urusan dengan Orang Demo
- Kolase tim tvOnenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Nama mantan preman penguasa Tanah Abang, Hercules belakangan ini menjadi pembicaraan hangat di media sosial.
Hercules yang bernama asli Rosario de Marshall ini kembali menjadi perbincangan karena disebut-sebut oleh orang yang mengaku Jawara Garut untuk berduel.
Sang mantan preman Tanah Abang, Hercules kini sudah tobat berduel dan lebih banyak melakukan kegiatan keagamaan.
Saat ini, Hercules merupakan Pimpinan Ormas Gerakan Indonesia Bersatu (GRIB). Ia dan kelompoknya berkomitmen untuk mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memenangkan Pemilu 2024.
Hercules pun ikut datang di kampanye Prabowo-Gibran dan hadir saat pasangan calon tersebut mendaftarkan diri ke KPU sebagai capres-cawapres tahun lalu.
![]()
(Klarifikasi Hercules Dituduh Bubarkan Aksi Protes Hasil Pemilu di KPU: Saya Tidak Ada Urusan dengan Orang Demo)
Bersamaan dengan namanya yang mencuat, rupanya sang mantan penguasa Tanah Abang ini dituduh menjadi pihak yang melarang aksi protes di KPU dan Bawaslu. Aksi protes tersebut berhubungan dengan dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Menanggapi tuduhan dirinya membubarkan aksi protes atau demo di KPU dan Bawaslu, Hercules membantah dengan tegas.
"Saya tidak ada urusan dengan orang demo. Tidak ada kaitannya dengan orang demo," kata Hercules menegaskan, dikutip dari kanal YouTube CitraSelebriti, Rabu (28/2/2024).
Di video tersebut, Hercules menegaskan bahwa dirinya bahkan tidak pernah hadir di aksi protes atau demo di KPU ataupun Bawaslu.
"Saya tidak pernah hadir orang demo itu. Mau di KPU, Bawaslu. Tidak ada di sana," ujar dia lagi.
Sebagai mantan preman, Hercules sangat memahami hukum dan peraturan. Menurutnya, orang-orang yang melakukan demo pasti sudah mendapatkan izin.
Preman yang telah bertaubat itu berpendapat bahwa aksi protes atau demo pasti sudah mendapatkan izin resmi dari kepolisian.
"Demo itu ada izinnya. Jadi itu resmi. Nggak ada urusan dengan saya. Jangan bilang orang demo itu saya bubarin lah. Itu fitnah. Hoaks," katanya.
Ia pun meminta agar orang-orang yang tidak mengenalnya untuk tidak mudah dihasut dengan fitnah-fitnah tidak bertanggung jawab.
Load more