News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tabir Tragedi Aiptu FN Tembak Debt Collector, Polda Sumsel Bocorkan Cerita Sebenarnya

Polda Sumsel bocorkan tabir kasus seorang oknum polisi Aiptu FN yang tembak dan menusuk dua debt collector. Bahkan kepolisian juga beberkan kronologi sebenarnya
Selasa, 26 Maret 2024 - 05:47 WIB
Tabir Tragedi Aiptu FN Tembak Debt Collector, Polda Sumsel Bocorkan Cerita Sebenarnya
Sumber :
  • tim tvOne

Sumsel, tvOnenews.com - Tabir tragedi seorang oknum polisi Aiptu FN ramai diperbincangkan di media sosial, hingga menuai komentar netizen. Pasalnya, di video yang viral, Aiptu FN diduga menembak dan menikam debt collector.

Menyikapi hal tersebut, Polda Sumatera Selatan (Polda Sumsel) bocorkan kronologi hingga cerita sebenarnya melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Sunarto, kepada awak media, Senin (25/3/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakannya, hasil pemeriksaan sementara terhadap Aiptu FN yang telah menembak dan menusuk dua orang debt collector lantaran disebut menunggak cicilan kredit mobil dua tahun.

Lanjutnya menjelaskan, Aiptu FN nekat menusuk dan menganiaya dua debt collector tersebut lantaran terdesak.

Sebab, saat kejadian berlangsung ada 12 orang yang tak dikenal yang diduga debt collector menghadangnya dan memaksa menyerahkan kunci mobil. 

Padahal, pada saat itu, anak dan istri Aiptu FN berada di dalam sehingga ketakutan.

"Jadi, ada 12 orang dengan menggedor kaca mobil memaksa meminta kunci mobil, sehingga kemudian ada upaya untuk bagaimana melindungi keluarganya. Aiptu FN membela diri karena diadang 12 orang debt collector," ujar Sunarto saat memberikan keterangan di Palembang, Senin (25/3/2024).  

Kemudian, ia juga menegaskan, tindakan debt collector ini sudah sangat meresahkan masyarakat di mana mereka memaksa merampas dan mengambil objek yang menunggak pembayaran.

Padahal hal tersebut sudah bertentangan dengan hukum yang diatur dalam Undang-undang Jaminan Fidusia.

"Mobil diambil paksa dan dirampas. Kemudian, barang-barang yang ada di dalam mobil itu tidak ada kaitannya dengan jual beli dan itu tidak ada jaminan kapan akan dikembalikan. Sudah salah, menimbulkan masalah baru," beber Sunarto.

Dengan kejadian tersebut, Kombes Pol Sunarto, meminta debt collector agar bertugas sesuai prosedur yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terutama tadi pihak finance, yang lainnya (debt collector) untuk bekerja sesuai koridor, bahwa (penarikan) melalui proses pengadilan. Itu adalah utang tidak dengan upaya paksa dan melawan hukum," pungkas Kombes Pol Sunarto.

Sementara, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sumsel, Kombes Pol Agus Halimudin menyampaikan, saat ini status Aiptu FN masih sebagai terduga pelanggar, karena masih dalam proses pemeriksaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Saja Hancurkan Conor Benn, Ryan Garcia Mulai Bahas Rematch dengan Gervonta Davis

Baru Saja Hancurkan Conor Benn, Ryan Garcia Mulai Bahas Rematch dengan Gervonta Davis

Seusai meraih kemenangan spektakuler atas Conor Benn, Ryan Garcia kini mulai membuka peluang untuk kembali berhadapan dengan rival lamanya, Gervonta Davis.
Ketua Majelis Syura PKS: Demokrasi Harus Lahirkan Pemimpin Berintegritas Bukan Sekadar Pemenang

Ketua Majelis Syura PKS: Demokrasi Harus Lahirkan Pemimpin Berintegritas Bukan Sekadar Pemenang

Ketua Majelis Syura PKS Sohibul Iman menegaskan Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengubah besarnya potensi bangsa menjadi kekuatan nasional yang
Apa Kabar Solmangat? Mantan Penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks, Kini Tinggal di Indonesia

Apa Kabar Solmangat? Mantan Penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks, Kini Tinggal di Indonesia

Menilik kabar terbaru Kim Yoon-sol alias Solmangat selaku mantan penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks. Ia belum lama ini membawa kabar bahagia serta menjalani aktivitas yang berbeda sejak tak lagi menjadi penerjemah di Liga Voli Korea.
Emil Audero Pukau Jurnalis Spanyol Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Dia Memberikan Ketenangan

Emil Audero Pukau Jurnalis Spanyol Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Dia Memberikan Ketenangan

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali tampil memikat untuk Rayo Vallecano. Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, sang kiper berusia 29 tahun ini memukau seorang jurnalis asal Spanyol.
KAI Services Dorong Penguatan Talenta Muda melalui Kolaborasi di Forum Akademik

KAI Services Dorong Penguatan Talenta Muda melalui Kolaborasi di Forum Akademik

KAI Services terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan talenta muda melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Anak Purbaya Yudhi Sadewa Spill Teka-teki Usai Ayahnya Lengser dari Jabatan Menkeu, Publik Geger

Anak Purbaya Yudhi Sadewa Spill Teka-teki Usai Ayahnya Lengser dari Jabatan Menkeu, Publik Geger

Tak lama setelah Purbaya Yudhi Sadewa kena reshuffle dari jabatan Menteri Keuangan, sang anak yakni Yudo Sadewa posting sebuah teka-teki yang buat publik heboh.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Selengkapnya

Viral