News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Viral, 5 Anggota Ormas Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Pengrusakan Kantor Leasing di Tasikmalaya

Polresta Tasikmalaya menetapkan lima orang anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) sebagai tersangka.
Kamis, 28 Maret 2024 - 05:45 WIB
Polres Tasikmalaya Kota tangkap segerombol anggota Pemuda Pancasila yang mengamuk di Kantor Leasing
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polresta Tasikmalaya menetapkan lima orang anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) sebagai tersangka.

Penetapan tersangka oleh kepolisian itu merespons adanya video viral terkait aksi gerombolan ormas Pemuda Pancasila yang merusak hingga melakukan pengeroyokan terhadap seorang satpam di kantor leasing kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pengeroyokan dan perusakan yang dilakukan ormas kepemudaan yang berasal dari Kabupaten Ciamis. Kelima orang diantara mereka telah ditetapkan sebagai tersangka,"kata Kasie Humas Polres Tasikmalaya, Ipda Jajang Kurniawan kepada awak media, Jakarta, Kamis (28/3/2024).

Jajang menjelaskan kepolisian meringkus setidaknya 13 anggota ormas tersebut usai videonya viral pada Selasa (26/3/2024).

Lantas usai pemeriksaan secara intensif, kepolisian menetapkan 5 dari 13 anggota ormas tersebut sebagai tersangka.

"Mereka diduga melakukan kekerasaan bersama-sama. Atas perbuatan itu, 5 orang tersangka dikenakan pasal 170 KUH Pidana tentang pelaku kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan penjara," ungkapnya.

Diduga Minta Jatah THR, Gerombolan Ormas Pemuda Pancasila Mengamuk Hingga Keroyok Seorang Satpam Kantor Leasing di Tasikmalaya 

Sebelumnya, viral video detik-detik gerombolan anggota organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) menggeruduk hingga mengamuk di Kantor Leasing kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tak hanya itu, seorang satpam yang bertugas pada kantor tersebut turut menjadi sasaran amukan gerombolan anggota ormas Pemuda Pancasila tersebut.

Tak sampai di situ, gerombolan anggota ormas Pemuda Pancasila itu turut serta mengganggu aktifitas kantor Leasing tersebut.

Dalam rekaman video warga itu disebutkan bahwa mereka diduga meminta jatah Tunjangan Hari Raya (THR). Hal itu didapati dari unggahan video viral dari akun media sosial (medsos) X @MafiaWasit.

Dalam unggahan video viral itu, akun tersebut menyebut tujuan dari gerombolan anggota Pemuda Pancasila yang mengamuk di Kantor Leasing kawasan Tasikmalaya tersebut.

"Memasuki tanggal-tanggal didatangi, digedor ama yang bukan karyawan tapi minta jatah THR," tulis deskripsi akun tersebut dilihat pada Rabu (27/3/2024).

Usai Garang Saat Mengamuk di Kantor Leasing Tasikmalaya, Segerombolan Anggota Pemuda Pancasila Menciut Ditelanjangi Polisi

Sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) dengan garangnya mengamuk di Kantor Leasing kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bahkan dalam aksinya tersebut gerombolan anggota Pemuda Pancasila itu turut mengeroyok seorang Satpam yang bertugas di Kantor Leasing tersebut.

Tim tvOnenews.com yang mendapati rekaman video CCTV tersebut melihat aksi beringas yang dilakukan Segerombol anggota ormas Pemuda Pancasila.

Terlihat segerombolan anggota Pemuda Pancasila merangsek masuk ke dalam kantor dan langsung mengeroyok seorang satpam.

Tak lama aksi mengamuknya segerombolan anggota Pemuda Pancasila itu, pihak Polres Tasikmalaya Kota bergerak.

Lantas, polisi meringkus segerombolan anggota Pemuda Pancasila yang mengamuk di Kantor Leasing.

Tanpa ampun segerombolan anggota Pemuda Pancasila itu digiring ke kantor polisi dengan berjalan jongkok hingga tanpa menggunakan baju.

Sebelumnya diberitakan, video detik-detik seorang satpam dikeroyok oleh organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) viral pada sejumlah akun media sosial medsos.

Video berdurasi sekiranya 1.30 detik itu diunggah oleh akun instagram @infojawabarat.

Dalam unggahan yang dilihat tim tvOnenews.com, akun tersebut turut memberi deskripsi aksi pengeroyokan itu dialami oleh Satpam Leasing Astra Credit Companies (AAC) di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah anggota ormas Pemuda Pancasila tiba-tiba menggeruduk kantor Leasing yang tengah ramai beraktifitas seperti umumnya.

Saat itu pula tiba-tiba seorang pria bertubuh tegap yang tengah mengenakan seragam satpam dipiting oleh sejumlah ormas Pemuda Pancasila yang datang menggeruduk.

Alhasil, suasana kantor pun berubah menjadi mencekam usai pengeroyokan dilakukan oleh anggota Ormas Pemuda Pancasila tersebut.

"Viral! Rekaman video CCTV pengeroyokan satpam oleh ormas di salah satu kantor Leasing yang berada di Tasikmalaya pada Selasa (26/3/2024) sekitar pukul 12:55 siang tadi. Terlihat juga beberapa dari kelompok tersebut mengamuk sembari mengacak-acak berkas yang ada di meja resepsionis," tulis deskripsi akun instagram @infojawabarat dilihat pada Rabu (27/3/2024).

"Fyi. Jika dilihat dari UU ormas ini salah satu fungsinya adalah berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban sosial, melestarikan dan memelihara norma, nilai, moral, etika, dan budaya yang hidup dalam masyarakat dan mewujudkan tujuan negara," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari ormas Pemuda Pancasila mengenai insiden yang terekam kamera warga tersebut. (raa)

Disclaimer: Artikel ini sudah melalui koreksi atas keberatan beberapa pihak. Penggunaan kata "Minta THR" telah diubah menjadi "Diduga Meminta THR".

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Museum ITB, Ruang Baru untuk Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan

Museum ITB, Ruang Baru untuk Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan

Museum ITB tidak hanya bicara soal ruang pamer, artefak, arsip, dan teknologi imersif. Tidak pula hanya bicara soal gedung, koleksi, dan catatan sejarah kampus.
Pemerintah Jepang Bakal Bantu Indonesia Berantas Pembajakan Manga dan Anime

Pemerintah Jepang Bakal Bantu Indonesia Berantas Pembajakan Manga dan Anime

Pemerintah Jepang bakal memberikan bantuan kepada Indonesia terkait pemberantasan pembajakan manga, anime, dan gim yang berasal Negeri Sakura tersebut.
Di Sela Peringatan Kematian Khamenei, Hizbullah Bertemu Menlu Iran

Di Sela Peringatan Kematian Khamenei, Hizbullah Bertemu Menlu Iran

Delegasi resmi Hizbullah yang dipimpin Muhammad Fneish bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Teheran pada Sabtu.
Gelar Munas Perdana, Srikandi Jaga Desa Dorong Perempuan Desa untuk Siap Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Sosial

Gelar Munas Perdana, Srikandi Jaga Desa Dorong Perempuan Desa untuk Siap Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Sosial

Munas Perdana Srikandi Jaga Desa digelar di Jakarta untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, UMKM, ketahanan sosial, dan perlindungan generasi muda.
Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Family Gathering PWI Sumut

Kepala Kantor Imigrasi Belawan Hadiri Family Gathering PWI Sumut

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk menghadiri kegiatan Family Gathering yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.
2 Kabar Gembira dari Belanda jelang Piala AFF 2026, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Full Senyum

2 Kabar Gembira dari Belanda jelang Piala AFF 2026, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Full Senyum

Angin segar menghampiri pelatih kepala baru Timnas Indonesia John Herdman jelang melakoni debut resminya memimpin skuad Garuda di turnamen bergengsi Piala AFF -

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral